Bangkit Lewat Budaya: Sekolah Darurat Kartini Warnai Pekan Kebangkitan Nasional

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co– Museum Kebangkitan Nasional (Muskitnas) menyelenggarakan acara bertajuk “Pekan Hari Kebangkitan Nasional” pada tanggal 20–25 Mei 2025. Selama lima hari penuh, museum menjadi panggung semangat kebangsaan melalui perpaduan seni, budaya, dan kegiatan edukatif yang membangkitkan kesadaran sejarah, khususnya bagi generasi muda.

Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh setiap tanggal 20 Mei—sebuah momentum bersejarah yang menandai berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908, sebagai tonggak awal semangat persatuan dan kesadaran nasional rakyat Indonesia.

Tahun ini, Muskitnas berkolaborasi dengan berbagai pihak, di antaranya Sekolah Darurat Kartini, Outsider Art Jakarta, serta sejumlah komunitas budaya. Rangkaian kegiatan dibuka dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Wakil Menteri Giring Ganesha, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta pemberdayaan masyarakat melalui budaya dan pendidikan.

Menurut Sri Rosyati atau yang akrab disapa Ibu Guru Rosi dari Sekolah Darurat Kartini, acara ini dirancang agar masyarakat dapat lebih dekat dengan museum dan memahami sejarah bangsa secara interaktif. “Kami mengundang berbagai komunitas untuk berbagi semangat kebangkitan dan pemberdayaan. Ada workshop membuat wayang, pentas budaya, hingga pameran karya kreatif,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sri Irianingsih (Rian) yang menyampaikan bahwa keterlibatan anak-anak didiknya dalam kegiatan ini menjadi wadah untuk menampilkan keterampilan mereka, mulai dari menjahit, memasak, hingga seni tari. “Kami ingin anak-anak tidak melupakan akar budaya Indonesia. Semua jenjang, dari PAUD hingga SMA, turut ambil bagian dalam pertunjukan ini,” jelasnya.

Baca Juga :  SMK Tri Arga 2 Punya Cara Tersendiri Dalam Optimalkan PPDB

Beragam kegiatan budaya turut meramaikan acara, seperti tari Maumere, tari Jawa, serta pementasan angklung dan gamelan. Selain itu, para siswa juga menerima ijazah keterampilan dalam bidang seperti tata boga dan kelistrikan—sebagai wujud pendidikan yang membekali mereka dengan keterampilan hidup.

Melalui “Pekan Hari Kebangkitan Nasional”, Muskitnas bersama para mitra ingin menyalakan kembali semangat juang dan cinta tanah air di kalangan generasi muda Indonesia. Edukasi berbasis sejarah dan budaya diyakini menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter bangsa yang kuat, kreatif, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Pendistribusian Perdana SPPG Purasari Disambut Antusias Siswa Siswi SDN Tanjungsari02
Rayakan HUT Ke-9, Komunitas A-Green Gelar Lomba Poster dan Esay
Pesantren Kilat Jadi Ajang Belajar dan Silaturahmi di PKBM Mutiara Hati
YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang
Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa
Program MBG di Jakbar Tembus Puluhan Ribu Penerima, Sudin Pendidikan Targetkan Naik 30 Persen
VCI 2026 HighScope Indonesia: Siswa SMK–SMA Adu Strategi Bisnis, Penerima KJP Bersinar
Ujian Terakhir di Bawah Tekanan: Dugaan Pemaksaan Mundur Siswa SMKN 2 Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 12:34 WIB

Pendistribusian Perdana SPPG Purasari Disambut Antusias Siswa Siswi SDN Tanjungsari02

Sabtu, 25 April 2026 - 21:26 WIB

Rayakan HUT Ke-9, Komunitas A-Green Gelar Lomba Poster dan Esay

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:15 WIB

Pesantren Kilat Jadi Ajang Belajar dan Silaturahmi di PKBM Mutiara Hati

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:08 WIB

YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa

Berita Terbaru

Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang, H Junadi

Berita Aktual

Anggota DPRD Menanggapi Ketidakhadirannya di Haul Syekh Nawawi

Rabu, 29 Apr 2026 - 01:00 WIB