5.000 M2 Aset Daerah Pemprov DKI di Sunter Jaya Ditelantarkan dan Dikomersilkan, Warga Soroti Dinas Terkait Coreng Wajah Mas Pram

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI - aset Pemda DKI ditelantarkan dan dikomersilkan sejak puluhan tahun tanpa adanya penindakan maupun pemanfaatan. (Foto: Ekslusif Suara Realitas).

ILUSTRASI - aset Pemda DKI ditelantarkan dan dikomersilkan sejak puluhan tahun tanpa adanya penindakan maupun pemanfaatan. (Foto: Ekslusif Suara Realitas).

Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut ataupun sosialisasi resmi kepada masyarakat setempat terkait rencana tersebut.

“Katanya mau dimanfaatkan sesuai fungsinya. Tapi sampai sekarang, kami belum tahu pasti, belum ada sosialisasi dari wilayah,” imbuhnya.

Sementara itu, warga RW 011 lainnya mengungkapkan rasa kekecewaannya lantaran lahan tersebut berubah fungsi menjadi area bisnis yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apalagi, keberadaan pemancingan komersial tersebut dinilai turut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan, mulai dari sampah yang tidak terkelola dengan baik hingga menurunnya kualitas estetika kawasan.

Baca Juga :  Rayakan Idul Adha, PWI Pokja Wali Kota Jakbar Sembelih 3 Ekor Kambing

Pantauan di lokasi, kondisi fisik taman saat ini dinilai memprihatinkan, jorok, hingga kumuh, jauh dari kesan ruang hijau yang sehat dan ramah lingkungan.

Kondisi tersebut memunculkan kesan adanya pembiaran dan sikap “tutup mata” dari dinas terkait.

TERPANTAU – kolam pemancingan yang berdiri di lahan Pemda DKI Jakarta masih berdiri kokoh sehingga pemerintah lalai dalam mengelola dan menjaga aset lahan miliknya sendiri. (Foto: Ekslusif Suara Realitas/Kipray).

“Sudah lama kami melihat kolam pemancingan ini beroperasi. Katanya lahan ini aset pemerintah dan rencananya akan dibangun taman, tapi sampai sekarang tidak ada tindakan. Taman malah dibiarkan kotor dan tidak terawat,” ujarnya.

Adapun, ia meminta adanya transparansi terkait status lahan, dasar perizinan pemancingan komersial, serta kepastian realisasi pembangunan taman sebagaimana yang telah direncanakan.

Baca Juga :  Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak.

“Kami tidak menolak pembangunan, justru kami mendukung. Tapi jangan dibiarkan seperti ini. Kalau memang mau dibangun taman, ya segera ditertibkan dan dibersihkan. Jangan sampai ruang hijau yang dibutuhkan warga justru hilang karena pembiaran,” tegasnya.

Dia pun berharap pemerintah tidak hanya membuat rencana di atas kertas, tetapi juga menunjukkan keberpihakan nyata terhadap kepentingan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.

Berita Terkait

Gubernur DKI Dampingi Wapres Tinjau Pembangunan MRT Jakarta Bundaran HI-Kota
Satpol PP Koja Perkuat Program Sekolah Sahabat, SMK Walang Jaya Jadi Lokasi Pembinaan Disiplin Pelajar
Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Reformasi Layanan Kesehatan dan Pelindungan Perempuan
Gubernur DKI Canangkan HUT ke-499 Jakarta dan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah
Warga Kali Baru Tunjukkan Semangat Kebersamaan dalam Festival Meriah Jakarta Utara
Wagub DKI Buka Forum Orientasi KJMU Tahap II
Pemkot Jakarta Utara Bergerak Cepat Atasi Tumpukan Sampah di Pejagalan, Aparat Gabungan Turun ke Lokasi
Gubernur DKI Resmikan Gedung Baru Dispora Provinsi DKI Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:34 WIB

Gubernur DKI Dampingi Wapres Tinjau Pembangunan MRT Jakarta Bundaran HI-Kota

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:18 WIB

Satpol PP Koja Perkuat Program Sekolah Sahabat, SMK Walang Jaya Jadi Lokasi Pembinaan Disiplin Pelajar

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:39 WIB

Gubernur DKI Tegaskan Komitmen Reformasi Layanan Kesehatan dan Pelindungan Perempuan

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:48 WIB

Gubernur DKI Canangkan HUT ke-499 Jakarta dan Deklarasi Gerakan Pilah Sampah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:17 WIB

Warga Kali Baru Tunjukkan Semangat Kebersamaan dalam Festival Meriah Jakarta Utara

Berita Terbaru