Tinjau HPPO JIS, Warga Eks Kampung Bayam Puas dan Siap Huni Agustus 2025

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co -Perwakilan warga eks Kampung Bayam menyatakan kepuasan mereka setelah meninjau langsung kondisi Hunian Pekerja Pendukung Operasional (HPPO) Jakarta International Stadium (JIS), Kamis (31/07/2025).

Astuti, salah satu warga eks Kampung Bayam yang ikut meninjau HPPO JIS, mengaku lega dan bersyukur setelah melihat langsung unit yang akan ditempatinya. “Alhamdulillah senang sekali. Insya Allah, saya akan pindah awal Agustus. Setelah lima tahun hidup dalam ketidakpastian, akhirnya saya mendapat tempat tinggal yang layak,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Astuti juga mengaku senang karena telah bekerja sebagai petugas kebersihan di JIS selama satu setengah tahun dengan gaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. Ia menyebut perpindahan ke HPPO JIS bukan sekadar relokasi, tetapi menjadi awal kehidupan baru yang lebih baik. “Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur dan semua pihak yang membantu,” ungkapnya penuh haru.

Dalam tinjauan ke HPPO JIS, Astuti dan sejumlah perwakilan eks Kampung Bayam didampingi oleh Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, dan Direktur Bisnis dan Operasional PT Jakarta Propertindo (Jakpro), I Gede Adi Adnyana, serta Lurah Papanggo Herry Firmansyah.

Baca Juga :  Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Serahkan Hadiah Emas 123 Gram ke Pemenang Program Badai Emas Pegadaian Periode 1 tahun 2024

“Kami hadir hari ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada Selasa (29/7). Alhamdulillah, setelah dilihat langsung, unit-unit huniannya bersih, airnya lancar, dan tempatnya sangat layak. Ini sudah siap 100 persen untuk dihuni,” ujar Hendra. “Pemprov DKI Jakarta, melalui arahan Bapak Gubernur ingin memastikan warganya hidup sehat, aman, dan sejahtera.”

Hendra menjelaskan, pemerintah tengah menyiapkan empat layanan utama untuk mendukung transisi warga: pendidikan, administrasi kependudukan, kesehatan, dan sosial. “Kami ingin memastikan kehidupan warga tetap berjalan normal dan terjamin setelah menempati hunian baru,” jelasnya.

Dari total 126 kepala keluarga (KK) eks Kampung Bayam yang terdata, sebanyak 77 KK telah menandatangani kontrak dan menyatakan kesiapannya untuk pindah. Proses ini berjalan bertahap dan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Secara umum, warga senang dan puas dengan hunian di HPPO JIS. Mereka tidak hanya mendapatkan tempat tinggal, tetapi juga peluang kerja. Biaya sewa pun bisa dipenuhi dari penghasilan yang diperoleh,” kata Hendra.

Baca Juga :  IWB Datangi 3 Kementerian, Bawa 124 Bukti Dugaan Perselingkuhan Eks Menteri Era Jokowi

HPPO JIS tidak hanya menawarkan tempat tinggal yang layak dengan fasilitas dasar seperti air bersih, listrik, dan sanitasi, tetapi juga membuka akses lapangan kerja di sektor operasional stadion, mulai dari petugas kebersihan, keamanan, hingga pemeliharaan.

Sementara itu, Direktur Jakpro, I Gede Adi Adnyana, menegaskan komitmennya untuk mendukung kelangsungan hidup warga yang direlokasi. “Ini adalah bentuk kepedulian Bapak Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Kami ingin warga yang tinggal di sini merasa memiliki dan merawat bersama lingkungan tempat tinggalnya,” ucapnya.

HPPO JIS merupakan proyek hunian vertikal yang dibangun sebagai solusi jangka panjang bagi warga terdampak pembangunan stadion. Selain fasilitas dasar, tersedia pula lahan pertanian urban seluas 4.000 meter persegi dan kolam budidaya ikan yang dapat dimanfaatkan warga untuk menambah penghasilan dan memperkuat ketahanan pangan keluarga.

(Kipray)

Berita Terkait

Revitalisasi Satuan Pendidikan: BEM PTMAI Bukti Tercapainya Menuju Indonesia Emas
Pembacaan Agenda Politik Perempuan dan Rekomendasi Perempuan: Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis
Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia
KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai
Investasi USD 600 Juta Masuk ke Indonesia, Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar dengan Kapasitas 120.000 TPA Dibangun di KEK Gresik
Palang Merah Indonesia (PMI) Kerja Sama RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Musrenbang Kalsel 2026 Tegaskan Peran KEK dalam Penguatan Investasi dan Industri Unggulan
KKP Pastikan Stok Ikan Aman di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan: BEM PTMAI Bukti Tercapainya Menuju Indonesia Emas

Jumat, 10 April 2026 - 10:16 WIB

Pembacaan Agenda Politik Perempuan dan Rekomendasi Perempuan: Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis

Kamis, 9 April 2026 - 13:52 WIB

Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

Kamis, 9 April 2026 - 11:55 WIB

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Kamis, 9 April 2026 - 11:45 WIB

Investasi USD 600 Juta Masuk ke Indonesia, Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar dengan Kapasitas 120.000 TPA Dibangun di KEK Gresik

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pria Tipu Korban Rp.160 Juta di Muara Angke Jakut

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:01 WIB