Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPolres Pelabuhan Tanjung Priok Terjunkan Ratusan Personil Dalam Mengamankan Tradisi Nadran Pesta LautKomentar: 0

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Terjunkan Ratusan Personil Dalam Mengamankan Tradisi Nadran Pesta Laut

Suara Realitas, 15 November 2022, 08:14 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Terjunkan Ratusan Personil Dalam Mengamankan Tradisi Nadran Pesta Laut

JAKARTA – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menerjunkan 225 personil untuk mengamankan tradisi Nadran Pesta Laut atau Kampung Nelayan di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (15/11/2022) pagi.

Adapun pengamanan dilakukan dua lintas sektoral diantaranya, sektoral lintas darat dan laut.

Kabag Ops Polres Tanjung Priok, Kompol Tri Bayu Nugroho menyampaikan bahwa untuk pengamanan pihak Polres Tanjung Priok menerjunkan 225 personil untuk mengamankan Pesta Laut.

“Untuk pengamanan di pesta laut kami melibatkan dari berbagai unsur diantaranya, Polairud Polda Metro Jaya (PMJ), anggota Polres Kepulauan Seribu, TNI AL Lantama Tiga, Dishub, Satpol PP, Trantib, unsur masyarakat Muara Angke Pokdar Kamtibmas, dan UP3,” ujar Kompol Bayu kepada wartawan.

Baca Juga :  Pj Bupati Tangerang Apresiasi Digelarnya Bulan Pendidikan

Sementara itu lanjut Kabag Ops, untuk pengendalian pengamanan pihaknya sudah mengantisipasi di 7 titik.

“Kita mulai pengamanan dari pintu gerbang Muara Angke menuju tempat undangan VIP dan hiburan masyarakat. Tidak terlepas dari itu, pengamanan juga ada di laut yang diperbantukan dari Polairud dan TNI AL untuk mengamankan 50 kapal tradisional yang mengikuti pesta laut,” jelasnya.

Baca Juga :  Banten Beverage Community, Sukses Adakan Acara Rockin F & B Night Party

Kabag Ops juga menghimbau kepada masyarakat yang mengikuti pesta laut menggunakan bendera, jadi diluar itu dianggap bukan peserta, agar para peserta pesta laut menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban, serta merasa nyaman.

“Semua kapal peserta kita wajibkan menggunakan bendera, dan yang tidak gunakan kita anggap bukan peserta, hal ini di lakukan untuk mempermudah personil dalam pengamanan,” tukasnya.

Diketahui sebelumnya, tradisi Nadran Pesta Laut ini berhenti di tahun 2014 dan kembali lagi di tahun 2022.*(Za/SR)

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain