Sasar Remaja ABG, Peredaran Pil Koplo di Komplek Dosen IKIP Jadi Pemicu Begal dan Tawuran

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERPANTAU: toko pil koplo berkedok kosmetik yang jadi pemicu begal dan tawuran. (Foto: suararealitas.co).

TERPANTAU: toko pil koplo berkedok kosmetik yang jadi pemicu begal dan tawuran. (Foto: suararealitas.co).

BEKASI, suararealitas.co – Lagi dan lagi, satu toko obat keras daftar ‘G’ yang menjual Tramadol, Hexymer, Aprazolam, Trihex dan lain-lain masih bebas menjual dagangannya.

Obat setan tersebut dapat bebas di jual tanpa resep dokter kepada pengguna yang rata-rata masih remaja dan masih sekolah.

Toko obat setan tersebut berada tak jauh dari depan perumahan Dosen IKIP, tepat nya di Jalan Kemang Sari Satu, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sering melihat segerombolan pria dengan baju hitam berseragam bertuliskan FHI, FPI, PWI atau apalah gitu. Mereka terlihat seperti menjaga toko tersebut dari kedatangan Ormas maupun LSM,” kata tokoh masyarakat yang juga warga sekitar Komplek Dosen IKIP sejak 2002, kerap disapa R.

Baca Juga :  IWB Datangi 3 Kementerian, Bawa 124 Bukti Dugaan Perselingkuhan Eks Menteri Era Jokowi

Pantauan dilokasi, kejadian mengerikan ketika pada hari Selasa (24/6/2025) pagi, wartawan suararealitas.co tengah melakukan kontrol sosial dan investigasi kedapatan pemuda atau ABG yang membeli hingga mengkonsumsi tramadol dan eximer tersebut untuk keperluan tindak kejahatan seperti begal, tawuran, dan sex di bawah umur.

Terlebih, sedang berlangsung nya Operasi Nila Jaya, atensi langsung dari Polda Metro Jaya.

Parahnya lagi, sang penjaga toko bernama Danu membiarkan begitu saja, yang penting dagangan beliau laris manis atau terjual habis.

Bahkan, kata Danu, banyak sekali organisasi masyarakat (Ormas) dan LSM meminta uang koordinasi setiap hari maupun bulanan ke tokonya.

“Memang betul banyak organisasi masyarakat yang kerap kali meminta uang jatah setiap hari maupun bulanan,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemalang Jadi Segitiga Emas Obat Ilegal, Warga Desak Polisi Bongkar Kartel Pengedar Pil Koplo

Adapun, pengawasan dari Dinas Kesehatan seharusnya lebih optimal lagi, mengingat obat yang di perdagangkan ini adalah obat keras yang harus dengan resep dokter dalam pembeliannya.

Selain itu, aparat penegak hukum (APH) pun harus lebih proaktif dalam mengambil tindakan karena toko obat setan yang berkedok toko kosmetik itu selalu memakai ciri khas teralis besi, itu saja sudah menjadi tanda yang mudah untuk di bedakan dengan toko kosmetik yang asli.

Pantas saja, angka kriminalitas tawuran remaja akhir-akhir ini meningkat, lantaran toko obat setan itu seolah tak terjamah oleh hukum, dan keberadaanya juga bersaing dengan minimarket-minimarket terkenal yang ada.

Penulis : Gibran. L

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi
Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Jaringan Ekstasi di THM Jakarta Barat
Skandal Getah Pinus Ilegal TNGC dan Tuntutan Akuntabilitas Negara dalam Tata Kelola Lingkungan
Kejari Semarang Terima Pelimpahan Dua Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 5,23 Kg
Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate di Hotel Jakarta Barat Terungkap, Polisi Kejar Aktor Lain
Tangis Korban KDRT di Agam Pecah: Dari Hamil hingga Melahirkan, Laporan Tak Kunjung Ditindak
Polisi Ringkus Dua Residivis Begal Bersenjata Tajam
Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Kawasan Muara Baru Jakarta Utara

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:36 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:21 WIB

Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Jaringan Ekstasi di THM Jakarta Barat

Jumat, 15 Mei 2026 - 15:10 WIB

Skandal Getah Pinus Ilegal TNGC dan Tuntutan Akuntabilitas Negara dalam Tata Kelola Lingkungan

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:04 WIB

Kejari Semarang Terima Pelimpahan Dua Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 5,23 Kg

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:27 WIB

Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate di Hotel Jakarta Barat Terungkap, Polisi Kejar Aktor Lain

Berita Terbaru

Megapolitan

Gubernur DKI Lepas Peserta Digiland Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:27 WIB