Pemerintah Resmi Masuki Fase Pemulihan, Bentuk Pokja Pascabencana Sumatera

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Pemerintah resmi memasuki fase pemulihan pascabencana di Sumatera setelah status tanggap darurat dinyatakan berakhir. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa agenda penanganan kini bergerak dari bantuan kedaruratan menuju pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah terdampak.

Menurut Muhaimin, pemberdayaan masyarakat menjadi fondasi utama proses pemulihan. Ia menekankan bahwa pemulihan ekonomi tidak sekadar memulihkan kondisi fisik, tetapi juga memastikan masyarakat mampu kembali beraktivitas produktif.

“Pemulihan dilakukan dengan orientasi pemberdayaan. Masyarakat harus tetap dapat berpenghasilan, berinovasi, dan berkreativitas agar perekonomian daerah kembali bergerak,” ujar Muhaimin usai Rapat Terbatas Menteri di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangka mempercepat akselerasi pemulihan, pemerintah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Pemberdayaan Pascabencana Sumatera. Kelompok ini melibatkan lintas kementerian, termasuk sektor sosial, koperasi, UMKM, desa, ekonomi kreatif, hingga migrasi tenaga kerja.

Baca Juga :  BRI Kanca Tanjung Duren Gelar Senam Pagi sebagai Wujud Nyata Work Life Balance Pekerja

Muhaimin menjelaskan, Pokja akan menjadi pengarah utama program rehabilitasi dan penguatan ekonomi masyarakat, terutama di tiga provinsi terdampak: Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Seluruh kementerian terkait bergerak bersama dalam satu arah. Ini untuk memastikan Sumatera bangkit kembali secara ekonomi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengumumkan dukungan pemberdayaan bagi keluarga terdampak. Bantuan disiapkan dalam bentuk stimulus ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga, yang ditujukan agar warga mulai kembali membangun usaha dan pendapatan.

“Dukungan tersebut diharapkan menjadi modal awal agar keluarga terdampak bisa pulih dan kembali mandiri,” ujar Saifullah.

Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data pemerintah daerah yang telah diverifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta ditandatangani bupati atau wali kota setempat.

Baca Juga :  Fokus Kerja Dalam Penanganan Tiap Kesulitan, Presiden RI Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu 2024

Saifullah menegaskan bahwa program pemberdayaan tidak berhenti pada pemberian bantuan finansial. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan berkelanjutan, bekerja sama dengan kementerian teknis sesuai kebutuhan penerima.

“Jika keluarga penerima manfaat memiliki usaha UMKM, pendampingan dilakukan bersama Kemenkop dan KemenKUMKM,” jelasnya.

Pemerintah menilai keberhasilan pemulihan pascabencana ditentukan oleh kecepatan masyarakat kembali produktif. Karena itu, pendataan aset terdampak, verifikasi penerima manfaat, dan pemetaan kebutuhan ekonomi sedang diprioritaskan Pokja.

Muhaimin mengakui pendataan masih berlangsung dan akan terus disempurnakan bersama pemerintah daerah agar program pemulihan berjalan tepat sasaran.

“Kami terus dorong percepatan pendataan dan rehabilitasi, agar pemulihan ekonomi benar-benar terasa dan signifikan bagi masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai
Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Rangkai HUT RI ke- 81, Camat Mauk Ajak Warga Eratkan Persatuan Lewat Jalan Santai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru