Program Makan Bergizi Gratis, Produsen Food Tray Siap Suplai Kebutuhan Nasional

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Dalam rangka mendukung kesuksesan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), para produsen alat makan dan food tray dalam negeri menggelar sarasehan bertajuk “Peran Produsen Food Tray dalam Negeri dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis”, Kamis (31/7), di Hotel Best Western, Senayan, Jakarta.

Acara ini diselenggarakan atas dukungan Asosiasi Produsen Alat Dapur dan Makan (ASPRADAM) dan Asosiasi Produsen Wadah Makan Indonesia (APMAKI). Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku industri, pengusaha lokal, pakar gizi, dan kalangan media, sebagai bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kelancaran program MBG.

Sarasehan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan industri nasional dalam penyediaan wadah makan berkualitas, higienis, dan ramah lingkungan untuk mendukung distribusi makanan bergizi kepada anak-anak sekolah di seluruh Indonesia.

Salah satu peserta sarasehan, Andri, Manajer dari PT Metromesin Menduniakan, Kepajen Malang, menyampaikan pentingnya komitmen pemerintah dalam mengutamakan penggunaan produk food tray buatan dalam negeri.

“Kami ingin menyukseskan program pemerintah ini. Kami juga berharap ada dukungan konkret dari kementerian terkait terhadap pelaksanaan program MBG,” ujar Andri.

Ia menambahkan bahwa penggunaan produk dalam negeri dalam program ini tidak hanya akan mendukung ketersediaan food tray berkualitas, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga :  Tinjau Huntap di Aceh Utara, Wamenko Polkam : Negara Hadir Bantu Rakyat Aceh terdampak Bencana

“Kami berharap pemerintah lebih memprioritaskan produk food tray lokal. Ini adalah peluang untuk membangkitkan industri nasional. Saat ini, perusahaan kami sanggup memproduksi kebutuhan hingga untuk 6.000 orang per hari,” jelasnya.

Melalui forum ini, para pelaku industri berharap agar pemerintah membuka ruang lebih luas bagi produsen dalam negeri untuk berkontribusi aktif dalam program MBG yang menjadi prioritas nasional.

Berita Terkait

Yogi: Korpus BEM PTMA Indonesia apresiasi Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemdikdasmen selaras Asta Cita Presiden Prabowo
Pembacaan Agenda Politik Perempuan dan Rekomendasi Perempuan: Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis
Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia
KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai
Investasi USD 600 Juta Masuk ke Indonesia, Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar dengan Kapasitas 120.000 TPA Dibangun di KEK Gresik
Palang Merah Indonesia (PMI) Kerja Sama RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Musrenbang Kalsel 2026 Tegaskan Peran KEK dalam Penguatan Investasi dan Industri Unggulan
KKP Pastikan Stok Ikan Aman di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Ancaman El Nino

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:00 WIB

Yogi: Korpus BEM PTMA Indonesia apresiasi Revitalisasi Satuan Pendidikan Kemdikdasmen selaras Asta Cita Presiden Prabowo

Jumat, 10 April 2026 - 10:16 WIB

Pembacaan Agenda Politik Perempuan dan Rekomendasi Perempuan: Memimpin Keadilan Transformatif dan Ekologis

Kamis, 9 April 2026 - 13:52 WIB

Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

Kamis, 9 April 2026 - 11:55 WIB

KKP Hentikan Sementara Operasional UPI di Denpasar untuk Lindungi Tahura Ngurah Rai

Kamis, 9 April 2026 - 11:45 WIB

Investasi USD 600 Juta Masuk ke Indonesia, Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar dengan Kapasitas 120.000 TPA Dibangun di KEK Gresik

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Polisi Tangkap Pria Tipu Korban Rp.160 Juta di Muara Angke Jakut

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:01 WIB