Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKetua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Banten,Syamsul Bahri:Dia Jual Kami BelikKomentar: 0

Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Banten,Syamsul Bahri:Dia Jual Kami Belik

Suara Realitas, 8 Juli 2025, 12:50 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Jakarta,Suarareaitas.co– Intimidasi oleh pihak pelaksana proyek Spam jaringan perpipaan yang berada di Desa Ranca Tereup Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ke Ketua DPC Gabungnya Wartawan Indonesia Kabupaten Pandeglang ,membuat Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten ,Syamsul Bahri ,berang dan mengatakan “kami lembaga kontrol ketika tupoksi kami bekerja sesuai koridor jangan coba-coba mengancam kami tidak takut ente jual kami borong”.

Tak sampai disitu bahkan Syamsul Bahri akan membawa kasus ini keranah hukum pasalnya kalau berita yang disajikan ketengah publik ada yang tidak berimbang silahkan lakukan hak sangah atau hak jawab,bukan pakek ngancam segala.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tekankan Soliditas Kebangsaan, Danrem 041/Garuda Emas Tegaskan Dukungan TNI pada Rakornas 2026

Pemberitaan yang dimaksud terkait dugaan para pekerja tanpa mempergunakan APD (Alat Pelindung Diri). Namun, bukannya memperbaiki kesalahan, oknum pelaksana malah menantang dengan cara mengajak berkelahi ke Ketua GWI Pandeglang melalui pesan singkat di WhatsApp.

Raeynold Kurniawan mengatakan bahwa ia telah membagikan berita tersebut ke oknum pelaksana beberapa hari lalu, namun tidak di respons, pada Minggu malam Senin (06-07-2025), oknum pelaksana tersebut tiba-tiba mengaktifkan nomor WhatsApp-nya dan membalas dengan nada arogan.

Baca Juga :  Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel

“Oknum pelaksana mengirimkan foto dokumentasi para pekerja yang sedang memakai APD, namun kami memiliki bukti rekaman video yang menunjukkan bahwa para pekerja tidak memakai APD saat bekerja di ketinggian kurang lebih 10M,” ungkap Raeynold kesejumalh rekan Pers.

Raeynold juga menilai bahwa sikap oknum pelaksana tersebut sangat menyayangkan dan diduga telah mengintimidasi dan mengkerdilkan GWI sebagai pewarta. Ia berharap pihak dinas terkait memberikan teguran keras kepada oknum pelaksana yang diduga tidak mematuhi aturan yang diterapkan.//red//tim

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain