TANGERANG, Suararealitas.co – Kabar gembira bagi warga Kabupaten Tangerang, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang meluncurkan program inovatif bernama Layanan Roya dan Waris Lima Menit Selesai (LARIS MANIS).
Peluncuran program ini berlangsung di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, pada Senin (11/5/2026).
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Febri Effendi, mengatakan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas keluhan masyarakat terkait pelayanan pertanahan yang selama ini dinilai berbelit-belit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sudah melakukan analisa selama lima tahun melalui Halo Kakan. Jadi disinilah, kantor pertanahan ini kan harapan terakhir dari penggunaan pelayanan untuk memastikan masyarakat terlayani dengan baik,” kata Febri kepada wartawan.
Febri menjelaskan, melalui program LARIS MANIS, masyarakat dapat mengurus roya dan waris secara online dengan mudah dan cepat. Cukup unggah dokumen yang diperlukan melalui web layanan, dan ikuti tahapan selanjutnya.
“Jadi masyarakat dengan dokumennya kita masukkan ke dalam web layanan dengan laris manis dari rumah maupun kediamannya dimana pun dan kapan saja. Nanti seluruh dokumen di upload dan akan mendapatkan keterangan pemberitahuan untuk tahapan selanjutnya,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, Febri berharap pelayanan pertanahan di Kabupaten Tangerang semakin lancar, transparan, dan efisien.
Ia juga meminta seluruh jajarannya untuk selalu membantu dan mendampingi masyarakat dalam proses pengurusan dokumen pertanahan.
Program LARIS MANIS ini pun disambut baik oleh masyarakat. Mereka menilai program ini sangat membantu dan mempermudah layanan dalam bidang pertanahan.
“Terimakasih banyak kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang atas inovasi program-program barunya, dan selalu mendampingi masyarakat dalam bidang pertanahan,” ungkap salah seorang warga yang hadir dalam acara peluncuran.
Dengan adanya program LARIS MANIS, BPN Kabupaten Tangerang semakin membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Akbar




































