Menko Polkam Pantau Kesiapan Mudik di Bandara dan Stasiun KAI Yogyakarta

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Suararealitas.co – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri dan libur lebaran, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago melakukan kunjungan dan pemantauan di Bandar Udara Internasional Yogyakarta dan stasiun kereta api Yogyakarta. Kunjungan ini untuk memastikan bahwa pelaksanakan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Kita ini sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat, sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini,” ujar Menko Polkam Djamari Chaniago saat meninjau di Bandara YAI, Rabu (4/3/2026).

Menko Djamari meminta agar pelayanan di bandara dilakukan dan dipersiapkan dengan baik. Menurutnya, jika ada maskapai ingin membuka penerbangan selama 24 jam maka harus dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasinya harus cepat. Kapan pesawat akan diberangkatkan atau apakah ada penggantinya, itu masyarakat harus tahu. Sehingga hubungan kita dengan maskapai penerbangan juga harus terjalin setiap saat, setiap hari, dan mungkin setiap jam,” ujar Menko Polkam.

Pesan yang sama disampaikan Menko Polkam saat berkunjung ke Stasiun Tugu Yogyakarta. Menurutnya, sudah menjadi konsekuensi bagi para pekerja yang berada di sektor pelayanan publik tidak pernah merasakan libur saat hari raya.

“Saya ingin katakan agar atur pembagian tugas dengan baik, jangan sampai menimbulkan kelengahan, kelelahan, dan kejenuhan. Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil,” kata Menko Djamari.

Baca Juga :  Munas III PTK Indonesia Tetapkan Yordanus Sebagai Ketua Umum Baru, Dorong Konsolidasi dan Regenerasi Organisasi

Menko Djamari meminta agar PT KAI berkomunikasi dengan Forkopimda khususnya Pemda, TNI dan Polri untuk menjamin kelancaran tugas melayani masyarakat. Menko meyakini bahwa seluruh pegawai yang bekerja di bandara dan stasiun mampu melaksanakan tugas dengan baik karena ini adalah bentuk dedikasi untuk kepentingan rakyat dan masyarakat.

“Untuk para petugas, pesan saya sekali lagi jangan bosan, jangan lelah, dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita,” kata Menko Djamari.

Asisten Sekretariat Daerah (Setda) DIY Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Aria Nugrahadi mengatakan bahwa Pemda DIY berharap kesiapannya untuk menyambut Hari Raya Idulfitri dan libur Lebaran dapat terpantau dalam kondisi yang baik dan terkendali. “Perlu kami sampaikan bahwa beberapa saat yang lalu Pemda DIY melakukan serangkaian persiapan terkait dengan Lebaran. Di dalam catatan kami kemungkinan ada potensi lalulintas pemudik yang akan masuk ke Jogja akan mencapai 8 juta traffic/orang. Tentunya kesiapan dan perhatian dari Kemenko Polkam menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk bisa menyambut, melayani dalam rangkaian lebaran nanti menjadi lebih baik,” katanya.

General Manager Yogyakarta International Airport, Ruly Artha mengatakan Bandara YAI telah mempersiapkan posko yang akan beroperasi secara penuh pada tanggal 11 Maret dengan melibatkan 669 personil. Dijelaskan bahwa pihak bandara memprediksi puncak arus mudik terjadi pada tanggal 13 Maret.

Baca Juga :  KKP Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Konservasi Laut Gili Matra

“Bandara juga memfasilitasi permintaan airline yang ingin beroperasi 24 jam. Dan untuk antisipasi delay, kami dari pihak bandara turut serta memberikan pemahaman pada masyarakat karena ini juga masih menjadi salah satu hal yang cukup polemik,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasi PT KAI Awan H. Purwadinata menyampaikan puncak arus mudik di stasiun Tugu Jogja tidak terlalu ramai dibanding arus balik. “Strategi yang dilakukan dalam rangka antisipasi libur lebaran yaitu melakukan pemantauan daerah khusus. Kemudian terkait pintu perlintasan, ini yang masih menjadi masalah sehingga kami mengantisipasi agar pintu perlintasan yang resmi akan ada penjaganya,” katanya.

Awan mengatakan, KAI juga bekerja sama dengan BMKG untuk mengantisipasi prakiraan cuaca. “Intinya kami siap untuk melakukan pelayanan, kami juga butuh dukungan dari Kemenko Polkam terkait dengan peningkatan pelayanan,” katanya.

Dalam kunjungan ini, hadir pula Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang koordinasi Politik Dalam Negeri Mayjen TNI (Purn.) Heri Wiranto, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polkam Irjen Pol. Desman Tarigan, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Marsda TNI Eko Dono Indarto, dan Staf Khusus Menko Polkam.

Berita Terkait

Produksi Telur Surplus, PINSAR Minta Pemerintah Kaji Ulang Investasi Asing
Aspeksindo Dorong Peternak Tradisional Naik Kelas Lewat Hilirisasi Nasional
Yudianto Yosgiarso Soroti Oversupply Telur dan Desak Hilirisasi Perunggasan Berpihak ke Peternak
PERMINDO Usulkan Skema Closed Loop untuk Selamatkan Peternak Rakyat dari Gejolak Harga
Ketua KPUN Alvino Soroti Ketimpangan Industri Perunggasan Nasional
Bupati Komitmen Majukan Pertanian Untuk Pengembangan Ketahanan Pangan
Erni Nasriah: Hilirisasi Perunggasan Harus Jadi Jalan Kesejahteraan Peternak
Suwardi Kritik Rantai Distribusi MBG yang Dinilai Belum Berpihak ke Peternak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:31 WIB

Produksi Telur Surplus, PINSAR Minta Pemerintah Kaji Ulang Investasi Asing

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:35 WIB

Aspeksindo Dorong Peternak Tradisional Naik Kelas Lewat Hilirisasi Nasional

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:15 WIB

Yudianto Yosgiarso Soroti Oversupply Telur dan Desak Hilirisasi Perunggasan Berpihak ke Peternak

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

PERMINDO Usulkan Skema Closed Loop untuk Selamatkan Peternak Rakyat dari Gejolak Harga

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:48 WIB

Ketua KPUN Alvino Soroti Ketimpangan Industri Perunggasan Nasional

Berita Terbaru