TANGERANG, Suararealitas.co – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan fokus pada pembinaan minat, bakat dan kreativitas siswa melalui ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Kepala Bidang SD dan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilli Windu Rezeki Sugandhi, menyampaikan bahwa kegiatan FLS3N dan O2SN tingkat SD dan SMP ini bertujuan untuk menjaring para talenta muda yang berpotensi di bidang seni dan olahraga.
“Untuk FLS3N sudah dibuka pada Rabu kemarin di Lemo. Kemudian hari ini 12 cabang olahraga O2SN tingkat kabupaten ini digunakan guna menjaring para talenta khususnya jenjang sekolah dasar yang nantinya para juara 1 di kegiatan di dua hari ini akan kita kirimkan ke O2SN tingkat Provinsi Banten yang mudah-mudahan nanti berlanjut ke tingkat nasional,” ucap Dilli kepada wartawan, Senin (11/5/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dilli menuturkan, untuk FLS3N, Kecamatan Kelapa Dua berhasil meraih juara umum. Sementara untuk O2SN, hasil lomba belum bisa disampaikan karena masih berlangsung.
“Jadi FLS3N yang minggu kemarin ada 7 lomba seperti pantomin, mendongeng, dan menulis cerita itu juara umumnya dari Kecamatan Kelapa Dua. Sedangkan, olimpiade olahraga siswa nasional dari 12 mata lomba kita baru mulai pada hari ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dilli menjelaskan bahwa FLS3N diikuti oleh 273 siswa SD, sedangkan O2SN sebanyak 1.624. Untuk SMP, O2SN akan diadakan pada hari Rabu dengan jumlah peserta sebanyak 512 dan FLS3N nya 1.000 hingga 5.000 siswa.
Selain itu, ada juga Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan diadakan secara daring pada bulan Juni dengan total pendaftar mencapai 3.477 siswa.
Dilli mengungkapkan bahwa beberapa cabang lomba memiliki banyak peminat, seperti bulutangkis, renang dan beladiri (karate, pencak silat). Selain itu, ada juga cabor baru yang diperkenalkan tahun ini seperti catur, sepak takraw, futsal.
“Olahraga baru masuk tahun ini seperti catur, sepak takraw, futsal itu baru ada dan kita sangat mendorong untuk pembibitan siswa-siswi. Makanya kita adakan olahraga yang baru tadi,” ungkapnya.
Ia mengimbau kepada seluruh siswa yang mengikuti kegiatan ini untuk menjunjung tinggi sportifitas.
“Menang kalah sama saja nanti yang juara asah terus keterampilan dan sering latihan untuk berlomba di ajang tingkat provinsi dan nasional, yang kalah jangan berkecil hati karena pada dasarnya juara itu ada di diri kalian masing-masing,” tukasnya.




































