Merasa Difitnah, Teguh Nugraha dan Ferdiansyah Bakal Ambil Langkah Hukum

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Seorang pria bernama Teguh Nugraha kerap disapa Doni, bersama rekannya Ferdiansyah menyampaikan klarifikasi resmi terkait beredarnya foto mereka di media sosial.

Pasalnya, mereka diklaim mengaku sebagai oknum anggota BIN, BNN, dan KOPASUS.

Teguh menegaskan, bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan sangat merugikan dirinya secara pribadi, serta profesional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam klarifikasinya, ia menyatakan tidak pernah menjadi ketiga anggota instansi tersebut, dan tidak pernah mengaku sebagai aparat dari institusi mana pun.

Ia sangat menyayangkan adanya pihak yang menyebarkan foto dan narasi menyesatkan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Baca Juga :  Pemasangan Plang Aset Pemprov DKI di Sunter Jaya, Warga Diberi Peringatan Terkait Pemanfaatan Lahan

“Informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Saya tidak pernah mengaku sebagai oknum anggota BIN, dan BNN maupun Kopassus,” tegasnya.

Selain itu, Teguh juga meluruskan status profesinya sebagai wartawan Teropong Rakyat.

Namun, ia juga membantah terkait kabar dikeluarkan nya dari Media Rilis Berita.

Dia menjelaskan bahwa dirinya mengundurkan diri secara baik-baik karena ingin pindah ke Media Teropong Rakyat.

“Saya tidak pernah dikeluarkan dari Media rilis berita. Saya mengundurkan diri atas kemauan sendiri karena ingin pindah dan bergabung dengan Media Teropong Rakyat,” jelasnya.

Baca Juga :  Operasi Zebra Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Tindak Pengendara Lawan Arus hingga Main HP di Jalan

Disisi lain, Ferdiansyah pun membenarkan atas pernyataan Teguh dan berharap masyarakat tidak mudah percaya informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Dengan klarifikasi ini, Teguh menginginkan pihak yang menyebarkan informasi salah segera menghentikannya, dan melakukan klarifikasi ulang, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Apabila pihak yang menyebarkan fitnah tidak meminta maaf atau mengklarifikasi, maka kami akan mengambil langkah hukum,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penanggulangan Sampah di Rusun Pesakih Daan Mogot Terus Diperkuat, Pengelola Tekankan Peran Aktif Warga
PWI Pusat Minta Hotman Paris Klarifikasi Usai Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Wartawan
Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi
Arisan Online Twins_SJ Diduga Bodong, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar
Diduga Ada “Jual Beli Kursi” PJLP di Jaksel: Setor Puluhan Juta, Kerja Sebulan Langsung Dirumahkan
Komika Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Banten, Cuplikan Netflix Jadi Sorotan
Serikat Pekerja PT.PJA dan TIJA Gelar Kegiatan Bersih Sampah di Area Rekreasi Pantai Ancol
Dugaan Praktik Prostitusi Online Terbongkar di Rumah Kos Serang, Oknum Polisi Diduga Terlibat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:51 WIB

Penanggulangan Sampah di Rusun Pesakih Daan Mogot Terus Diperkuat, Pengelola Tekankan Peran Aktif Warga

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:27 WIB

PWI Pusat Minta Hotman Paris Klarifikasi Usai Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Wartawan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:36 WIB

Polisi Gagalkan Tawuran Bersenjata di Kesambi

Senin, 30 Maret 2026 - 08:50 WIB

Arisan Online Twins_SJ Diduga Bodong, Puluhan Korban Rugi hingga Rp10 Miliar

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:41 WIB

Diduga Ada “Jual Beli Kursi” PJLP di Jaksel: Setor Puluhan Juta, Kerja Sebulan Langsung Dirumahkan

Berita Terbaru