Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPdt. Anton Wamang Menarik Pernyataan soal Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Putrinya di Camp Wini Mp.69 TembagapuraKomentar: 0

Pdt. Anton Wamang Menarik Pernyataan soal Keterlibatan Oknum TNI dalam Kematian Putrinya di Camp Wini Mp.69 Tembagapura

Suara Realitas, 17 Mei 2026, 09:24 WIB · 3 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

TIMIKA, Suararealitas.co – Duka mendalam masih menyelimuti keluarga almarhumah Nalince Wamang, korban penembakan di wilayah Camp Wini MP.69 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Di tengah suasana penuh kesedihan tersebut, ayah kandung korban, Pdt. Anton Wamang, S.Th., M.A., menyampaikan klarifikasi sekaligus menarik pernyataannya terdahulu yang menyebut oknum TNI sebagai pelaku penembakan terhadap putrinya. Klarifikasi itu disampaikan secara terbuka melalui rekaman video yang disebarnya ke awak media massa di Timika.

Pdt. Anton Wamang mengaku, pernyataan yang sempat disampaikan kepada awak media televisi beberapa waktu lalu, keluar dalam kondisi emosional dan penuh tekanan batin akibat kehilangan putri tercintanya. Ia menegaskan bahwa rasa duka yang begitu mendalam membuat dirinya terburu-buru dalam menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut.

“Sebagai seorang ayah, saya sangat terpukul atas meninggalnya anak kami. Dalam keadaan sedih dan emosi, lalu ada bisikan sesat pihak-pihak tertentu, saya menyampaikan pernyataan yang ternyata belum dapat dipastikan kebenarannya kepada media, beberapa hari lalu,” ungkap Pdt. Anton Wamang dengan suara lirih, Sabtu (16/5/2026).

Baca Juga :  Wakapolres Metro Jakarta Utara Tinjau Kesiapan Pembangunan SPPG 2 Polri Pegangsaan Dua

Setelah menerima penjelasan mengenai kronologi kejadian serta mengetahui bahwa proses penyelidikan masih berlangsung, Pdt. Anton Wamang menyatakan bahwa pelaku penembakan hingga kini belum dapat dipastikan. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut masih didalami oleh aparat TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya, guna mengungkap fakta sebenarnya secara objektif dan transparan. “Melalui kesempatan hari ini, saya ingin meluruskan bahwa sampai sekarang pelaku penembakan belum dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya sekaligus berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Sehingga saya menarik kembali pernyataan saya di media beberapa hari lalu, dan saya tegaskan TNI tidak terlibat dalam peristiwa kematian puteri tercinta. Saya memohon maaf. Nanti kita akan melakukan penyelidikan bersama-sama,” tegasnya.

Baca Juga :  Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dan Stakeholder, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Di akhir keterangannya, Pdt. Anton Wamang menegaskan bahwa keluarga tetap menginginkan keadilan bagi almarhumah Nalince Wamang. Ia berharap pelaku penembakan segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa memandang siapa pun pihak yang terlibat. “Kami keluarga berharap pelaku dapat tertangkap dan diproses seadil-adilnya berdasarkan hukum yang berlaku. Saya juga memohon maaf apabila ada kesalahan dalam tutur kata maupun pernyataan yang saya sampaikan,” tutupnya.

Klarifikasi tersebut menjadi pengingat bahwa dalam setiap tragedi kemanusiaan di Papua, keadilan dan kebenaran harus tetap dikedepankan di atas emosi maupun asumsi. Di tengah duka yang menyelimuti keluarga korban, masyarakat diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif serta memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, transparan, dan berkeadilan demi terwujudnya kedamaian di Tanah Papua. (Koops TNI Habema)

Autentikasi: Kapen Koops TNI Habema Letkol M. Wirya Arthadiguna

 

Lihat Kabar Polisi Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Kabar Polisi
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain