Miris! Peredaran Pil Koplo di Lingkungan Padat Penduduk Dianggap Jadi Hama Serius Bagi Kalangan Agamis

- Jurnalis

Rabu, 25 Juni 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, suararealitas.co – Dalam beberapa waktu kebelakang, kita melihat para APH melakukan kegiatan rutin Operasi Nila Jaya 2025 di Jabodetabek.

Dalam giat rutin Operasi Nila Jaya 2025, APH mendapatkan juga beberapa Toko Obat Keras yang berkedok konter pulsa dan berbagai motif lain nya.

Tidak bisa dipungkiri, toko obat keras ini sudah semakin menjamur di wilayah Jabodetabek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semakin miris nya, suararealitas.co menemukan toko obat di wiliyah hukum Pondok Gede yang hanya berjarak 60 meter ke Masjid Jami Nurul Mutaqien, dan hanya maju dengan estimasi 60 meter lagi.

Baca Juga :  Kejagung Tetapkan Pejabat Badan Gizi Nasional Jadi Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Sontak, suararealitas.co pun mendapatkan sekolah yang menganut pelajaran Agama Islam.

Ditambah lagi, toko tersebut berhimpitan dengan warung sayur dan warung klontong 24 jam yang terletak di Jalan KH. Moh Seman.

“Iya bang saya baru jaga disini dan belum kenal siapa-siapa,” ungkap pria bertubuh kurus yang disinyalir bekerja sebagai penjaga toko obat keras tersebut.

Baca Juga :  Kadin Kabupaten Tangerang Gandeng KPK RI : Cegah Korupsi

Harapan warga sekitar kedepan nya, bahwa para penegak hukum khusus nya Polsek Pondok Gede, AKP Hariyadi dan Camat Zainal Abidin Syah dapat lebih peka melihat kondisi dan situasi dilapangan yang warganya berani membuka usaha ilegal seperti ini.

Penulis : Gibran. L

Berita Terkait

Konten TikTok Bisa Berujung Pidana? Praktisi Hukum Rurih Jelaskan Batas Kritik dan Tuduhan
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Jakarta Utara Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Desak Penanganan Serius
‎Beli Cash 85 Juta, BPKB Mobil Tak Diberikan, Arizu Berkah Mobilindo Bohongi Konsumen? 
Dugaan Peredaran Narkotika di ITC Cempaka Mas Dilaporkan ke Polisi, Pakar Hukum Minta Penanganan Tegas
Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak
KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih
Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel
Polres Jaksel Selidiki Asal-usul 995 Senjata, Narkoba, dan CD Porno yang Ditemukan di Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:04 WIB

Konten TikTok Bisa Berujung Pidana? Praktisi Hukum Rurih Jelaskan Batas Kritik dan Tuduhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Jakarta Utara Dilaporkan ke Polisi, Kuasa Hukum Desak Penanganan Serius

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:58 WIB

‎Beli Cash 85 Juta, BPKB Mobil Tak Diberikan, Arizu Berkah Mobilindo Bohongi Konsumen? 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Dugaan Peredaran Narkotika di ITC Cempaka Mas Dilaporkan ke Polisi, Pakar Hukum Minta Penanganan Tegas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak

Berita Terbaru