Pemerintah Siapkan Bali Jadi Pusat Keuangan Internasional, Pengembangan KEK Kura Kura Bali dan Sanur Dipercepat

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Denpasar, Suararealitas.co –  Pemerintah terus mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai motor penggerak investasi di sektor strategis. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Nasional KEK, Airlangga Hartarto, bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, dalam kunjungan kerja ke KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur, Jumat (1/05).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk memastikan percepatan
pembangunan kawasan sekaligus mendorong realisasi investasi, khususnya di sektor pariwisata berkualitas dan layanan kesehatan berstandar internasional. Selain itu, kunjungan tersebut juga bertujuan menjajaki kesiapan pengembangan International Financial Center (IFC) sebagai salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya
saing ekonomi nasional.

Kunjungan berlangsung di Sira Village – Grand Outlet Bali, salah satu proyek unggulan KEK Kura Kura Bali yang merupakan hasil kolaborasi antara PT Bali Turtle Island Development (BTID) dan Mitsubishi Estate. Proyek Grand Outlet Bali (GOB) yang ditinjau telah mencapai progres 92% dan ditargetkan melakukan soft opening pada pertengahan tahun 2026. Kawasan ini dikembangkan sebagai open-air luxury outlet pertama di Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran investor global seperti Mitsubishi Estate mencerminkan kepercayaan terhadap potensi jangka panjang KEK Kura Kura Bali sebagai destinasi investasi unggulan di Indonesia.

Dalam kunjungannya, Menko Airlangga meninjau langsung kesiapan KEK Kura Kura Bali sebagai salah satu kawasan potensial untuk lokasi pusat keuangan khusus tersebut.
“Jadi apa yang (KEK) Kura Kura Bali bisa tawarkan untuk lokasi IFC? Nanti agar dibicarakan langsung dengan Danantara,” ujar Menko Airlangga.

Baca Juga :  PP 28/2025: Tranformasi Layanan Perizinan Kelautan Perikanan Menjadi Lebih Cepat & Mudah

Ia menegaskan bahwa Pemerintah tengah mematangkan regulasi sebagai landasan
pembentukan KEK Sektor Keuangan di Bali, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global.

Menyambut kunjungan tersebut, BTID selaku Badan Usaha Pengelola dan Pembangun (BUPP) KEK Kura Kura Bali memaparkan keunggulan ekosistem Knowledge District sebagai lokasi strategis bagi pengembangan KEK Sektor Keuangan. Knowledge District dirancang untuk membangun ekosistem inovasi terintegrasi dengan mengoptimalkan modal pengetahuan, pendidikan, dan sumber daya manusia sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Bali.

KEK Kura Kura Bali juga menyiapkan ekosistem pendukung bagi operasional pusat keuangan internasional melalui kehadiran Business Hub yang dirancang sebagai titik temu program Global Blended Finance Alliance (GBFA), business school, serta jalur investasi unggulan di Indonesia. Selain itu, Knowledge District akan diperkuat dengan
Pusat Kewirausahaan dan Inovasi yang menjadi wadah pendidikan berkualitas, seperti sekolah interkultural ACS Bali, serta pengembangan riset lingkungan pesisir melalui International Mangrove Research Center (IMRC).

Ke depan, pengembangan KEK Kura Kura Bali akan dilanjutkan melalui penyelesaian sejumlah proyek strategis pada tahun 2026. Hingga Triwulan I 2026, KEK Kura Kura Bali mencatat realisasi investasi sebesar Rp1,62 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 2.146 orang.

Sementara itu, di KEK Sanur, Menko Airlangga beserta rombongan meninjau pengembangan ekosistem health tourism yang semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi layanan kesehatan kelas dunia. Salah satu fasilitas unggulannya adalah Bali International Hospital (BIH) yang telah beroperasi sejak April 2025 dan
menyediakan berbagai layanan spesialis. Hingga Triwulan I 2026, jumlah kunjungan pasien tercatat sebanyak 14.950 orang, terdiri atas 60% Warga Negara Asing (WNA) dan 40% Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca Juga :  Apresiasi atas Keberhasilan Presiden Jokowi, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung 10 Persen APBN Dana Desa

Pada kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau perkembangan The Solitaire Clinic yang dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan menghadirkan layanan cosmetic surgery, medical aesthetics, body contouring, hair transplant, serta anti aging stem cell therapy.

Secara kumulatif, hingga Triwulan I 2026, KEK Sanur mencatat realisasi kumulatif investasi sebesar Rp5,37 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja hingga 5.444 orang, serta kunjungan wisatawan sebanyak 279.804 orang.

Kunjungan ini menegaskan peran strategis KEK Kura Kura Bali dan KEK Sanur dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat transformasi ekonomi nasional melalui pengembangan sektor-sektor bernilai tambah tinggi.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga dalam kunjungan tersebut di antaranya yakni Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Sekretaris Utama BKPM Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Elen Setiadi, Presiden Komisaris PT Bali Turtle Island Development (BTID) Tantowi Yahya, Direktur Utama PT Pertamedika Bali International, serta Clinical Director PT Bluecross Medika International.

 

Berita Terkait

Groundbreaking Pabrik PT Hoi Fu di KEK Kendal: Investasi Rp1,12 Triliun Dorong Serapan 1000 Tenaga Kerja
KKP Rampungkan Pembangunan 65 KNMP Tahap I
Camat Mauk Gebrak Panggung Tabligh Akbar: “HUT ke-156, Saatnya Lahirkan Generasi Qurani Emas”
Polri Jamin Hak Buruh Sampaikan Aspirasi Saat May Day 2026 Secara Aman dan Humanis
Prabowo Subianto Bentuk Satgas PHK, Negara Siap Lindungi Buruh
May Day 2026: Ratusan Ribu Buruh Turun ke Jalan, Tuntut Kesejahteraan dan Kepastian Kerja
Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026
Prabowo Hadiri May Day 2026 di Monas, Naik Maung dan Joget Bersama Buruh

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:14 WIB

Groundbreaking Pabrik PT Hoi Fu di KEK Kendal: Investasi Rp1,12 Triliun Dorong Serapan 1000 Tenaga Kerja

Senin, 4 Mei 2026 - 07:59 WIB

Pemerintah Siapkan Bali Jadi Pusat Keuangan Internasional, Pengembangan KEK Kura Kura Bali dan Sanur Dipercepat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:16 WIB

KKP Rampungkan Pembangunan 65 KNMP Tahap I

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:11 WIB

Camat Mauk Gebrak Panggung Tabligh Akbar: “HUT ke-156, Saatnya Lahirkan Generasi Qurani Emas”

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:55 WIB

Polri Jamin Hak Buruh Sampaikan Aspirasi Saat May Day 2026 Secara Aman dan Humanis

Berita Terbaru