Pemprov DKI Pastikan Rumah Sakit di Jakarta Layani Pasien Tanpa Diskriminasi

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Ibu Kota memberikan pelayanan kepada masyarakat secara terbuka dan tanpa diskriminasi.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menegaskan hal tersebut menanggapi pemberitaan mengenai dugaan penolakan seorang pasien warga Baduy bernama Repan (16), korban pembegalan di kawasan Jalan Pramuka Raya, Jakarta Pusat. Setelah dilakukan verifikasi dan koordinasi dengan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Cempaka Putih dan Pulogadung, Dinas Kesehatan DKI Jakarta memastikan bahwa dugaan tersebut dinyatakan tidak terbukti.

Baca Juga :  Penyerahan Donasi Sahabat Kehidupan, Kepada Pak Wawan Sakit Kanker Langka Jenis SARKOMA

“Setelah kami lakukan verifikasi lapangan dan berkoordinasi langsung dengan pihak rumah sakit, hasilnya menunjukkan bahwa klaim penolakan tersebut tidak benar,” ujar Ani di Jakarta, Kamis (13/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ani, Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit, antara lain Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, RS Yarsi, RS Rojak, RS Evasari, dan RSUD Cempaka Putih. Berdasarkan pemeriksaan catatan administrasi serta hasil konfirmasi dengan manajemen, tidak ditemukan adanya data pasien dengan identitas sebagaimana diberitakan.

Baca Juga :  Membuka Jendela Dunia Lewat Kacamata Gratis

Manajemen RSIJ Cempaka Putih juga telah menyampaikan pernyataan resmi bahwa tidak pernah merawat pasien tersebut. Tidak ada pasien atas nama Repan yang tercatat menerima layanan. RSIJ Cempaka Putih juga menegaskan komitmen rumah sakit untuk memberikan pelayanan bagi seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.

Lebih lanjut, Ani menjelaskan bahwa hasil penelusuran menunjukkan pasien yang dimaksud telah mendapatkan penanganan awal di RS St. Carolus dan kemudian mendapat pelayanan lanjutan di RS Ukrida, Jakarta Barat.

(*/Kipray)

Berita Terkait

Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang
Ramai Soal IGD RSUD Tigaraksa, Bupati Minta SOP Dipermudah
RSUD Tigaraksa, Pasien dibiarkan Antri Untuk Mati ?
IGD RSUD Tigaraksa, Bed Jadi Penentu Hidup Mati?
Siloam Heart Hospital Dukung Gaya Hidup Sehat dan Modern di The Luxe Cup Padel
Dari Bung Karno hingga Cut Nyak Dien, Fun Walk Jakarta Utara Jadi Panggung Edukasi Kebangsaan
Jasaraharja Putera Gelar Donor Darah Dalam Rangka Road To HUT Ke-32: Wujud Kepedulian untuk Sesama
BPJS Kesehatan Penting Untuk Diketahui Dan Dipahami

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 23:21 WIB

Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:43 WIB

Ramai Soal IGD RSUD Tigaraksa, Bupati Minta SOP Dipermudah

Rabu, 17 Desember 2025 - 15:08 WIB

RSUD Tigaraksa, Pasien dibiarkan Antri Untuk Mati ?

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:48 WIB

IGD RSUD Tigaraksa, Bed Jadi Penentu Hidup Mati?

Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:59 WIB

Siloam Heart Hospital Dukung Gaya Hidup Sehat dan Modern di The Luxe Cup Padel

Berita Terbaru