Macet Parah Akibat Galian PDAM, Kapolsek Rajeg: Sudah Saya Tegur Kemarin

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakkan aktivitas galian pipa PDAM TKR yang beroperasi di jam-jam sibuk. (Foto: suararealitas.co).

Penampakkan aktivitas galian pipa PDAM TKR yang beroperasi di jam-jam sibuk. (Foto: suararealitas.co).

KABUPATEN TANGERANG, suararealitas.co – Kemacetan parah melanda Jalan Raya Cadas Kukun, Desa Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (05/05/2025) pagi, warga dibuat geram akibat aktivitas galian dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) yang dilakukan di jam sibuk, memicu antrean kendaraan hingga tak bergerak selama lebih dari satu jam.

Sejumlah pengendara motor yang melintas menyuarakan kekesalan mereka. “Ini sih gila, masa pagi-pagi jam orang kerja malah gali jalan. PDAM TKR bikin susah orang aja. Semua jadi telat kerja, macet total gak gerak sama sekali!,” keluh seorang pengendara yang enggan menyebutkan namanya.

Bukan hanya pekerja, pelajar pun turut terdampak. Seorang siswa SMA Negeri 14 Rajeg mengaku biasanya hanya butuh 5 menit untuk sampai sekolah, namun hari ini harus menempuh perjalanan hingga satu jam.

“Gara-gara macet, saya telat masuk kelas padahal rumah deket banget,” kesalnya.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Rajeg AKP H. Akhmad Hajaji menyatakan telah memberikan teguran kepada para pekerja proyek.

“Kemarin sudah saya tegur para pekerjanya. Nanti saya panggil pimpinan proyeknya,” tegasnya.

Sementara itu, Humas PDAM TKR, Rahmat saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari pemasangan jaringan pipa untuk memperluas akses air bersih ke masyarakat dan beberapa perumahan di wilayah Rajeg.

“Barusan saya sudah berkoordinasi dengan tim wilayah zona C (Rajeg), memang lagi ada pekerjaan pemasangan jaringan pipa untuk akses air bersih kepada masyarakat dan beberapa perumahan di daerah sana bang. Saya sudah minta tim pelaksana di lapangan untuk tertib dan tidak melanggar hak-hak pengguna jalan disana abangku. Hal ini tentu akan terus dimonitor oleh tim wilayah dan pusat dari PERUMDAM TKR. Jika ada pelanggaran atau gangguan yang diakibatkan oleh kita, segera lapor dan konfirmasi aja bang,” ungkap Rahmat.

Baca Juga :  Stasiun Whoosh Halim Ramai Dipadati Penumpang di Momen Libur Panjang Isra Miraj

Warga berharap PDAM TKR mengevaluasi waktu pelaksanaan proyek agar tidak dilakukan pada jam-jam sibuk, serta adanya koordinasi yang lebih intensif dengan kepolisian dan pemerintah daerah guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Editor : Za

Berita Terkait

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:02 WIB

Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terbaru