Rekonstruksi Pascabencana di Kupang NTT, Kementerian PUPR Kolaborasikan Bantuan Prasarana Permukiman dan Perumahan

- Jurnalis

Sabtu, 16 September 2023 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (16/9) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) yang dilengkapi fasilitas permukiman bagi masyarakat terdampak bencana Badai Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kolaborasi antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya dengan Ditjen Perumahan Kementerian PUPR merupakan kunci utama dalam mewujudkan hunian layak dengan 
permukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan. 
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak, tetapi sebagai upaya untuk membangun kembali permukiman baru yang tangguh terhadap bencana. “Pendekatannya adalah build back better, tidak sekadar membangun dengan kerentanan yang sama terhadap bencana, tetapi membangun lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya,” kata Menteri Basuki.
Dukungan terhadap penanganan permukiman pascabencana di Kabupaten Kupang NTT salah satunya dikerjakan di Desa Saukibe dan Desa Bokong. Pembangunan Hunian Tetap berupa rumah khusus (rusus) dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) telah selesai dikerjakan di Desa Saukibe sebanyak 124 unit pada lahan seluas 3,09 hektare. Selanjutnya di Desa Bokong sebanyak 45 unit pada lahan seluas 1,3 hektare. 
Untuk menambah kenyamanan penghuni, di kawasan pembangunan huntap juga dilengkapi prasarana pendukung oleh Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR seperti jaringan air bersih  dan sanitasi komunal (SPAL-DT), jalan lingkungan dan drainase, pagar pengaman, sambungan listrik rumah, Penerangan Jalan Umum (PJU), tempat sampah, dan fasilitas umum lainnya serta fasilitas sosial seperti balai warga dan sarana peribadatan.  
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman selaku Ketua Tim Pelaksanaan Penanganan Pascabencana NTT dan NTB Bidang Cipta Karya Wahyu Kusumosusanto mengatakan pemerintah akan terus berupaya memberikan penyediaan infrastruktur pemukiman yang aman dan berkelanjutan, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. 
“Dengan dibangunnya infrastruktur permukiman ini diharapkan masyarakat yang terdampak badai siklon seroja dapat menempati huntap dengan rasa aman dan nyaman,” kata Wahyu Kusumosusanto. 
Pembangunan fasilitas pendukung huntap di Desa Bokong dan Desa Saukibe mulai dilaksanakan pada 9 Juni 2021 dan telah selesai 31 Agustus 2022 dengan anggaran APBN senilai  Rp33 miliar. Huntap mulai dihuni sejak September 2022 dan telah tersambung jaringan air minum dan sanitasi. Selain itu, masyarakat dapat kembali melaksanakan kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, dan sosial menggunakan fasiltas balai warga dan sarana peribadatan. 
Baca Juga :  Dukung Tercapainya Target Global Ending AIDS 2030, JIP Lakukan Inisiasi Program Advocate For Health
Baca Juga :  Andra Soni Terima Penghargaan Tangerang Pos Award, Ajak Pers Bangun Banten Lewat Literasi

Berita Terkait

Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI
Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman
Malam Puncak HUT RI ke-81 RT 019 Meriah, Warga Griya Artha Rancabango Larut dalam Kebersamaan
Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat
Wamendagri Wiyagus Titip 4 Pesan ke Mahasiswa Untad untuk Akselerasi Penuntasan TB di Sulteng

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Malam Puncak HUT RI ke-81 RT 019 Meriah, Warga Griya Artha Rancabango Larut dalam Kebersamaan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap

Berita Terbaru