Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak, Papua Tengah – Suararealitas.co – Aparat keamanan bersama tenaga medis menevakuasi anak berusia 6 tahun, warga asal Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah. Evakuasi anak perempuan yang menjadi korban dari aksi kekerasan kelompok bersenjata dilakukan pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 11.28 hingga 11.50 WIT di Bandara Mulia, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, menggunakan pesawat Smart Aviation PK-SNA dengan tujuan Bandara Douw Aturure, Nabire.

Korban diketahui bernama Onte Walia. Korban mengalami luka pada siku tangan kanan akibat insiden kekerasan yang terjadi beberapa hari lalu. Dalam proses evakuasi, korban didampingi oleh ibunya, Irene Kogoya, serta tenaga medis Rosalia dari RSUD Mulia.

Baca Juga :  Perkuat Kebersamaan Serta Cerminkan Sikap Toleransi, Babinsa Koramil 1710-07/Mapurujaya Bersama Warga Gelar Kerja Bakti Pembangunan Masjid

Korban direncanakan menjalani perawatan lanjutan di RSUD Nabire guna mendapatkan penanganan medis yang lebih optimal. Secara analisis, kejadian ini menunjukkan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Puncak Jaya apabila tidak segera ditangani secara cepat dan tepat oleh aparat terkait

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden yang memilukan ini merupakan dampak dari aksi pembakaran honai (rumah adat) dan penembakan secara membabi buta oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodam III/Sinak yang dipimpin Lekagak Telenggen. Peristiwa tersebut terjadi pada 14 April 2026 di Kampung Muara, Distrik Pogoma, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang menimbulkan korban dari kalangan masyarakat sipil.

Baca Juga :  Panglima TNI Dampingi Presiden RI Resmikan 218 Jembatan untuk Perkuat Konektivitas Nasional

Sebagai langkah antisipasi, aparat keamanan telah meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan situasi wilayah secara intensif. Selain itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah bersama TNI-Polri berkoordinasi dengan tokoh agama dan tokoh adat untuk meredam emosi masyarakat, serta meningkatkan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman dari kelompok OPM maupun simpatisannya.

Penulis : Novi

Editor : Eka

Berita Terkait

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga
Perkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar ‘Jaga Jakarta On The Spot’ di Muara Angke, Warga Sampaikan Aspirasi Kamtibmas
Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Berhasil Kumpulkan 111 Kantong Darah
Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers
Jaga Jakarta On The Spot, Kapolsek Kalibaru Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Jaga Jakarta On The Spot: Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Serap Aspirasi Warga Muara Angke dan Perkuat Keamanan Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:36 WIB

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:53 WIB

Perkuat Konektivitas Wilayah, Kodim 1710/Mimika Ground Breaking 6 Jembatan Garuda

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:50 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar ‘Jaga Jakarta On The Spot’ di Muara Angke, Warga Sampaikan Aspirasi Kamtibmas

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:37 WIB

Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Berhasil Kumpulkan 111 Kantong Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:01 WIB

Perkuat Sinergi Informasi, Kapuspen TNI Gelar Dialog Bersama Insan Pers

Berita Terbaru

TNI-Polri

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:36 WIB