Paskibraka Jatiuwung, Latihan atau Liburan

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, Suararealitas .co — Pemerintah Kecamatan Jatiuwung menganggarkan Rp 131 juta untuk kegiatan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025.

‎Uniknya Anggaran tersebut digunakan untuk penyewaan enam bus besar, biaya transportasi pelatih dan peserta Training Center, serta honorarium seremonial.

‎Data tahun lalu menunjukkan bahwa jumlah anggota Paskibraka yang dilantik hanya 35 orang.

‎Dengan jumlah itu, seharusnya kebutuhan anggaran dan fasilitas tahun ini tidak jauh berbeda. Namun, anehnya pemerintah menyewa enam bus besar yang kapasitasnya jauh melebihi jumlah peserta.

‎Sari, warga Manis Jatiuwung, mengeluhkan kondisi ini dengan nada penasaran.

‎”Busnya banyak, anaknya sedikit. Ini buat apa ya? Apa mau diajak keliling Puncak sambil latihan?” ujarnya.

‎Senada dengan Sari, Udin, warga sekitar kantor kecamatan, menyindir dengan jenaka dugaan akal akalan anggaran tersebut.

‎”Saya nggak ngerti soal hitung-hitungan pemerintah. Tapi sewa enam bus buat 35 orang? Ini bus buat lomba balap, atau malah mau diisi sama memedi (hantu-red)?” katanya sambil tertawa.

‎”Mungkin pemerintah kira pesertanya bakal nambah jadi seribu. Atau bus-bus itu buat dipajang di halaman supaya kelihatan gede anggarannya. Gimana lagi ya, rakyat dibikin pusing, tapi mereka santai-santai aja.” Kata Udin lagi.

‎Udin menambahkan, seharusnya pemerintah dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan dan membelanjalan uang rakyat.

‎”Yang paling lucu, duit rakyat yang seharusnya buat kebutuhan penting malah dipake buat acara yang nggak jelas. Kalau saya sih, mending bus-bus itu disewain buat arisan warga, biar uangnya balik ke kami.” Tutup Udin sinis.

Baca Juga :  PT CTP Tollways Gelar Pelatihan Correspondence Writing Skill
Baca Juga :  Relawan ALMATARA Bersama Staf Redaksi ifakta.co Tinjau Rumah Tak Layak Huni Desa Kedung

Berita Terkait

Makna Kemerdekaan Indonesia bagi Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang
Satu Tahun Perjalanan Alap-Alap News Group Ditutup dengan Doa dan Santunan
SPPG di Mojokerto Meledak Saat Perbaikan, 5 Orang Jadi Korban, Polisi Turun Tangan
Pembacaan Putusan Ditunda, Perkara 634/Pdt.G/2025/PN Jkt.Utr Dijadwalkan Ulang 19 Agustus
Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan
Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih Memimpin PWI Jawa Barat 2026–2031
Rp. 4,75 Miliar Tali Asih Lahan 190 Ha Diduga Dikuasai Oknum — Jhon Kennedy Laporkan ke KPK & kabareskrim  
Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Makna Kemerdekaan Indonesia bagi Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:39 WIB

Satu Tahun Perjalanan Alap-Alap News Group Ditutup dengan Doa dan Santunan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

SPPG di Mojokerto Meledak Saat Perbaikan, 5 Orang Jadi Korban, Polisi Turun Tangan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Pembacaan Putusan Ditunda, Perkara 634/Pdt.G/2025/PN Jkt.Utr Dijadwalkan Ulang 19 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Sambut HUT RI Ke – 81, Warga Puraseda Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Berita Terbaru

Pendidikan

Kemilau Mutiara Harky Meraih Cumlaude pada Wisuda UINSSC 2026

Minggu, 16 Agu 2026 - 09:05 WIB