Anggota DPRD Kab.Bogor. Ajak Warga Bogor Barat Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Suararealitas.co – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin yang akrab disapa Jaro Peloy, mengimbau masyarakat Bogor Barat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim penghujan. Wilayah ini dikenal sebagai daerah yang rawan bencana, seperti banjir dan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Jaro Peloy menuturkan bahwa Bogor Barat memiliki catatan sejarah bencana besar, salah satunya yang terjadi pada tahun 2020, yang menimbulkan dampak luas bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan bersama guna mencegah terjadinya bencana yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

“Saya berpesan kepada masyarakat agar selalu waspada. Bogor Barat merupakan wilayah rawan bencana, sehingga kesiapsiagaan harus menjadi komitmen bersama,” ujarnya.

Ia juga mendorong penguatan peran Desa Tangguh Bencana (Destana) di setiap wilayah. Menurutnya, kesiapan aparatur desa dan masyarakat sangat penting untuk merespons bencana secara cepat dan tepat ketika situasi darurat terjadi.

“Ketika bencana datang, tidak semua orang bisa langsung menolong. Namun minimal kita harus siap siaga agar respons terhadap bencana bisa lebih baik dan terkoordinasi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jaro Peloy menekankan bahwa upaya mitigasi bencana seharusnya dilakukan sejak dini dan bersifat jangka panjang. Salah satu langkah penting adalah menjaga kelestarian alam dan hutan agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

Baca Juga :  Kasus Tabrak Lari di Grisenda : Ivon Divonis 2 Tahun Penjara, Korban Meninggal Dunia

Ia juga mengingatkan kearifan lokal Sunda sebagai pedoman dalam penataan lingkungan.

“Dalam istilah Sunda dikenal konsep gunung kaian, lamping awian, lebak sawahan, legok balongan, datar imahan. Ini merupakan filosofi tata ruang yang selaras dengan alam dan sangat relevan untuk mencegah bencana,” jelasnya.

Dengan mengedepankan kesiapsiagaan, mitigasi berkelanjutan, serta pelestarian lingkungan, Jaro Peloy berharap risiko bencana di wilayah Bogor Barat dapat ditekan, sekaligus melindungi keselamatan masyarakat

Berita Terkait

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah
Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah
Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan
Tiga Orang Bawa Sajam Diduga Mengamuk di Jalan Sertu Semanan Kalideres, Warga Minta Polisi Bertindak
ISO Tank Berisi Bahan Kimia Terbakar Hebat di NPCT1 Tanjung Priok, 11 Unit Damkar Dikerahkan
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:05 WIB

Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

Selasa, 22 September 2026 - 17:41 WIB

Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:59 WIB

Dugaan Intimidasi di Rumah Doa GKPI Rajeg, Laporan Resmi Masuk Polresta Tangerang

Selasa, 22 September 2026 - 12:56 WIB

Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Perlu Terintegrasi dalam Perencanaan Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 10:23 WIB

Kontainer Terbakar di NPCT 1, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gandeng Labfor Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:15 WIB