DKFT Bagi Dividen Rp70 per Saham, Target Laba 2026 Tembus Rp630 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) membagikan dividen tunai sebesar Rp70 per saham dari laba tahun buku 2025, seiring peningkatan kinerja keuangan dan lonjakan harga saham perseroan sepanjang tahun lalu.

Direktur PT Central Omega Resources Tbk, Andi Jaya, dalam paparan publik, Rabu (22/4/2026), mengatakan pembagian dividen tersebut setara dengan sekitar 68 persen dari laba bersih perseroan.

Sepanjang 2025, saham DKFT mencatatkan kenaikan signifikan lebih dari 200 persen, dari Rp236 pada awal tahun menjadi Rp725 pada penutupan Desember. Kinerja tersebut ditopang oleh fundamental perusahaan yang membaik serta meningkatnya minat pasar.

Dari sisi keuangan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,57 triliun atau naik 7,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat 38,44 persen menjadi Rp574,39 miliar, dengan laba per saham (EPS) naik menjadi Rp104,02.

Memasuki 2026, perseroan menargetkan penjualan bijih nikel sebesar 1,93 juta ton, lebih rendah dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai lebih dari 3 juta ton.

“Penurunan ini mengikuti kebijakan pemerintah dalam mengendalikan produksi nikel untuk menjaga keseimbangan pasar global,” ujar Andi Jaya.

Meski volume penjualan menurun, perseroan memproyeksikan pendapatan tetap stabil di kisaran Rp1,6 triliun. Laba bersih ditargetkan meningkat menjadi sekitar Rp628 miliar hingga Rp630 miliar, didorong oleh perbaikan harga nikel dunia.

Baca Juga :  BRI KC Jakarta Puri Niaga Sigap Berikan Pertolongan kepada Warga Sekitar yang Mengalami Kecelakaan

Perseroan juga membuka peluang peningkatan produksi melalui revisi RKAB pada semester II 2026, seiring potensi kenaikan permintaan dari industri pengolahan nikel domestik.

Selain itu, perusahaan terus memperkuat strategi jangka panjang melalui eksplorasi dan potensi akuisisi tambang untuk meningkatkan cadangan.

Di sisi keberlanjutan, perseroan mencatat telah menanam lebih dari 110 ribu pohon di area Daerah Aliran Sungai (DAS) di Sulawesi Tengah. Perusahaan juga tengah mengkaji penggunaan alat berat berbasis listrik serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) guna mengurangi emisi karbon.

Berita Terkait

Perkuat Keandalan dan Efisiensi Objek Vital Nasional, PT GUT Tampilkan Solusi Pemeliharaan Modern di Electricity Connect 2026
Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026
AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang
Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:38 WIB

Dari Transmisi hingga Gardu Induk, PT GUT Tampilkan Kapabilitas EPC di Electricity Connect 2026

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 19:13 WIB

BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus

Berita Terbaru

Megapolitan

PBG Lapangan Badminton RW 017 Sunter Agung Diduga Cacat Hukum

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:54 WIB

Kabar Polisi

Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:15 WIB