Kebijakan Industri dan Tantangan Regulasi: Mencari Solusi untuk Investasi dan Proteksi Produk Lokal

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, suararealitas.co – Regulasi yang berubah-ubah dan kurangnya integrasi antara kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan industri di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam diskusi publik Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Industrikolaborasi Next Policy dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) bertempat di Sekretariat ILUNI UI pada Rabu, 26 Februari 2025. Pada kesempatan tersebut, parapemangku kepentingan menyampaikan pandangan terkait kebijakan yang mempengaruhi stabilitas industri dalam negeri.

Didit Ratam, Ketua Umum ILUNI UI menilai, dari sisi kebijakan Pemerintah jarang melibatkan masukan dari pengusaha dalam perumusan kebijakan. “Penutupan keran impor tanpa kesiapan industri dalam negeri membuat pelaku usaha kaget dan tidak bisa berproduksi. Kebijakan harus dirancang dengan mempertimbangkan kesiapan industri agar tidak menghambat pertumbuhan sektor manufaktur,” jelasnya.

Baca Juga :  KSPN Dorong Kebijakan Konkret di May Day 2026, dari Satgas PHK hingga Reformasi Upah

Sementara itu, Solihin Sofian – Ketua PPA Kosmetika menyoroti tingginya peredaran produk ilegal yang mencapai 33 persen dari total produk di pasar. Dalam sektor kosmetik saja, 15.000 jenis produk ilegal beredar di e-commerce tanpa izin edar. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengawasan digital trading yang lebih ketat serta peningkatan daya saing produk dalam negeri agar tidak kalah dengan barang impor murah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lalu Dian Revindo, Associate Director LPEM FEB UI turut menambahkan bahwa dalam membangun ketahanan industri, Indonesia perlu memisahkan pendekatan industrinya menjadi dua kategori utama: industri yang mendorong added manufacturing dan Internet of Things (IoT) sebagai motor pertumbuhan teknologi, serta industri padat karya seperti perkebunan kelapa sawit yang mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran.

Baca Juga :  Realisasikan Cita Indonesia Emas 2045, Fraksi PKB Desak Pengesahan RUU KIA

Diskusi ini merekomendasikan perlunya harmonisasi kebijakan antara Kemendag dan Kemenperin agar lebih linear dalam melindungi industri nasional, terutama dalam menghadapi persaingan global. Selain itu, percepatan perizinan investasi, stabilitas regulasi, dan integrasi industri hulu-hilir menjadi kunci dalam menarik investor dan mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

Berita Terkait

RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT Soroti Pernyataan Amien Rais, Minta Ruang Demokrasi Dijaga Santun
Usai Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakarta Barat, Puan Maharani Minta Indonesia Tak Jadi Sarang Judi Online
PERADI Profesional Resmi Dikukuhkan, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Advokat
Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah
Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026
Satgas PHK dan Reformasi Outsourcing Jadi Sorotan Jelang May Day 2026
KSPN Dorong Kebijakan Konkret di May Day 2026, dari Satgas PHK hingga Reformasi Upah
Anggota DPD RI Jihan Fahira Sidak Ke Pabrik Tempe Di Parung Panjang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:17 WIB

RAMPAS SETIA 08 BERDAULAT Soroti Pernyataan Amien Rais, Minta Ruang Demokrasi Dijaga Santun

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:08 WIB

Usai Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakarta Barat, Puan Maharani Minta Indonesia Tak Jadi Sarang Judi Online

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:47 WIB

PERADI Profesional Resmi Dikukuhkan, Perkuat Integritas dan Profesionalisme Advokat

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:42 WIB

Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

Berita Terbaru

Nasional

Makam Ki Mauk Diresmikan Bupati Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:38 WIB

Megapolitan

Gubernur DKI Lepas Peserta Digiland Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:27 WIB