Peluang Media Group Apresiasi 50 Koperasi dan UMKM Berorientasi Ekspor

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co – Peluang Media Group memberikan apresiasi kepada 50 pelaku usaha berbasis koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dinilai memiliki kesiapan dan orientasi kuat terhadap pasar ekspor. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan peran koperasi dan UMKM dalam menopang kinerja ekspor nasional secara berkelanjutan. Kegiatan ini digelar di Auditorium Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (10/2/2026)

Pemimpin Umum Peluang Media Group (Majalah Peluang), Irsyad Muchtar, menjelaskan bahwa proses kurasi dilakukan secara selektif. Dari total 935 koperasi berbasis ekspor yang disurvei, hanya 80 koperasi yang memenuhi kriteria kelayakan. Namun demikian, tidak seluruhnya siap tampil karena ekspor menuntut kesiapan menyeluruh, mulai dari tata kelola usaha, kepatuhan regulasi, hingga keberanian dalam mengambil risiko bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ekspor bukan hanya persoalan peluang pasar, tetapi juga kesiapan manajemen dan keberanian menghadapi regulasi. Tidak semua koperasi yang sudah berorientasi ekspor siap masuk ke panggung yang lebih terbuka,” ujar Irsyad.

Dari sektor UMKM, sebanyak 25 pelaku usaha terpilih setelah melalui penilaian berbasis tiga kategori, yakni good, very good, hingga excellent. UMKM dengan kategori excellent dinilai telah memenuhi standar kepesertaan ekspor sebagaimana diatur dalam regulasi pemerintah, baik dari sisi kualitas produk, kesinambungan pasokan, maupun kepatuhan administratif.

Baca Juga :  Perkuat Literasi dan Sinergi Layanan Keuangan, BRI KC Jakarta Jelambar Sosialisasikan Produk BRI dan BRILife di Pegadaian Grogol

Ragam produk yang ditampilkan mencerminkan diversifikasi sektor unggulan nasional, mulai dari makanan dan minuman (food and beverage), kerajinan tangan (handicraft), hingga produk olahan pangan. Diversifikasi ini dinilai penting untuk memperluas penetrasi UMKM Indonesia di pasar global.

Irsyad juga menekankan pentingnya integrasi koperasi eksisting ke dalam program nasional pemerintah, salah satunya KDMP, sebagai strategi mempercepat akselerasi ekspor.

“Koperasi yang sudah berjalan akan jauh lebih kuat jika bergabung dengan program nasional. Pemerintah menyediakan kerangka legalitas dan dukungan kebijakan, sehingga koperasi dapat fokus pada penguatan tata kelola, manajemen, dan skala usaha,” jelasnya.

Ia mencontohkan keberhasilan koperasi kopi di Yogyakarta yang mampu menembus pasar ekspor hingga 40.000 ton setelah melalui proses pendampingan berkelanjutan dan integrasi dengan program pemerintah. Menurutnya, capaian tersebut tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses konsolidasi usaha dan peningkatan standar produksi.

Meski demikian, kontribusi UMKM terhadap total ekspor nasional masih relatif terbatas. Data Kementerian Perdagangan menunjukkan program UMKM Berani Ekspor baru mencatatkan omzet sekitar Rp2,5 triliun dari lebih dari 2.000 pelaku usaha. Angka ini masih jauh dibandingkan target ekspor nasional yang berada di kisaran Rp5.000 triliun.

Baca Juga :  Wagub DKI Buka FGD Pengembangan Aksesibilitas Stadion JIS

“Secara proporsi memang kecil, namun bagi UMKM angka tersebut signifikan. Tantangan ke depan adalah mendorong UMKM agar tidak hanya berani mengekspor, tetapi juga masuk ke skema ekspor formal yang berkelanjutan dan berdaya saing,” kata Irsyad.

Menurutnya, tantangan utama yang masih dihadapi koperasi dan UMKM ekspor meliputi aspek legalitas, sertifikasi, serta pemenuhan standar mutu produk internasional. Tanpa dukungan kebijakan dan pendampingan yang konsisten, sebagian pelaku usaha masih menjalankan praktik ekspor informal yang tidak mendukung kesinambungan usaha.

Ke depan, Peluang Media Group berencana memperluas skala kegiatan ini pada tahun mendatang, sejalan dengan arahan pemerintah untuk memperkuat peran koperasi dan UMKM dalam rantai pasok global.

“Kami melihat peran media tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan kebijakan berbasis data dan praktik lapangan,” pungkas Irsyad.

Berita Terkait

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical
GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC
Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Berita Terbaru

oplus_2

Berita Aktual

Heboh! Si Jago Merah Mengamuk di Sentra Kosambi, 3 Gudang Dilalap Api

Minggu, 9 Agu 2026 - 16:29 WIB