Hari Anak Nasional 2026, Hardini Puspasari Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Dimulai dari Anak Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – Ketua Perempuan Rakyat Indonesia (PERI) Hardini Puspasari, M.Si., menegaskan pentingnya menjadikan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 sebagai momentum memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen tersebut disampaikan Hardini saat kegiatan bertajuk “Mimpi Anak Indonesia 2026” yang diselenggarakan PERI di Auditorium Rumah Rakyat Indonesia, DPP Partai Rakyat Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut Hardini, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak, mulai dari perlindungan, pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, hingga kesempatan yang setara bagi setiap anak Indonesia. Melalui gerakan tersebut, PERI mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global sebagai fondasi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari Anak Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam membangun Indonesia melalui perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak,” kata Hardini.

Ia menegaskan, anak merupakan aset paling berharga bagi bangsa. Kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan sangat ditentukan oleh perhatian yang diberikan kepada anak-anak sejak dini.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. Karena itu, setiap upaya yang kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan anak merupakan investasi terbaik bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Hardini mengatakan pembangunan generasi unggul tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah. Menurutnya, keberhasilan tersebut membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, sekolah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan penuh kasih sayang.

Ia menilai pemenuhan gizi, layanan kesehatan, pendidikan yang berkualitas, serta pembentukan karakter sejak usia dini menjadi fondasi utama dalam melahirkan generasi Indonesia yang tangguh dan berdaya saing.

Baca Juga :  Mayor Inf Hasim Hutabarat Apresiasi Sikap Damai PB JATMI dan Ojol Nasional

“Kita ingin memastikan setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, berkembang, dan hidup dalam lingkungan yang aman, sehat, serta penuh kasih sayang. Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila keluarga Indonesia kuat dan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, bahagia, serta berkarakter,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hardini juga menyampaikan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, produktif, dan kompetitif.

Selain itu, ia mengapresiasi berbagai kebijakan di bidang pendidikan, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, penguatan pendidikan kejuruan, serta peningkatan kompetensi guru yang dinilai menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi Indonesia menghadapi tantangan global.

Hardini menilai anak-anak yang saat ini berada pada usia dini merupakan calon pemimpin Indonesia dalam 15 hingga 20 tahun mendatang. Oleh sebab itu, mereka harus dipersiapkan melalui pendidikan yang berkualitas, asupan gizi yang baik, pembentukan karakter, serta kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan melek teknologi.

“Keberhasilan membangun generasi emas Indonesia tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran keluarga, khususnya para ibu, sangat menentukan. Di balik anak-anak yang hebat selalu ada ibu yang penuh kasih sayang, penuh perjuangan, dan tanpa lelah mendampingi tumbuh kembang putra-putrinya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hardini berharap anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, enerjik, berkarakter, berintegritas, serta siap menghadapi berbagai tantangan masa depan. Untuk mewujudkan hal tersebut, menurutnya diperlukan pembinaan yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan kompetensi guru hingga penyiapan generasi muda yang mampu menjadi teladan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Hardini menegaskan bahwa PERI akan terus membuka ruang bagi anak-anak Indonesia untuk berkarya, berkreasi, serta mengembangkan inspirasi, kreativitas, dan integritas. Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang untuk berekspresi, mengembangkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan sejak dini.

Baca Juga :  KOWANI Semarakkan HUT ke-81 RI, Angkat Pangan Lokal dan Kesehatan Perempuan

Sebagai tindak lanjut dari gerakan “Mimpi Anak Indonesia”, Hardini mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut direncanakan akan diperluas ke lima kota besar di Indonesia. Program itu akan menghadirkan berbagai kegiatan, seperti Deklarasi Anak Indonesia, Konferensi Anak, forum inspiratif, kegiatan literasi, pertunjukan seni dan budaya, hiburan ramah anak, hingga berbagai aktivitas kreatif yang memberi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat, aspirasi, dan cita-cita mereka.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut mampu menumbuhkan keberanian anak-anak Indonesia untuk bermimpi besar, berprestasi, memiliki kepedulian sosial, serta menjadi generasi yang mencintai bangsa dan negaranya.

Hardini juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga dan masa depan bangsa. Menurutnya, kesejahteraan perempuan akan berdampak langsung terhadap ketahanan keluarga dan kualitas tumbuh kembang anak.

“Ketika perempuan sejahtera, keluarga akan kuat. Ketika keluarga kuat, masyarakat pun akan semakin sejahtera. Membangun masa depan bangsa dimulai dari setiap anak Indonesia, dimulai dari terpenuhinya kebutuhan gizi setiap hari, kesehatan yang terjaga, pendidikan yang baik, serta kesejahteraan keluarga,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Hardini mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergandengan tangan menjaga, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak Indonesia. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, dan seluruh komponen bangsa.

“Perempuan Indonesia maju, bangsa Indonesia pun akan maju. Bersama kita melangkah, bersama kita memberikan dampak nyata bagi masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terkait

KOWANI Apresiasi Sikap PERWIRA, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan AD/ART
Kehilangan Bekal Perjalanan, Polsek Ciputat Timur Bantu Warga dan Putrinya Pulang ke Yogyakarta
Dari Pos Kulirik ke Gereja Dondobaga, Personel Damai Cartenz Sapa Anak-Anak Sekolah Minggu
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Aktivitas Kapal Container Berjalan Aman dan Lancar
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
Panglima TNI Dorong Pembinaan Basket, Targetkan Lahir Atlet Berprestasi
Jaga Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan, Polsek Kawasan Kalibaru Gelar “Jaga Jakarta On The Spot”

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:24 WIB

KOWANI Apresiasi Sikap PERWIRA, Tegaskan Pentingnya Persatuan dan AD/ART

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WIB

Kehilangan Bekal Perjalanan, Polsek Ciputat Timur Bantu Warga dan Putrinya Pulang ke Yogyakarta

Senin, 14 September 2026 - 12:35 WIB

Dari Pos Kulirik ke Gereja Dondobaga, Personel Damai Cartenz Sapa Anak-Anak Sekolah Minggu

Senin, 14 September 2026 - 09:29 WIB

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Aktivitas Kapal Container Berjalan Aman dan Lancar

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Berita Terbaru