JAKARTA, Suararealitas.co – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF) berpartisipasi dalam Indonesia Golf Festival (IGF) 2026 yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Dalam ajang tersebut, Perseroan memperkenalkan konsep pengembangan golf tourism yang memadukan lapangan golf, hunian premium, hospitality, wellness, dan rekreasi berbasis alam dengan prinsip keberlanjutan.
GOLF merupakan perusahaan yang memiliki dan mengelola tiga lapangan golf melalui entitas anak di Bali, Sentul, dan Belitung, serta mengembangkan properti dan fasilitas pendukung yang terintegrasi. Partisipasi dalam IGF 2026 menjadi bagian dari upaya Perseroan memperkuat posisinya sebagai pionir golf tourism Indonesia melalui pengembangan kawasan yang menawarkan pengalaman wisata dan gaya hidup secara terpadu.
Mengusung tema “Pioneering Golf Tourism in Indonesia Integrated with Luxury Living, Nature Wellness and Sustainability”, GOLF menampilkan berbagai inisiatif pengembangan kawasan New Kuta Golf di Bali. Salah satunya melalui Agrotourism yang memadukan budidaya tanaman, rekreasi alam, dan edukasi lingkungan untuk melengkapi pengalaman golf tourism.
Dalam pameran tersebut, GOLF turut menghadirkan hasil panen melon dan tomat dari Agrotourism New Kuta Golf. Hasil panen ini menjadi gambaran perkembangan kegiatan budidaya yang telah berjalan sekaligus memperkenalkan pendekatan pengembangan kawasan yang mengintegrasikan aktivitas wisata dengan praktik pertanian berkelanjutan.
New Kuta Golf yang berlokasi di Pecatu, Bali, merupakan aset strategis Perseroan dan kontributor terbesar terhadap kinerja GOLF. Pada semester I 2026 (1H26), New Kuta Golf mencatat pendapatan sebesar Rp78,62 miliar, meningkat 56,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi tersebut setara dengan 84,9% dari total pendapatan Perseroan yang mencapai Rp92,63 miliar.
Perkembangan pariwisata dan investasi properti premium di Bali turut membuka peluang pertumbuhan bagi kawasan New Kuta Golf. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali mencapai 685.994 pada Agustus 2026, meningkat 0,5% secara tahunan.
Di kawasan Pecatu–Uluwatu, investasi dan rencana ekspansi fasilitas pariwisata premium dari pelaku industri lainnya berpotensi memperkuat daya tarik destinasi serta aktivitas ekonomi setempat. Sementara itu, riset REID mencatat sekitar 4.220 transaksi vila di Bali dalam 12 bulan hingga semester I 2026, dengan median harga jual meningkat 3,1% secara tahunan menjadi Rp5,27 miliar.
Dengan mengintegrasikan lapangan golf dan pengembangan The Links Golf Villa, New Kuta Golf berada dalam ekosistem pariwisata dan properti premium Pecatu–Uluwatu. Perkembangan kawasan tersebut berpotensi memperluas pasar pengunjung, mendukung penjualan hunian, serta meningkatkan peluang monetisasi aset Perseroan dalam jangka panjang.
Perkuat Golf Tourism melalui Agrotourism
Pengembangan Agrotourism di New Kuta Golf menjadi salah satu langkah GOLF untuk memperluas pengalaman pengunjung di luar aktivitas bermain golf dan menginap. Inisiatif ini dirancang dengan menggabungkan rekreasi alam, edukasi lingkungan, dan prinsip keberlanjutan dalam satu kawasan.
Program tersebut diawali dengan pembangunan greenhouse yang dilengkapi sistem pengaturan suhu, kelembapan, dan penyiraman otomatis. Teknologi ini digunakan untuk mendukung kegiatan budidaya tanaman agar lebih terkontrol dan efisien.
Ke depan, fasilitas Agrotourism direncanakan diperluas di area sekitar 1,3 hektare dengan target pembangunan empat greenhouse. Pengembangan tersebut mencakup smart greenhouse yang mengadopsi teknologi rekayasa iklim untuk mendukung kegiatan budidaya.

Lengkapi Fasilitas Hunian dan Komersial New Kuta Golf
Selain Agrotourism, GOLF terus melanjutkan pengembangan fasilitas pendukung di kawasan New Kuta Golf. Perseroan saat ini menjalankan proses serah terima The Links Golf Villa Cluster 1 sebagai bagian dari monetisasi bisnis real estat. Pengembangan hunian premium yang terintegrasi dengan lapangan golf ini juga diharapkan dapat memperkuat aktivitas kawasan.
Pada Oktober 2026, GOLF melaksanakan soft opening LIVORA, supermarket dan lifestyle retail yang berlokasi di Tebing Commercial Building, area komersial New Kuta Golf. Bangunan komersial tersebut memiliki luas sekitar 1.400 meter persegi, sedangkan LIVORA menempati area sekitar 250 meter persegi.
LIVORA menyediakan kebutuhan sehari-hari, produk segar, serta fasilitas gourmet untuk melengkapi kebutuhan penghuni dan pengunjung kawasan. Kehadiran fasilitas retail ini sekaligus membuka peluang pendapatan berulang melalui aktivitas komersial dan layanan pendukung.
Perseroan juga melanjutkan pengembangan fasilitas event venue di area hole 17 New Kuta Golf. Fasilitas tersebut dirancang untuk memperluas daya tarik kawasan sebagai destinasi acara dan rekreasi dengan memanfaatkan panorama lapangan golf, tebing Pecatu, serta lanskap alam Bali.
Pengembangan event venue diharapkan dapat meningkatkan aktivitas pengunjung sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan melalui penyelenggaraan berbagai acara.
Dengan pengembangan fasilitas hunian, komersial, Agrotourism, dan leisure yang terintegrasi dengan lapangan golf, GOLF terus memperkuat daya tarik New Kuta Golf sebagai kawasan golf tourism. Partisipasi dalam Indonesia Golf Festival 2026 menjadi momentum bagi Perseroan untuk memperkenalkan perkembangan tersebut kepada pasar yang lebih luas, sejalan dengan visinya untuk memajukan golf tourism Indonesia dan mengembangkan destinasi berkelas regional maupun global.












