Tertangkap Setengah Telanjang, H dan J Menyesal Berat Saat Razia Hunian Vertikal

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Batuceper, A. Gufron Falfely, menegaskan bahwa razia hunian vertikal seperti ini akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan moral warga. “Kami tidak akan berhenti melakukan penertiban. Aktivitas yang meresahkan lingkungan harus dicegah. Warga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban apartemen,” ujarnya.

Camat Batuceper, A. Gufron Falfely, menegaskan bahwa razia hunian vertikal seperti ini akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan moral warga. “Kami tidak akan berhenti melakukan penertiban. Aktivitas yang meresahkan lingkungan harus dicegah. Warga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban apartemen,” ujarnya.

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Pasangan berinisial H (27) dan J (22) menyesal setelah tertangkap setengah telanjang dalam razia hunian vertikal di Batuceper. Keduanya, yang masing-masing sudah memiliki pasangan sah, ditemukan petugas gabungan dari Kecamatan Batuceper, Polsek, dan Koramil sedang berselingkuh di sebuah apartemen.

H dan J, yang tinggal di satu RT di Kecamatan Benda, langsung diamankan saat pintu kamar dibuka. H mengaku menyesali perbuatannya. “Saya khilaf. Saya sadar ini salah dan sangat menyesal karena telah menyakiti keluarga saya,” ujarnya dengan nada pelan.

Sementara J tampak lebih terguncang dan emosional. Ia memohon agar peristiwa tersebut tidak sampai diketahui suaminya. “Saya benar-benar menyesal… mohon jangan sampai suami saya tahu. Saya takut rumah tangga saya hancur,” ucapnya sambil menunduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya kemudian diminta membuat surat pernyataan yang diketahui RT dan RW sebagai bagian dari proses pembinaan dan pengawasan lingkungan. H dan J berjanji tidak mengulangi perbuatan mereka dan berharap dapat memperbaiki diri setelah kejadian ini.

Baca Juga :  Pelaku Kejahatan Pencabulan Masih Berkeliaran, Diduga Unit PPA Polresta Tangerang Lamban

Camat Batuceper, A. Gufron Falfely, menegaskan bahwa razia hunian vertikal seperti ini akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban dan moral warga. “Kami tidak akan berhenti melakukan penertiban. Aktivitas yang meresahkan lingkungan harus dicegah. Warga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban apartemen,” ujarnya.

Gufron menambahkan, pengawasan oleh RT dan RW sangat krusial. “Surat pernyataan yang dibuat H dan J harus diketahui RT dan RW agar ada kontrol lingkungan. Kita berharap lingkungan bisa saling mengingatkan agar tidak ada yang melanggar norma,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap perilaku anak muda dan pasangan di hunian vertikal. “Ini bukan hanya soal pasangan selingkuh. Kita ingin menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua penghuni, termasuk keluarga dan anak-anak,” jelasnya.

Baca Juga :  ‎Lanjutkan Baksos Ramadan, Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek Berbagi Sembako dan Santuni Nenek Tuna Netra di Desa Sidoko

Menurut Gufron, upaya pencegahan juga melibatkan edukasi dan pembinaan. “Petugas kami tidak hanya menindak, tapi juga memberikan pembinaan agar mereka sadar akan kesalahan. Kami harap warga bisa mengambil pelajaran dari kasus ini,” tambahnya.

Razia pada hari itu tidak hanya menemukan H dan J, tetapi juga menjaring dua pasangan lain yang diduga melakukan tindakan serupa serta tiga perempuan yang diduga pekerja seks komersial. Semua yang terjaring kemudian menjalani pembinaan oleh petugas.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga Batuceper tentang pentingnya menjaga moral, etika, dan ketertiban di lingkungan hunian vertikal. Bagi H dan J, pengalaman ini menjadi pukulan berat sekaligus pelajaran berharga, dan mereka berharap bisa memperbaiki diri serta menata kembali kehidupan keluarga masing-masing.

Berita Terkait

Penuh Khidmat, Danramil Leuwiliang dan Kapolsek Ikuti Upacara HUT ke-81 RI
Camat Leuwiliang Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI
HUT Ke-81 RI, Menjadi Momen Istimewa bagi Pemerintah Desa Puraseda Leuwiliang
HUT RI ke-81, PAUD PKBM Mutiara Hati Satukan Semangat, Prestasi dan Kebersamaan
Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rajeg Berlangsung Khidmat, Danramil Tekankan Makna Kemerdekaan
Makna Kemerdekaan Indonesia bagi Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang
Satu Tahun Perjalanan Alap-Alap News Group Ditutup dengan Doa dan Santunan
SPPG di Mojokerto Meledak Saat Perbaikan, 5 Orang Jadi Korban, Polisi Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Penuh Khidmat, Danramil Leuwiliang dan Kapolsek Ikuti Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Camat Leuwiliang Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WIB

HUT Ke-81 RI, Menjadi Momen Istimewa bagi Pemerintah Desa Puraseda Leuwiliang

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:09 WIB

HUT RI ke-81, PAUD PKBM Mutiara Hati Satukan Semangat, Prestasi dan Kebersamaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rajeg Berlangsung Khidmat, Danramil Tekankan Makna Kemerdekaan

Berita Terbaru