Bantah Stigma Gotham City, Umar Abdul Aziz Sebut Jakarta Barat Terus Berbenah

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Tokoh masyarakat Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz membantah anggapan yang berkembang di media sosial yang menyebut Jakarta Barat sebagai “Gotham City“, julukan yang merujuk pada kota fiktif dengan tingkat kriminalitas tinggi dalam kisah “Batman”.

Menurut Umar, narasi tersebut dinilai berlebihan dan tidak mencerminkan kondisi keamanan Jakarta Barat secara menyeluruh.

Ia menegaskan, berbagai upaya yang dilakukan oleh unsur pemerintah kota, kepolisian, dan TNI melalui operasi rutin ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) telah menunjukkan hasil yang positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya melihat narasi yang berkembang di media sosial terkait Jakarta Barat sebagai “Gotham City” terlalu berlebihan. Faktanya, setelah operasi rutin kamtibmas yang dilakukan oleh tiga pilar, angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan dan ruang publik pun masih ramai dan diminati warga,” ujar Wakil Ketua DPD KAI DKI Jakarta, Umar Abdul Aziz, Rabu (3/6).

Baca Juga :  Dugaan Memframing Wartawan, Oknum ASN di Salatiga Disebut Berupaya Menutupi Aib Pribadi

Umar menilai, penilaian terhadap kondisi keamanan suatu wilayah tidak bisa hanya didasarkan pada beberapa kasus yang viral di media sosial atau statement dari anggota dewan yang mencari panggung di masyarakat.

Menurutnya, masih banyak upaya pencegahan dan penanganan yang telah dilakukan aparat serta Pemerintah Kota Jakarta Barat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Ia juga meminta para anggota dewan agar bersikap objektif dalam menilai kinerja Pemerintah Kota Jakarta Barat, khususnya dalam penanganan persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Sebagai fungsi pengawasan, dewan tentu memiliki hak untuk memberikan masukan dan kritik. Namun, perlu juga menunggu proses serta melihat kinerja pemerintah secara objektif. Penanganan kamtibmas tidak bisa dilakukan secara instan karena membutuhkan waktu, strategi, dan kolaborasi berbagai pihak,” katanya.

Menurut Umar, menjaga keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Apresiasi Program Penanganan Sampah Pemkot Jakarta Barat, Lingkungan Semakin Bersih

“Persoalan kamtibmas tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor dan komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, persoalan keamanan dapat ditangani secara lebih efektif,” tuturnya.

Ia berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh stigma negatif yang berkembang di media sosial dan tetap melihat kondisi Jakarta Barat secara objektif berdasarkan fakta di lapangan.

Umar juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama Polres Metro Jakarta Barat, TNI, dan berbagai elemen masyarakat yang terus meningkatkan patroli wilayah, pengawasan lingkungan, serta program pencegahan gangguan keamanan guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga.

“Jakarta Barat bukan “Gotham City”. Yang ada adalah wilayah yang terus berbenah dan bekerja keras menjaga keamanan serta kenyamanan warganya melalui kolaborasi seluruh unsur pemerintah, aparat, dan masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Naik Bintang Dua! Audie Latuheru Disebut Masih Layak Kembali Duduki Kursi Kapolda
Hendra Panjaitan Berharap Irjen Kumbul Kusdwidjanto Jadi Pemimpin Polri yang Paham Karakter Jakarta
PADI Soroti Masa Depan Polri di Jakarta, Kurnia Ahyat Harap Hadir Figur Berintegritas dan Humanis
Dari Kuli Dekorasi hingga Pimpin 150 Pekerja, Kisah H.Bolo Bangun Bisnis Dekor Kain di Jakarta
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di IPDN
Tokoh Pemuda Dadap Dirikan Yayasan Babah Dames Indonesia, Fokus Pendidikan, Kesehatan, Bantuan Hukum dan Pelatihan Kerja
Bangun Kolaborasi yang Kuat, Cardi Santoso Temui Kasi Humas Polrestro Jakarta Utara
Lurah Kebon Bawang Fahmi Zulfikar Fokus Penataan Kawasan dan Peningkatan Pelayanan Warga

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:05 WIB

Naik Bintang Dua! Audie Latuheru Disebut Masih Layak Kembali Duduki Kursi Kapolda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Hendra Panjaitan Berharap Irjen Kumbul Kusdwidjanto Jadi Pemimpin Polri yang Paham Karakter Jakarta

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:52 WIB

PADI Soroti Masa Depan Polri di Jakarta, Kurnia Ahyat Harap Hadir Figur Berintegritas dan Humanis

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Dari Kuli Dekorasi hingga Pimpin 150 Pekerja, Kisah H.Bolo Bangun Bisnis Dekor Kain di Jakarta

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:16 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan di IPDN

Berita Terbaru