Gubernur Ajak HIPMI Jakarta Terus Aktif Terlibat Membangun Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri Pengukuhan Anggota Baru Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya 2025 di Balai Kota, Rabu (12/11/2025).

Dalam sambutannya, Pramono mengajak para pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Jaya untuk berperan aktif dan berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan di ibu kota Jakarta.

“Saya memang berkeinginan untuk mendorong para pengusaha muda di Jakarta, mereka juga berandil turut serta di dalam pembangunan yang ada di Jakarta,” kata Pramono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun Pemprov DKI mendapat pemangkasan dana transfer daerah pada tahun depan, namun Pramono memastikan bahwa kualitas pembangunan berbagai proyek di Jakarta tidak akan menurun.

Gubernur kemudian memaparkan sejumlah kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang bisa menjadi peluang bagi para pengusaha muda untuk turut berpartisipasi. Salah satunya yakni di sektor transportasi.

Pramono mengatakan, seluruh armada TransJakarta akan beralih menggunakan bus listrik pada 2030, di mana sebagian besar armadanya akan diproduksi di Indonesia. Menurutnya, kebijakan Pemprov DKI ini bisa menjadi peluang bagi para pengusaha.

Selain itu, Pemprov DKI juga tengah berupaya mengatasi masalah kemacetan melalui perluasan trayek Transjabodetabek. Berbagai rute baru dari wilayah penyangga pun telah dibuka, seperti Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M, dan Ancol-Blok M.

Baca Juga :  Transformasi Budaya, Terminal Teluk Lamong Evaluasi Kinerja K3L dan Indikator Resiko

Pengembangan rute ini dinilainya juga akan menciptakan peluang bisnis turunan, terutama dalam pengadaan feeder JakLingko di wilayah mitra.

“Itulah yang juga sebenarnya menciptakan opportunity bisnis yang luar biasa. Termasuk di dalamnya penanganan hal yang berkaitan dengan MRT dan LRT,” ujarnya.

Pramono juga menyinggung terkait pengembangan Transit Oriented Development (TOD) yang nantinya bisa menjadi pusat ekonomi baru. Salah satu TOD yang akan dikembangkan yakni di Kota Tua, yang akan menjadi hub baru seiring dengan rampungnya MRT Fase 2B (Monas-Kota) pada 2029.

“Ini menjadi kesempatan saudara-saudara sekalian untuk berkembang,” kata dia.

Selain di Kota Tua, Pemprov DKI juga akan mengembangkan sejumlah TOD lainnya, yakni di Bundaran HI dan Dukuh Atas. Menurut Pramono, pengembangan TOD akan dilakukan menggunakan pembiayaan kreatif atau non-APBD.

Pramono memastikan, Pemprov DKI membuka ruang yang luas bagi pengusaha muda untuk bisa tumbuh. Ia pun berharap HIPMI bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Jakarta.

“Saya ingin betul bahwa HIPMI Jaya mempunyai kontribusi yang signifikan bagi pembangunan Jakarta. Termasuk beberapa yang saya memberikan kemudahan, mudah-mudahan juga bisa dimanfaatkan oleh teman-teman di HIPMI Jaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Perayaan HUT BRI ke-130, Unit Parung Serab Perkuat Kebersamaan dan Semangat Melayani

Sementara Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jakarta, Riandy Haroen menyampaikan komitmen HIPMI sebagai mitra strategis Pemprov DKI dalam menyebarkan kewirausahaan dan membantu pertumbuhan ekonomi di Jakarta.

“Tugas HIPMI Jaya itu menyebarkan virus kewirausahaan khususnya di Ibu Kota DKI Jakarta dan juga ikut membantu pertumbuhan perekonomian dan mengurangi pengangguran,” kata Riandy.

Riandy berharap, Pemprov DKI terus memberikan dukungannya dalam memperkuat ekosistem pengusaha muda di Jakarta. Selain berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, Riandy menyampaikan peran aktif HIPMI dalam memberikan pelatihan digital payment kepada UMKM dan pendampingan wirausaha.

Selain itu, HIPMI juga turut membantu membuka akses permodalan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku UMKM di Jakarta.

“Itu merupakan salah satu bentuk kecintaan kita terhadap Jakarta,” ujarnya.

Karena itu, HIPMI berharap Pemprov DKI turut membantu pengusaha kelas menengah agar bisa terlibat dalam pembangunan di Jakarta. Melalui keterlibatan pengusaha muda dalam berbagai proyek pembangunan di Jakarta akan turut membantu menyerap tenaga kerja.

“Tentunya kalau kita tidak bisa masuk di dalam bisnis unit utamanya, paling tidak ekosistem pendukung usaha tersebut, teman-teman dari HIPMI Jaya bisa dilibatkan,” tandas Riandy.

(*/kipray)

Berita Terkait

KANA Group Masuk Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor 2026, Perkuat Posisi di Pasar Global
KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan
Tenun Lurik Prasojo Raih Top 50 UKM Ekspor Award 2026
Top 50 UKM Ekspor 2026, Ramantha Kitchen Buktikan Daya Saing Produk Daerah
Ekspor Kopi Robusta ke Mesir, KDMP Sidomulyo Raih Penghargaan Nasional
Peluang Media Group Apresiasi 50 Koperasi dan UMKM Berorientasi Ekspor
JMSI Jembatani Koperasi Daerah ke Kementerian, Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan
Gubernur Pramono: Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:41 WIB

KANA Group Masuk Top 50 Koperasi dan UKM Ekspor 2026, Perkuat Posisi di Pasar Global

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:33 WIB

KKP Kirim 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS dalam Tiga Bulan

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:52 WIB

Tenun Lurik Prasojo Raih Top 50 UKM Ekspor Award 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:42 WIB

Top 50 UKM Ekspor 2026, Ramantha Kitchen Buktikan Daya Saing Produk Daerah

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:02 WIB

Ekspor Kopi Robusta ke Mesir, KDMP Sidomulyo Raih Penghargaan Nasional

Berita Terbaru