JAKARTA – Beragam cita rasa kuliner Nusantara mewarnai penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 yang mengusung tema “UMKM Bhayangkari Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya” yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 21–25 Juli 2026.
Ajang yang diikuti pelaku UMKM binaan Bhayangkari dari seluruh Indonesia ini menjadi ruang promosi bagi produk-produk unggulan daerah sekaligus memperluas akses pasar bagi para pelaku usaha.
Tak hanya menghadirkan produk fesyen dan kerajinan, pameran ini juga menyuguhkan aneka kuliner khas dari berbagai daerah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Salah satunya hadir melalui Lapak TP-Spouse 94, yang menampilkan beragam makanan dan minuman hasil karya pelaku UMKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Lapak TP-Spouse 94, Fitri Ratno, mengatakan keikutsertaan lapak tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM yang dijalankan para istri anggota TP-Spouse 94.
“Lapak ini kami hadirkan sebagai wadah bagi para pelaku UMKM dari angkatan kami. Banyak istri anggota TP-Spouse 94 yang memiliki usaha kuliner, sehingga melalui Kreasi Bhayangkari Nusantara kami ingin memperkenalkan produk-produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Fitri.
Berbagai hidangan khas Nusantara disajikan di lapak tersebut, mulai dari mie kocok Bandung, lontong sayur Padang, cendol, brownies, aneka camilan, sambal roa, hingga minuman sehat seperti air kelapa. Seluruh produk merupakan hasil olahan UMKM rumahan yang telah lama dikembangkan dan rutin dipasarkan pada berbagai kegiatan bazar.
Menurut Fitri, produk-produk yang ditampilkan merupakan kuliner sehari-hari yang telah teruji kualitasnya dan selalu mendapat sambutan positif dari pengunjung.
“Kami ingin memperkenalkan makanan-makanan Nusantara yang menjadi kekayaan kuliner Indonesia. Alhamdulillah setiap mengikuti bazar, produk-produk kami selalu diminati dan habis terjual,” katanya.
Produk yang dipasarkan dibanderol dengan harga yang terjangkau, berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat.
Selain mengikuti bazar, para pelaku UMKM yang tergabung dalam Lapak TP-Spouse 94 juga melayani pesanan untuk berbagai kegiatan dan acara berskala besar. Sebagian besar usaha yang mereka jalankan merupakan home industry yang tersebar di berbagai daerah dan dipersatukan dalam satu lapak untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Fitri menilai Kreasi Bhayangkari Nusantara tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi serta menggali potensi dan kreativitas anggota Bhayangkari di berbagai bidang.
“Harapan kami kegiatan ini terus berkembang dan mampu mewadahi semakin banyak potensi yang dimiliki keluarga besar Bhayangkari. Tidak hanya kuliner, tetapi juga fesyen, kerajinan, maupun karya kreatif lainnya. Dengan begitu, UMKM Bhayangkari semakin maju, para anggotanya semakin berdaya, dan kebersamaan dalam keluarga besar Bhayangkari semakin kuat,” tutupnya.




































