Kacau! Cililin, Kabupaten Bandung Barat Darurat Pil Koplo, Sosok Andre Jadi Aktor Utama

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: keberadaan toko obat keras terbatas alias pil koplo di Cililin, Kabupaten Bandung Barat yang leluasa berdiri bebas hambatan. (Foto: Ekslusif suararealitas.co).

POTRET: keberadaan toko obat keras terbatas alias pil koplo di Cililin, Kabupaten Bandung Barat yang leluasa berdiri bebas hambatan. (Foto: Ekslusif suararealitas.co).

BANDUNG BARAT, suararealitas.co – Tim investigasi suararealitas.co menemukan adanya aktivitas mencurigakan di sebuah bangunan sederhana yang terletak di wilayah Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Tempat tersebut diduga menjadi lokasi penjualan obat-obatan keras tanpa izin resmi yang telah berlangsung dalam kurun waktu tertentu.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, toko tersebut dikelola oleh seorang penjaga bernama Ahmad Dun (bukan nama sebenarnya), dengan pemilik usaha diketahui bernama Andre (nama samaran).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, sosok bernama Sony disebut-sebut berperan sebagai koordinator lapangan (Korlap) yang mengatur distribusi serta keamanan di sekitar lokasi.

“Pemegangnya Pak Sony bang, kalau pemiliknya itu Andre. Saya disini baru sebulan. Untuk  omzet sehari bisa dapat Rp2 juta, kami jual 4 macem jenis (Tramadol, Hexymer, Trihexyphenidyl, Destro),” ungkap penjaga toko, Ahmad Dun saat dikonfirmasi suararealitas.co, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga :  Dukung Kemajuan Bangsa, Babinsa Hadiri Pemberian Sertifikat Duta Pelajar Anti Narkoba

Dari informasi yang berhasil dihimpun, toko ini memperjualbelikan sejumlah obat keras seperti Tramadol, Hexymer, dan beberapa jenis obat lainnya yang masuk dalam kategori obat daftar G.

Aktivitas penjualan dilakukan secara tertutup, pelanggan datang silih berganti menggunakan kendaraan roda dua, melakukan transaksi dalam waktu singkat, lalu meninggalkan lokasi.

Meski tampak seperti warung biasa dengan pintu kayu berwarna hijau, toko tersebut mencatat omzet sekitar Rp2 juta per hari, angka yang tidak sebanding dengan tampilan usaha kecil pada umumnya.

Bahkan, aktivitas ini menimbulkan dugaan kuat bahwa tempat tersebut memang dijadikan titik distribusi obat keras ilegal yang menyasar kalangan muda dan pekerja di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ardan Solihin: Pemda Utara Harus Beli Lahan Warga untuk Akses Jalan Taman Terbengkalai

Warga sekitar mengaku mengetahui adanya aktivitas jual beli obat di tempat itu, namun enggan melapor karena khawatir menimbulkan masalah dengan pihak pengelola.

“Sering lihat orang keluar masuk, tapi cepat banget transaksinya. Kami nggak berani ikut campur,” ungkap salah satu warga yang tidak ingin disebut namanya.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi perhatian Polres Cimahi untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan.

Mengingat dampak sosial dan kesehatan yang dapat timbul dari peredaran obat keras tanpa izin, langkah cepat dan tegas diperlukan agar praktik serupa tidak semakin meluas di wilayah Bandung Barat.

Berita Terkait

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga
Dugaan Pengambilan Paksa Anak di Denpasar Viral, Ibu Muda Minta Keadilan
Konferensi Pers Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial
Pria Ngaku Polisi Bawa Senjata Laras Panjang Resahkan Pedagang di Kalideres
3 Pelaku Pemerasan Mengaku Anggota Polri Diamankan Polsek Karawaci
Kasus Pencabulan Masuk Babak Baru, Pimpinan Ponpes Ditahan
Target Penjualan Tak Masuk Akal, Agency SPG Miras Diduga Abaikan THR dan BPJS
Polisi Tertidur Pulas: Mafia Migas Indramayu Melenggang Bebas Lakukan Aktifitas Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:17 WIB

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:51 WIB

Dugaan Pengambilan Paksa Anak di Denpasar Viral, Ibu Muda Minta Keadilan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:25 WIB

Konferensi Pers Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:11 WIB

Pria Ngaku Polisi Bawa Senjata Laras Panjang Resahkan Pedagang di Kalideres

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:44 WIB

3 Pelaku Pemerasan Mengaku Anggota Polri Diamankan Polsek Karawaci

Berita Terbaru