Hadiri Seminar dan Expo TransTrack, Iko Sukma Handriadianto: Mari Kembangkan Kemajuan Teknologi Melalui ISSIL dari TransTrack

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– TransTrack, perusahaan startup yang fokus pada digitalisasi operasional armada kendaraan dan supply chain integrator, menyatakan siap berekspansi ke beberapa negara. 

Anggia Meisesari Founder dan CEO TransTrack menjelaskan target Perusahaan selanjutnya adalah bisa masuk ke solusi teknologi ramah lingkungan, termasuk dasbor emisi karbon, analisis jejak karbon hingga mendukung penerapan pajak karbon Indonesia tahun 2025. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selanjutnya target kami adalah bisa membantu merealisasikan solusi kami di green technology product. Jadi bagaimana kami bisa membantu sustainability, menghasilkan report ESG sehingga diketahui konsumsi emisi karbon yang bisa di-reduce itu sebenarnya berapa banyak. Serta tentunya kami dapat mempenetrasi pasar lebih dalam,” jelas Anggia saat ditemui dalam acara TransTrack Technology Summit yang berlokasi di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (5/9). 

Anggia melanjutkan saat ini Perusahaan sudah beroperasi di 130 kota di seluruh Indonesia.Hingga akhir tahun, TransTrack menargetkan dapat beroperasi di 150 kota lainnya. 

Baca Juga :  PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar kembali menorehkan capaian penting dalam kinerja keberlanjutan

Iko Sukma Handriadianto, Head Of Bussiness Development PT Bintang Laut Platinum yang turut hadir sebagai Platinum Invitation menjelaskan, “Bahwasanya agenda expo yang juga ada sesi seminarnya ini ada beberapa point penting yang bisa saya dapatkan sebagai Perwakilan dari PT. Bintang Laut Platinum yang turut hadir dalam agenda ini, yang terpenting adalah dalam hal penghematan, level, servis dan sistem komputasinya. Yang mana secara internasional sudah ada standarisasinya, di Indonesia kan belum,”.

“Perlu adanya kepastian dalam hal aset transportasi dan aset komoditasnya, yang penting adalah last device, sebagai set bar dari teknologi yang dipakai, yang dijelaskan di sesi seminar Transtrack kali ini,” jelasnya.

“Terutama untuk komoditas yakni sistem transportasi yang mahal, contohnya seperti pengiriman barang, truknya ada, tapi barangnya tidak ada, kita menghindari hal ini,” terang Iko.

Iko pun menjelaskan, “Yang terpenting adalah Corporate Guarantee, karena kami adalah perusahaan pengangkut Kereta api Internasional yang pertama di Indonesia yang mana menggunakan ISSIL-nya adalah dari Transtrack dan kami pertama kali presentasikan pada Customer Internasional, sinyal bagus, tidak ada komplain dari program TransTrack ini, dimana kamu pertama menggunakannya pada 16 November 2023”.

Baca Juga :  Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

“Sebagai Operator Kereta Api Internasional, dari ISSIL ini adalah dari Bea Cukai dan Shipping Line sudah dinyatakan Sea Way, Kontainer di Pelabuhan Internasional yang ada dari 4 Pelabuhan Internasional, memakai sistem ISSIL,”

“Sebagai Indonesian Company yang akan menuju ke Internasional Company, kami menguatkan dan memposisikan teknologi ini sebagai suksesor, maka samakan standarisasi, Fasilitas Standar Infrastruktur Yang Ada, hingga ke depan kita sebagai ekosistem Perusahaan Indonesia, terutama kami dari PT Bintang Laut Platinum, mampu menjadi Perusahaan Internasional,” pungkas Iko pada awak media.

Berita Terkait

Pimpin Apel Siaga di Kalbar, Menko Polkam Dorong Pencegahan Dini dan Sinergi Hadapi Karhutla
KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03
Ngopi Santai di Denpasar, Bahas Peran Polisi Militer, Media, dan Kedekatan TNI dengan Rakyat
Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Pesisir Pantai Tanjung Kait Kecamatan Mauk
Duta Besar Saudi Arabia silaturahmi dengan Ketua MPR beserta Pimpinan Pesantren
Menko Muhaimin: Program MBG Jadi Motor Ekonomi dari Desa hingga Nasional
Indonesia Dorong Investasi Akuakultur Berkelanjutan Lewat Workshop FAO-CIRDAP
KKP Pastikan Pulau Umang Tidak Dijual & Tindak Tegas Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:55 WIB

Pimpin Apel Siaga di Kalbar, Menko Polkam Dorong Pencegahan Dini dan Sinergi Hadapi Karhutla

Kamis, 16 April 2026 - 21:48 WIB

KKP Siap Manfaatkan 4 Kapal Eks Illegal Fishing, Salah Satunya “Raksasa” MV Run Zeng 03

Kamis, 16 April 2026 - 21:39 WIB

Ngopi Santai di Denpasar, Bahas Peran Polisi Militer, Media, dan Kedekatan TNI dengan Rakyat

Kamis, 16 April 2026 - 17:47 WIB

Menko AHY Apresiasi Pembangunan Rumah Layak Huni di Pesisir Pantai Tanjung Kait Kecamatan Mauk

Kamis, 16 April 2026 - 17:08 WIB

Duta Besar Saudi Arabia silaturahmi dengan Ketua MPR beserta Pimpinan Pesantren

Berita Terbaru

Berita Aktual

Kemendagri: Pemimpin Berintegritas Tidak Melanggar Sumpah Jabatan

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:50 WIB