Menko Polkam Bekali Perwira Siswa Lemdiklat Polri, Ajak Pemimpin Rela Berkorban demi Tegaknya Disiplin

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam memperkuat bangsa. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas, berdisiplin, memiliki keteladanan, serta mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat memberikan Kuliah Umum kepada Serdik Sespimti, Sespimmen, SPPK, dan Sespimma Polri di The Tribrata Convention Center Darmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). “Kalau kita ingin memperbaiki organisasi dan bahkan bangsa ini, tentunya titik beratnya adalah kita memperbaiki dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui perbaikan pendidikan,” ujar Menko Polkam.

Dalam pengarahannya, Menko Polkam menyoroti pentingnya kualitas tenaga pendidik di lembaga pendidikan. Menurutnya, kemampuan menguasai ilmu harus diikuti kapasitas untuk mentransfer pengetahuan secara efektif kepada peserta didik. Karena itu, ia mendorong agar perwira-perwira terbaik ditempatkan di lembaga pendidikan dan tetap diberikan kesempatan menduduki jabatan strategis sebagai bagian dari pola pembinaan karier. “Cara mengatasinya adalah tempatkan perwira-perwira terbaik di lembaga pendidikan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada para perwira siswa yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin, Menko Polkam menekankan pentingnya keteladanan dalam menegakkan disiplin. Menurutnya, penegakan disiplin tidak boleh hanya berlaku kepada bawahan, tetapi harus dimulai dari pemimpin. Semakin tinggi pangkat dan jabatan seseorang, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberikan contoh dan rela berkorban demi tegaknya disiplin. “Calon pemimpin yang akan datang harus bisa jadi contoh dalam berdisiplin dan rela berkorban demi tegaknya disiplin di satuannya,” ujarnya.

Baca Juga :  BRI KC Jakarta Jelambar Tingkatkan Kualitas Layanan Melalui Optimalisasi Mesin Digital CS

Menko Polkam juga menekankan pentingnya kerja sama dan soliditas antarlembaga karena tidak ada satu pun institusi yang mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan bekerja sendiri. Dalam konteks politik dan keamanan, sinergi TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas serta keutuhan bangsa. “Sebagai contoh adalah apa yang dilakukan Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya. Yang saya saksikan, keduanya kompak dan saling mendukung dalam pengamanan unjuk rasa beberapa hari yang lalu. Saya ingin katakan bahwa kalau TNI dan Polri tidak kompak, tidak bersama-sama, tidak mungkin negeri ini bisa tegak dan kokoh,” ungkapnya.

Untuk membangun kerja sama yang kuat, Menko Polkam mengajak seluruh pihak menghilangkan rasa saling curiga dan memperkuat kepercayaan satu sama lain. Ia mengingatkan bahwa sejarah kemerdekaan Indonesia membuktikan bagaimana berbagai kelompok dengan latar belakang berbeda mampu bersatu untuk memperjuangkan tujuan bersama. Semangat persatuan tersebut harus terus dijaga dan menjadi landasan bagi TNI, Polri, serta seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Baca Juga :  Pameran PRO AVL Indonesia Expo 2024 Resmi Dibuka, Diikuti 90 Peserta Dari 10 Negara

Dalam kesempatan tersebut, Menko Polkam turut mengingatkan dampak disinformasi, fitnah, ujaran kebencian, dan berbagai narasi negatif yang terus-menerus diterima generasi muda di ruang digital. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membentuk sikap pesimistis dan mengikis kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri. Oleh karena itu, Menko Polkam menekankan agar para perwira aktif menguasai ruang digital melalui patroli serta menyampaikan informasi-informasi positif yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menutup pengarahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memperkuat persamaan pandangan, kebersamaan, dan orientasi pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara. “Ingat, tugas apa pun, jabatan apa pun yang kita emban, ujungnya adalah untuk kepentingan kesejahteraan rakyat, negara dan bangsa Indonesia,” pungkas Menko Polkam.

Berita Terkait

Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke, Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas
Local Hero Indonesia Forum 2026: Saatnya Sampah Dikelola, Bukan Sekadar Dibicarakan
Sampah Jakarta Capai 9.000 Ton Sehari, Local Hero Forum Dorong Kolaborasi
Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
PAC Muslimat NU Abiansemal Dilantik, Semarak HUT ke-81 RI Perkuat Silaturahmi dan Kekompakan
Sejak 27 Agustus, 200 Perwira dan Bhabin Bergerak Cegah Karhutla, dari Edukasi hingga Shalat Istisqa
Ketua Forum Alumni Pimpinan Cipayung Mimika Dukung Upaya Satgas Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ajak Satpam dan Pekerja Bersama Jaga Kamtibmas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:39 WIB

Menko Polkam Bekali Perwira Siswa Lemdiklat Polri, Ajak Pemimpin Rela Berkorban demi Tegaknya Disiplin

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Sambangi ABK di Pelabuhan Muara Angke, Unit Binmas Polsek Kawasan Sunda Kelapa Sampaikan Pesan Kamtibmas

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Local Hero Indonesia Forum 2026: Saatnya Sampah Dikelola, Bukan Sekadar Dibicarakan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Sampah Jakarta Capai 9.000 Ton Sehari, Local Hero Forum Dorong Kolaborasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Mutasi Sejumlah Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Berita Terbaru