KOWANI Imbau Masyarakat Tenang dan Waspada terhadap Aktivitas Gunung Anak Krakatau

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, Suararealitas.co — Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan saling melindungi menyusul status Gunung Anak Krakatau yang masih berada pada Level III atau Siaga.

KOWANI mengingatkan masyarakat, wisatawan, pengunjung, maupun nelayan untuk tidak mendekati atau melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam imbauannya, KOWANI juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan apabila abu vulkanik terdapat di wilayah tempat tinggal atau aktivitas masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah apabila memungkinkan serta menutup pintu dan jendela guna mengurangi paparan abu vulkanik.

Bagi masyarakat yang harus berada di luar rumah, KOWANI mengimbau agar menggunakan masker N95 atau KN95 serta pelindung mata. Perlindungan khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, penyandang disabilitas, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

Baca Juga :  Kasad: Kalau Untuk Kepentingan Bangsa dan Negara, Saya Nggak Pernah Mikir-mikir

KOWANI turut mengimbau masyarakat menghindari perjalanan yang tidak mendesak. Untuk masyarakat yang memiliki rencana perjalanan melalui jalur udara, informasi mengenai kondisi penerbangan diharapkan diperiksa secara langsung kepada maskapai atau pihak bandara.

Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah dan lembaga terkait serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Ketua Umum KOWANI Periode 2024-2029, Ny. Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., mengajak seluruh keluarga, organisasi perempuan, dan jejaring masyarakat untuk bersama-sama membantu kelompok rentan serta memperkuat semangat gotong royong. Upaya tersebut, kata KOWANI, perlu dilakukan dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana terkait.

Baca Juga :  GZCO Optimis Melakukan Penanaman Baru, Replanting dan Perawatan Sebesar Rp61 Miliar Berfokus Pada Wilayah Sumatera dan Kalimantan

“Dalam situasi bencana, perempuan adalah pelindung keluarga, penggerak solidaritas, dan pilar ketangguhan masyarakat,” demikian imbauan KOWANI.

KOWANI juga menyampaikan harapan agar Indonesia dan seluruh masyarakat senantiasa berada dalam perlindungan Tuhan Yang Maha Esa.

Informasi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan kondisi kebencanaan masyarakat diimbau untuk mengacu pada sumber resmi, di antaranya Badan Geologi/Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui MAGMA Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kementerian Perhubungan.

 

#KOWANI #IbuBangsa #AnakKrakatau #SiagaBencana #LindungiKeluarga #PerempuanTangguh #IndonesiaTangguh

 

Berita Terkait

Mengaku Berkali-kali Dipaksa, Perempuan Muda di Tasikmalaya Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual
Mendagri Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri, Ajak Pemda Dukung Percepatan Perbaikan Hunian
Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kembang Kerep Jakarta Barat, Para Korban Tergeletak di Jalan
Kepala Desa Purasari Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus Pengajian Rutin BKMT di Kp Babakan Empang
RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Payung Hukum Penyelesaian Konflik Pertanahan
Gandeng Tim SGCC,Warga Gropet Gelar Pertandingan Catur Bergengsi
Lantai 5 Apartemen Pavilion Jakpus Terbakar, 23 Unit Damkar Dikerahkan dan 14 Orang Dievakuasi
Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:53 WIB

KOWANI Imbau Masyarakat Tenang dan Waspada terhadap Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Sabtu, 5 September 2026 - 22:45 WIB

Mendagri Tinjau Program Bedah Rumah di Bukit Duri, Ajak Pemda Dukung Percepatan Perbaikan Hunian

Sabtu, 5 September 2026 - 16:57 WIB

Sejumlah Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Kembang Kerep Jakarta Barat, Para Korban Tergeletak di Jalan

Sabtu, 5 September 2026 - 13:50 WIB

Kepala Desa Purasari Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw sekaligus Pengajian Rutin BKMT di Kp Babakan Empang

Jumat, 4 September 2026 - 21:46 WIB

RUU Reforma Agraria Didorong Jadi Payung Hukum Penyelesaian Konflik Pertanahan

Berita Terbaru