Ketua Bara JP Milenial Banten Teguh Caesar F: Apresiasi BNN Berhasil Bongkar 11 Jaringan Narkoba dan Sita 500 Kg

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang Banten, Suararealitas.co — Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Milenial Banten, Teguh Caesar F, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian luar biasa Badan Narkotika Nasional (BNN) yang dipimpin oleh Dr. Suyudi Ario Seto. Dalam operasi masif yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir, BNN berhasil mengungkap 11 jaringan besar peredaran narkoba, mengamankan 500 kilogram narkotika berbagai jenis, menyelamatkan 11 jiwa dari potensi kematian akibat penyalahgunaan, serta mencegah kerugian negara hingga Rp120 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan resminya, Teguh menyebut bahwa langkah BNN tersebut merupakan bukti nyata keseriusan negara dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, sekaligus menyelamatkan masa depan generasi bangsa, khususnya kalangan muda.

“Apa yang dilakukan BNN di bawah kepemimpinan Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto bukan hanya soal penindakan hukum, tapi juga bentuk nyata perlindungan terhadap masa depan anak-anak bangsa. Pengungkapan 11 jaringan besar dan penyitaan 500 kg narkotika ini patut kita apresiasi dan dukung penuh,” ujar Teguh Caesar F, Sabtu (14/9/2025).

Milenial Wajib Terlibat Dalam Gerakan Anti-Narkoba

Baca Juga :  Meriahkan HUT BRI ke-130, Penyerahan Piala dan Hadiah Juara Tenis Meja di Kanca Daan Mogot Berlangsung Penuh Antusias dan Sportivitas

Teguh menekankan bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum, melainkan butuh keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi milenial. Ia menilai, kolaborasi antara institusi negara dengan elemen pemuda akan memperkuat benteng sosial terhadap bahaya narkotika.

“Sebanyak 11 jiwa berhasil diselamatkan dari cengkeraman narkoba. Ini bukan angka kecil. Setiap nyawa sangat berharga. Maka kami, dari Bara JP Milenial Banten, menyatakan siap bersinergi dengan BNN untuk menyuarakan kampanye anti-narkoba di Banten dan seluruh Indonesia,” tambahnya.

500 Kg Narkoba: Bukti Bahwa Perang Masih Jauh dari Usai

Jumlah 500 kilogram narkoba yang berhasil disita menunjukkan bahwa peredaran gelap narkotika di Indonesia masih sangat masif dan terorganisir. Namun, keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa negara tidak lengah dan siap menindak tegas semua bentuk kejahatan narkotika.

“Kerugian negara yang berhasil dicegah mencapai Rp120 miliar. Ini bukan sekadar angka ekonomi, tapi juga nilai sosial yang besar — karena kita menyelamatkan masyarakat dari kehancuran moral, ekonomi, dan kesehatan akibat narkoba,” ujar Teguh lagi.

Bara JP Milenial Banten Siap Menjadi Mitra Strategis BNN

Baca Juga :  Waduh, Oknum Wartawan Back Up Peredaran Obat Tramadol di Tangerang Selatan

Sebagai organisasi yang menghimpun semangat muda dalam mendukung program-program kerakyatan dan kebangsaan, Bara JP Milenial Banten berkomitmen menjadi mitra strategis BNN, terutama dalam bidang edukasi, penyuluhan, dan gerakan akar rumput melawan narkoba.

Teguh juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan program kampanye digital dan roadshow edukasi ke sekolah dan kampus di wilayah Banten sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pemberantasan narkoba.

“Kami tidak ingin hanya jadi penonton. Bara JP Milenial Banten siap turun ke lapangan, menyapa anak muda, memberikan edukasi langsung, dan ikut menjaga lingkungan dari bahaya narkotika. Ini bentuk tanggung jawab generasi muda terhadap masa depan bangsa,” tutup Teguh.

Berita Terkait

PASTI Indonesia Soroti Dugaan Diskriminasi dan Kekerasan Psikis Anak di Sorong
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Jaringan Internasional Narkotika Etomidate Berkedok Liquid Vape, Selamatkan 30 Ribu Jiwa
Masyarakat: Sosok Boy Jadi Perusak Generasi Bangsa Gara-gara Pil Koplo Dijual Bebas di Bandung Barat, Tuntut Tindakan Tegas!
Bisnis Berbahaya Oplosan Gas Subsidi: Sindikat LPG 3 Kg Raup Untung Fantastis, Ribuan Tabung Disita
RDP Polemik Tanah di Proyek Alam Sutera, Pihak Pengembang Tidak Tunjukkan Legalitas Kepemilikan Tanah
MAPPI Dorong Perlindungan Hukum Profesi Penilai, Tegaskan Opini Nilai Bukan Keputusan
Kuasa Hukum Kurijanto ‎Akan Tuntut PT KAI dan PT KCI
Kerugian Negara Akibat Korupsi Riza Chalid dkk Sebesar Rp 1142,47 Triliun Per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:19 WIB

PASTI Indonesia Soroti Dugaan Diskriminasi dan Kekerasan Psikis Anak di Sorong

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:42 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Jaringan Internasional Narkotika Etomidate Berkedok Liquid Vape, Selamatkan 30 Ribu Jiwa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:33 WIB

Masyarakat: Sosok Boy Jadi Perusak Generasi Bangsa Gara-gara Pil Koplo Dijual Bebas di Bandung Barat, Tuntut Tindakan Tegas!

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:35 WIB

Bisnis Berbahaya Oplosan Gas Subsidi: Sindikat LPG 3 Kg Raup Untung Fantastis, Ribuan Tabung Disita

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:33 WIB

RDP Polemik Tanah di Proyek Alam Sutera, Pihak Pengembang Tidak Tunjukkan Legalitas Kepemilikan Tanah

Berita Terbaru

Screenshot

Ekonomi & Bisnis

Menuju Swasembada Garam, PT Garam Siapkan Lompatan Produksi 1 Juta Ton

Kamis, 12 Feb 2026 - 11:53 WIB