Kolaborasi Akademisi, Sekolah, dan Seniman: Buku Integrasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan Modern Resmi Diluncurkan

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surarealitas.co  –  Upaya memperkuat literasi, budaya, dan inovasi pendidikan kembali mendapat dorongan melalui peluncuran buku bertema integrasi kearifan lokal dalam dunia pendidikan modern. Buku ini lahir dari kolaborasi lintas sektor yang didukung oleh kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Peluncuran buku ini merupakan wujud nyata dari arahan dan kebijakan Kemendiktisaintek yang mendukung penguatan literasi, budaya, serta inovasi pendidikan di Indonesia. Kebijakan tersebut membuka ruang bagi sinergi antara perguruan tinggi, sekolah, dan komunitas budaya.

Universitas Pakuan turut ambil bagian dengan senantiasa memberikan kontribusi pemikiran dan dukungan akademik bagi pengembangan modul dalam buku ini. Peran kampus sebagai pusat kajian dinilai penting untuk memastikan muatan lokal terintegrasi secara ilmiah dalam praktik pendidikan.

SMAN 1 Jasinga hadir sebagai mitra strategis yang membuka ruang eksplorasi pembelajaran inovatif berbasis budaya. Sekolah ini menjadi laboratorium nyata penerapan modul kearifan lokal di tingkat pendidikan menengah.

Tidak kalah penting, Grup Kesenian Bilik Jasinga menjadi inspirasi utama dalam buku ini. Grup tersebut telah menjaga napas tradisi karinding sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai budaya lokal. Praktik berkesenian Bilik Jasinga menjadi studi kasus bagaimana seni tradisi bisa masuk ke ruang kelas.

Baca Juga :  Raffi Ahmad dan Rudy Salim Bangun Arcade Game Cow Play Cow Moo Terbesar di Dunia

Sasaran dan Harapan

Buku ini ditujukan bagi para pembaca intelektual, baik pendidik, pelajar, maupun pemerhati budaya dan pendidikan, yang memiliki kepedulian terhadap integrasi kearifan lokal dalam dunia pendidikan modern.

“Semoga buku ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat identitas bangsa sekaligus membuka cakrawala global melalui seni, sains, dan pendidikan,” tulis tim penyusun dalam pengantar buku.

Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi sekolah dan kampus lain yang ingin mengembangkan model pembelajaran berbasis budaya lokal tanpa meninggalkan standar akademik dan tuntutan global.

Berita Terkait

Dapat Bantuan Mobil Operasional, Koperasi Merah Putih Desa Pamagersari Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah
Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa
Bangun Spiritualitas dan Kebersamaan, BRI BO Bintaro Rutin Gelar Pengajian Setiap Jumat
Anggota DPRD Menanggapi Ketidakhadirannya di Haul Syekh Nawawi
TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika Gunakan Kayu Besi Berkualitas untuk Bangun Rumah Layak Huni di Kampung Keakwa
Koops TNI Habema Melakukan Penindakan Terhadap Tokoh Penting OPM Jeki Murib Di Puncak
Panglima TNI Terima Penghargaan Adhibhakti Sanapati dan Berikan Ceramah Umum di BSSN
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Latihan Dalmas, Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Hari Buruh Internasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:45 WIB

Kolaborasi Akademisi, Sekolah, dan Seniman: Buku Integrasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan Modern Resmi Diluncurkan

Rabu, 29 April 2026 - 20:55 WIB

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Rabu, 29 April 2026 - 19:23 WIB

Bangun Spiritualitas dan Kebersamaan, BRI BO Bintaro Rutin Gelar Pengajian Setiap Jumat

Rabu, 29 April 2026 - 01:00 WIB

Anggota DPRD Menanggapi Ketidakhadirannya di Haul Syekh Nawawi

Selasa, 28 April 2026 - 23:01 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika Gunakan Kayu Besi Berkualitas untuk Bangun Rumah Layak Huni di Kampung Keakwa

Berita Terbaru