Terkait Laporan Polisi oleh Petugas Kebersihan Lingkungan, Ketua RT 01: Tidak Ada itu Pemukulan Bang, Ini Permainan Politik

- Jurnalis

Minggu, 6 Maret 2022 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Terkait Laporan Polisi oleh Petugas Kebersihan Lingkungan, Wahyu Ketua RT 01: Tidak Ada itu Pemukulan Bang, Ini Permainan Politik

JAKARTA – Berawal dari berargumen antara petugas kebersihan dengan Ketua RT 01 RW 06 Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, berbuntut panjang, Minggu, (06/3/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak di laporkannya Wahyu Ketua RT 01 beberapa waktu lalu ke pihak kepolisian Polsek Kalideres oleh Marsuki petugas kebersihan lingkungan perihal dugaan pemukulan yang dilakukan olehnya.

Menurut Wahyu saat dikonfirmasi di kediaman RW 06 menjelaskan, tidak ada unsur pemukulan yang saya lakukan terhadap petugas kebersihan.

“Jadi begini bang, saya jelaskan kronologinya, bahwa sebelum adanya laporan tersebut, saya bersama staff melakukan pemanggilan kepada petugas kebersihan lingkungan saya, untuk klarifikasi terkait iuran bulanan sampah sudah diambil atau belum,” ungkap Wahyu kepada wartawan.

Baca Juga :  Fraksi Nasdem, Untuk Solid Bergerak Mendukung, Pasangan Andra-Dimyati dan Maesyal-Intan Menuju Kemenangan

Dikatakannya Wahyu, menurut pengakuan dia, bahwa uang iuran bulanan tersebut belum diambil. Padahal sudah, menurut Informasi warga, jelas ini membohongi saya.

“Saya perjelas lagi ya, awal tukang sampah bernama Suki di panggil dengan RT untuk rundingan terkait sampah dengan mengutus staff ke rumah Marsuki di Tabaci, dan ngobrol di lantai 2 kontrakan saya, terkait laporan sudah 5 bulan tarikan iuran sampah,” jelasnya.

Kemudian, hingga terjadi bersih tegas dalam komunikasi tersebut, membuat saya emosi. “Namun, dalam emosi itu tidak ada pemukulan, hanya di rangkul seperti ini saja,” tutur Wahyu sambil memperagakannya.

Lanjut Wahyu, ini permainan politik, dan saya tidak ada memukul, memangnya saya fiting.?  Iya coba aja nih liat mukanya masih mulus, saya ada rekaman semua CCTV juga, saksi ada, kejadian itu jam 21.00 di kontrakan saya. Saya masih menunggu sebagai warga negara yang baik akan patuh, dan juga akan saya lapor balik.

Baca Juga :  Ketum PSI Serahkan Surat Rekomendasi Ke-12 Orang Bacalon Kepala Daerah Salah Satunya Haerul Warisin Cabup Lombok Timur

Disisi lain RW Anton menyatakan sudah selesai diatas dalam hal salah paham tersebut, dan tidak ada niat untuk melakukan pelaporan ke pihak kepolisian. 

“Malah dia mengatakan gak mau kerja lagi, tetapi saat ke bawah tiba-tiba berubah,” singkat Anton usai dimintai keterangannya.




Penulis: Za

Berita Terkait

Makam Serang Overkapasitas, Anggaran Rp585 Miliar Disorot
Waspadai Politik Oportunis, Aliah Sayuti Ajak Anak Muda Melek Politik
Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan melalui MCM
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Audiensi Bupati LIRA, Bahas Penolakan Wacana RUU Pilkada Tidak Langsung
Habiburokhman Soroti Hukum yang Diterapkan Terhadap Suami Korban Jambret di Sleman
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang
Rany Mauliani Cegah Bullying Lewat Penguatan TPPK di Sekolah
Anggota Komisi VIII DPR RI Minta Percepat Pencairan Dana Haji yang Sempat Tertahan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:45 WIB

Makam Serang Overkapasitas, Anggaran Rp585 Miliar Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:34 WIB

Waspadai Politik Oportunis, Aliah Sayuti Ajak Anak Muda Melek Politik

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:52 WIB

Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Keamanan melalui MCM

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:46 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Audiensi Bupati LIRA, Bahas Penolakan Wacana RUU Pilkada Tidak Langsung

Senin, 26 Januari 2026 - 13:52 WIB

Habiburokhman Soroti Hukum yang Diterapkan Terhadap Suami Korban Jambret di Sleman

Berita Terbaru