Diduga Arena Gantangan Burung di Gor Cendrawasih Gunakan Aliran Listrik Ilegal

- Jurnalis

Rabu, 29 November 2023 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Arena Gantangan Burung di Gor Cendrawasih Gunakan Aliran Listrik Ilegal
Sebuah arena gantangan burung berkicau diduga gunakan aliran listrik ilegal. (Foto: Istimewa/Canva)


JAKARTA – Sebuah arena perlombaan (gantangan) burung berkicau di komplek Gelanggang Olah Raga (GOR) Cendrawasih, Kelurahan Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat diduga menggunakan aliran listrik secara ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir garudanews.co.id, ditemukan meteran listrik milik Perusahan Listrik Negara (PLN) dalam kondisi rusak namun aliran listrik di lokasi itu masih tetap menyala, pada Rabu (29/11) pagi.

Hal itu dapat dilihat dari layar panel meteran yang bertuliskan ‘PERIKSA’ namun lampu-lampu dan peralatan elektronik masih teraliri listrik dan dapat difungsikan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pelemparan Batu ke Sopir dan Kernet Pengantar Ekspedisi di Neglasari Tangerang

Penasaran dengan kejanggalan tersebut, wartawan mencoba memasukkan nomor token pelanggan yang tertera di meteran melalui aplikasi PLN Mobile, namun nomor pelanggan itu tidak ditemukan atau tidak terdaftar.

“Itu sudah lama bang, setahu saya dari awal ada gantangan itu meteran listriknya ada tulisan 00.00 (nol). Dan itu udah lama banget. Kalau saya rasa itu ada kerjasama antara pemilik gantangan dengan oknum pegawai PLN,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya, seperti dikutip dari garudanews.co.id, Rabu (29/11/2023).

Selain itu, menurut sumber tersebut juga mengatakan, bahwa keberadaan arena lomba burung itu juga menjadi pertanyaan. Karena menurutnya lahan itu adalah lahan Pemda di bawah UPT Sudin Pemuda dan Olah Raga Kota Jakarta Barat.

Baca Juga :  Ditnarkoba Bareskrim Polri dan Polda Banten Ungkap Pabrik Produksi Ekstasi

“Yang saya dengar itu sewanya Rp60 Juta per tahun bang, cuma ngga tau uang sewanya kepada siapa. Coba tanyakan saja kepada pejabat terkait,” tukasnya.

Sementara itu, Joni selaku pemilik usaha gantangan burung saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa meteran listrik itu memang rusak. Namun ia tidak menjelaskan sejak kapan meteran itu rusak.

“Memang rusak itu bang, kalau PLN mau copot ya biar dicopot saja,” singkatnya pada Rabu (29/11) sore.

Berita Terkait

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga
Dugaan Pengambilan Paksa Anak di Denpasar Viral, Ibu Muda Minta Keadilan
Konferensi Pers Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial
Pria Ngaku Polisi Bawa Senjata Laras Panjang Resahkan Pedagang di Kalideres
3 Pelaku Pemerasan Mengaku Anggota Polri Diamankan Polsek Karawaci
Kasus Pencabulan Masuk Babak Baru, Pimpinan Ponpes Ditahan
Target Penjualan Tak Masuk Akal, Agency SPG Miras Diduga Abaikan THR dan BPJS
Polisi Tertidur Pulas: Mafia Migas Indramayu Melenggang Bebas Lakukan Aktifitas Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:17 WIB

Kolaborasi Forkopimcam dan TNI–Polri Warnai Gerakan Bersih Lingkungan di Teluknaga

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:51 WIB

Dugaan Pengambilan Paksa Anak di Denpasar Viral, Ibu Muda Minta Keadilan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:25 WIB

Konferensi Pers Kuasa Hukum William Ciam Klarifikasi Tuduhan di Media Sosial

Kamis, 26 Maret 2026 - 13:11 WIB

Pria Ngaku Polisi Bawa Senjata Laras Panjang Resahkan Pedagang di Kalideres

Rabu, 25 Maret 2026 - 07:44 WIB

3 Pelaku Pemerasan Mengaku Anggota Polri Diamankan Polsek Karawaci

Berita Terbaru

Lifestyle

Lebih dari Tradisi, Halalbihalal PWI Jaya Perkuat Soliditas

Senin, 30 Mar 2026 - 22:09 WIB

Ekonomi & Bisnis

1.700 Personel Amankan FIFA Series di GBK, Lalin Disiapkan Situasional

Senin, 30 Mar 2026 - 20:05 WIB