Inilah Penyebab Kemacetan di Ruas Jalan Pasar Klithikan Pakuncen Yogyakarta

- Jurnalis

Minggu, 9 Januari 2022 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah Penyebab Kemacetan di Ruas Jalan Wirobrajan Yogyakarta

SUARAREALITAS.com – Telah terjadi penyerangan sejumlah Ormas yang berpakaian hijau-hijau mendatangi Pasar Klithikan Pakuncen. Akibat peristiwa ini, terjadi kemacetan pada pukul 20.05 WIB di ruas jalan Pasar Klithikan Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Minggu, (9/1/2022).

Kejadian ini belum diketahui motif adanya masa mendatangi area pasar ini, sehingga team media yang sedang melintas memutuskan untuk bertanya kepada para pedagang yang melihat langsung tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di Pasar Klithikan Pakuncen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, Polisi memblokade jalan masuk ke jalan Gampingan SMA 1 Teladan. Masa yang sebelumnya di pasar Klithikan ini berpindah lokasi, tepatnya depan RS MMC Kuncen pusat berkumpulnya masa yang sempat mendatangi area Pasar Kuncen.

Baca Juga :  Ketua RW. 04 Bersama Warga Kp Babakan Panjang Desa Purasari Gelar Bhakti Sosial


Baca juga: Ketua DPW MIO Yogyakarta Dinner dan Pantau Giat Dipenghujung 2021, Begini Kemeriahan Perayaan Tahun Baru 2022 di Hotel The Rich 

Belum diketahui secara pasti kedatangan masa ini, menurut Yanto, pedagang yang berada di lokasi menjelaskan, bahwa masa datang memasuki area pasar, kemudian tidak beberapa lama keluar, dan menuju arah depan RS MMC Kuncen.

Baca Juga :  Optimalkan Lahan di Cimahi , Lanud Husein Sastranegara Dukung Ketahanan Pangan yang Ampuh

“Belum diketahui secara pasti kedatangan masa ini, masa datang memasuki area pasar, kemudian tidak beberapa lama keluar, dan menuju arah depan RS MMC Kuncen,” ungkap Yanto.

Di lokasi yang sama, Yani dalam keterangannya mengatakan, kejadian masa mendatangi area pasar ini, belum diketahui pasti motifnya itu apa.

“Akhirnya masa itu membubarkan diri pukul 20.30 WIB,” tutur Yani usai dimintai keterangan.

Penulis: Bram.S


Berita Terkait

Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik
Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat
Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 
Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi
Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:35 WIB

Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:20 WIB

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:14 WIB

Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:53 WIB

Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Berita Terbaru

Megapolitan

Terminal Bayangan Marak di Jakbar, Ini Saran Pengamat Transportasi

Minggu, 15 Mar 2026 - 15:13 WIB