Pelat Nomor Dinas TNI Diduga Dipakai Warga Sipil di Teluknaga

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG, suararealitas.co – Dugaan penyalahgunaan atribut kendaraan dinas TNI kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, sebuah sepeda motor yang menyerupai motor dinas TNI AD dan menggunakan pelat nomor dinas hijau bernomor 7139-03 diduga digunakan oleh warga sipil di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.

Informasi tersebut mencuat setelah sebuah foto beredar luas di media sosial. Dalam foto itu terlihat seorang pria berpakaian santai mengendarai sepeda motor berwarna hijau khas militer tanpa mengenakan atribut TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, kendaraan tersebut diduga merupakan motor dinas milik Koramil Teluknaga.

Namun berdasarkan penelusuran lanjutan, muncul dugaan bahwa motor tersebut bukan kendaraan dinas TNI yang asli, melainkan motor milik sipil yang dicat menyerupai motor dinas militer.

Sementara itu, pelat nomor dinas TNI diduga dipinjamkan untuk digunakan pada kendaraan tersebut.

Motor yang menyerupai kendaraan dinas itu disebut-sebut dikaitkan dengan wilayah Koramil Teluknaga di bawah Kodim 0510/Tigaraksa Mayor HR, sebagaimana informasi awal yang beredar.

Kondisi ini tetap memicu pertanyaan publik terkait pengawasan penggunaan atribut dan identitas kendaraan dinas militer.

Baca Juga :  Jadikan Ajang Silaturahmi dan Menghargai Sesama Umat Beragama, MIO Bali Gelar Bukber di Paud Aisiyah

Pasalnya, meskipun kendaraan tersebut bukan motor dinas asli, penggunaan atau peminjaman pelat nomor dinas TNI kepada warga sipil tetap berpotensi melanggar aturan dan mencederai wibawa institusi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Koramil Teluknaga maupun Kodim 0510/Tigaraksa belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan motor yang diserupakan sebagai kendaraan dinas tersebut, termasuk soal penggunaan pelat nomor dinas yang dikaitkan dengan satuan Koramil Teluknaga.

Masyarakat pun mendesak agar dilakukan klarifikasi terbuka serta penelusuran internal secara menyeluruh guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan maupun atribut negara.

Berpotensi Langgar Aturan

Secara hukum, penggunaan pelat nomor dinas TNI oleh pihak yang tidak berwenang tetap berpotensi melanggar ketentuan perundang-undangan.

Pelat nomor kendaraan dinas merupakan bagian dari identitas resmi aset negara yang penggunaannya dibatasi secara ketat.

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara serta aturan internal TNI, setiap atribut dan fasilitas negara wajib digunakan sesuai peruntukan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penyalahgunaan, peminjaman, atau pembiaran penggunaan atribut dinas oleh warga sipil dapat dikenai sanksi disiplin.

Baca Juga :  Sukamta Berharap Konflik Thailand dan Kamboja Mereda Demi Stabilitas Kawasan

Pakar Hukum, Reza, SH., MH. menegaskan bahwa, bila terbukti terdapat unsur kesengajaan atau pembiaran harus dikenakan sanksi.

“Apabila terbukti terdapat unsur kesengajaan atau pembiaran, meskipun kendaraan tersebut bukan dinas asli, pihak yang bertanggung jawab tetap dapat dikenakan sanksi disiplin internal. Terlebih jika pelat nomor dinas dipinjamkan kepada pihak sipil,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan seluler.

“Klarifikasi terbuka dan penegakan aturan secara konsisten sangat penting agar peristiwa serupa tidak terulang dan tidak mencederai kepercayaan publik terhadap institusi TNI,” tambahnya.

Namun, kasus ini menjadi perhatian publik, dan berharap agar aparat terkait bertindak profesional, transparan, maupun tegas demi menjaga disiplin serta marwah institusi TNI.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitad.co.

Berita Terkait

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat
Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 
Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi
Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:20 WIB

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:14 WIB

Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:53 WIB

Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

Berita Aktual

Media Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM

Kamis, 12 Mar 2026 - 11:58 WIB

Regional

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Kamis, 12 Mar 2026 - 00:20 WIB

Megapolitan

Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 

Kamis, 12 Mar 2026 - 00:14 WIB