Warga di Dekat Kediaman Rumah Sahroni Mengaku Tak Kenali Wajah Provokator Penjarahan

- Jurnalis

Jumat, 5 September 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: spanduk dilarang masuk kecuali warga terbentang di depan gang kediaman rumah Ahmad Sahroni. (Foto: Ruhan/SuaraRealitas.co)

POTRET: spanduk dilarang masuk kecuali warga terbentang di depan gang kediaman rumah Ahmad Sahroni. (Foto: Ruhan/SuaraRealitas.co)

JAKARTA, suararealitas.co – Sejumlah warga Jalan Swasembada 22, Tanjung Priok, Jakarta Utara belum mengetahui siapa oknum provokator yang nekat menyerbu rumah anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni beberapa hari lalu.

Meski banyak beredarnya rekaman video amatir, warga sekitar area kediaman rumah Ahmad Sahroni tak ada yang mengenali para pelaku perusakan rumah dan penjarahan tersebut.

“Kalau masalah provokator kita belum tahu. Belum ada info juga siapa provokatornya,” kata Mahmud (39) penjaga portal jalan dekat rumah Ahmad Sahroni, seperti dikutip dari VOI.ID, Jumat (5/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahmud mengatakan, bahwa pelaku penyerangan terhadap rumah Ahmad Sahroni rata-rata tidak dikenali wajahnya oleh warga sekitar.

“Kalau dilihat dari kata telanjang kita sih kayaknya dari luar. Kalau warga setempat tidak ada. Justru beliau itu (Ahmad Sahroni) orang baik, selalu menyantuni dan akrab sama warga. Makanya kalau untuk menjarah warga sendiri kayaknya aduh gak tega gitu loh, karena beliau itu orang baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Rano Karno Ajak ASN Jakpus Jadikan Perjalanan Isra Miraj Sebagai Momen Merefleksi Diri

Berdasarkan pantauan dilokasi, warga tidak hanya berjaga. Mereka memasang spanduk bernada peringatan.

”Dilarang masuk, kecuali warga RT 06-RT 08. Kami tidak ingin kenyamanan terganggu,” bunyi spanduk yang dipasang oleh warga saat dilihat suararealitas.co.

Tak hanya satu, spanduk tersebut setidaknya ada dua persis di ujung gang yang mengarah masuk ke area rumah Sahroni.

Sementara terkait para pelaku penjarahan di rumah Ahmad Sahroni, warga pun meminta agar barang jarahan segera dikembalikan.

“Intinya kalau untuk penjarahan itu, kalau bisa dibalikin aja, jangan ditangkapin. Karena mereka juga kan, ibarat kata menjarah itu kurang etis lah. Balikin aja barang barang itu,” katanya.

Baca Juga :  Baznas Bazis Jakut Salurkan Bantuan ke Penyintas Kebakaran di RW 07 Kelurahan Koja

Perlu diketahui, Bareskrim Polri menetapkan tujuh tersangka kasus penyebaran konten provokasi melalui media sosial terkait aksi unjuk rasa yang berujung ricuh dan mengajak masyarakat menjarah rumah anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Kami telah menerima 5 laporan polisi yang kemudian kami tindak lanjuti dengan melakukan penangkapan terhadap 7 orang tersangka,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, Kamis (4/9), di Jakarta.

Adapun, tersangka tersebut berinisial IS (39). Pada konten ajakan yang diunggahnya berunsur provokatif itu disampaikannya melalui akun TikTok @hs02775.

Berita Terkait

Jelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri, Sekda DKI Pastikan Stok Pangan Aman
TPU Kebon Nanas Kini Hadirkan 2.000 Petak Makam Baru
Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung
Tak Rampung Bertahun-tahun, Pelayanan Sertifikat BPN Jakarta Barat Picu Kemarahan Warga
HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional
Chairman of the Board of Trustees of the DPP ASWIN Aceng Syamsul Hadie, S S Sos., MM Congratulates the 2026 National Press Day..!!
Tasyakuran Potong Tumpeng Meriahkan Peringatan HPN 2026 di Polsek Kelapa Gading
Sekda Uus Buka Jakarta Lunar New Year Festival 2026 di Main Atrium Emporium Pluit Mall

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:45 WIB

Jelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri, Sekda DKI Pastikan Stok Pangan Aman

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:39 WIB

TPU Kebon Nanas Kini Hadirkan 2.000 Petak Makam Baru

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:09 WIB

Perjalanan Karier Panjang Seorang Aparatur: Dari Satpol PP, PTSP hingga Sekretaris Kelurahan Sunter Agung

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:57 WIB

Tak Rampung Bertahun-tahun, Pelayanan Sertifikat BPN Jakarta Barat Picu Kemarahan Warga

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:27 WIB

HPN 2026: PT Pembangunan Jaya Ancol Apresiasi Peran Strategis Pers Nasional

Berita Terbaru

Berita Aktual

Laboratorium Sosial Dalam Pemolisian berbasis riset dan keilmuan

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:53 WIB