Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sunter, Farel Mengaku Sempat Kehilangan Kesadaran

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA UTARA, Suararealitas.co  — Niat melerai keributan justru berujung petaka. Farel mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan di klub malam Andrews Party N Mart, Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Akibat insiden tersebut, Farel mengaku mengalami sejumlah luka lebam di tubuhnya hingga sempat kehilangan kesadaran. Perkara tersebut disebut telah masuk dalam penanganan aparat kepolisian di wilayah Jakarta Utara.

Kepada redaksi, Farel menceritakan bahwa dirinya datang ke Andrews Party N Mart untuk menghadiri perayaan ulang tahun seorang temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya saya berkunjung di Andrews Party N Mart untuk merayakan ulang tahun teman. Tiba-tiba ada keributan rekan saya dengan salah satu pengunjung. Saya coba untuk memisahkan keributan tersebut, tapi naasnya malah saya yang dipukulin sampai pingsan,” ujar Farel, Senin (31/8/2026).

Farel mengaku tidak menyangka upayanya untuk menghentikan keributan justru membuat dirinya menjadi korban.

Rekan Datang, Farel dikejar-kejar Hingga terkapar

Baca Juga :  Sosialisasi Ops Sikat Jaya dan Sambang Kamtibmas Jaga Jakarta kepada Warga di Poskamling

Insiden tersebut juga disaksikan oleh sejumlah rekan Farel. Salah satunya, Revan, mengaku datang ke lokasi karena undangan ulang tahun rekannya, setelah datang, Revan melihat Farel di kejar-kejar hingga terkapar.

“Saya awalnya datang ke Andrews Party N Mart untuk mengunjungi rekan kami, Farel. Kedatangan kami di lokasi ternyata kami melihat Farel dikejar-kejar Hingga terkapar. Saya coba mendatangi Farel, tapi naas, saya pun jadi korban penganiayaan tersebut. Bahkan kami diteriaki maling dan dikejar-kejar orang di sekitar,” ujar Revan.

Sementara itu, Rizky, rekan Farel lainnya, mengaku melihat kejadian tersebut. Namun, ia memilih tidak ikut campur karena situasi dinilai semakin menegangkan.

“Kami melihat teman kami dikeroyok. Saya takut dan tidak bisa berbuat apa-apa,” ucap Rizky.

Keluarga Minta Polisi Usut Tuntas

Pihak keluarga Farel berharap kepolisian dapat mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, termasuk mendalami siapa saja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Selamatkan Ribuan Jiwa, Polres Metro Bekasi Kota Berhasil Gagalkan Peredaran Pil Ekstasi dengan Penghasilan hingga Rp 10 Miliar

Keluarga juga meminta rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi diperiksa guna membantu mengungkap rangkaian kejadian secara objektif.

Keluarga menyayangkan insiden tersebut lantaran Farel dan sejumlah rekannya disebut masih berstatus pelajar.

“Anak-anak ini karena masih sekolah, kok tega ya main keroyok sama anak yang masih sekolah menengah,” ujar pihak keluarga.

Pihak keluarga berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai keterangan sesuai fakta yang ditemukan dalam penyelidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak Andrews Party N Mart mengenai dugaan penganiayaan tersebut.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak Andrews Party N Mart maupun pihak lain yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Berita Terkait

Ops Libas Lodaya 2026, Polres Tasikmalaya Kota Amankan Lima Tersangka Curanmor, 18 Motor Disita
Tergugat Belum Hadir di Sidang, Iklan Properti Rp4,2 Miliar Dipersoalkan: Ada Selisih Nilai hingga Rp13 Miliar
Sengketa Tanah Puluhan Tahun, Ahli Waris Abdul Halim Minta DPR RI Turun Tangan
Spa Menjamur, Dugaan Prostitusi Muncul: Siapa yang Bertanggung Jawab?
Adukan ke Dewan Pers, Jurnalis Minta Pelaku Diproses Hukum
Kampus UIN RIL di Jaga Preman Wartawan meliput di Kroyok Tanpa sebab
Borong Solar Subsidi, Diduga Armada L300 Disebut Setor ke Gudang Penampungan Milik “D”
Perampokan Toko Kelontong di Teluknaga, Pelaku Diduga Mengaku Anggota Polisi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 12:22 WIB

Ops Libas Lodaya 2026, Polres Tasikmalaya Kota Amankan Lima Tersangka Curanmor, 18 Motor Disita

Selasa, 1 September 2026 - 11:58 WIB

Tergugat Belum Hadir di Sidang, Iklan Properti Rp4,2 Miliar Dipersoalkan: Ada Selisih Nilai hingga Rp13 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 11:35 WIB

Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sunter, Farel Mengaku Sempat Kehilangan Kesadaran

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Sengketa Tanah Puluhan Tahun, Ahli Waris Abdul Halim Minta DPR RI Turun Tangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Spa Menjamur, Dugaan Prostitusi Muncul: Siapa yang Bertanggung Jawab?

Berita Terbaru