Festival Cisadane 2025, Pesta Pejabat di Balik Langit Biru Kota Tangerang ?

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Poros Tangerang Solid (PORTAS), Hilman Santosa, menilai anggaran itu kontradiktif dengan semangat efisiensi dan keberlanjutan yang digaungkan Pemkot Tangerang.“Kota ini bangga dengan predikat langit biru, tapi cara mengelola anggarannya masih gelap. Hampir setiap tahun uang rakyat habis untuk sewa perlengkapan tanpa meninggalkan aset apapun,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Koordinator Poros Tangerang Solid (PORTAS), Hilman Santosa, menilai anggaran itu kontradiktif dengan semangat efisiensi dan keberlanjutan yang digaungkan Pemkot Tangerang.“Kota ini bangga dengan predikat langit biru, tapi cara mengelola anggarannya masih gelap. Hampir setiap tahun uang rakyat habis untuk sewa perlengkapan tanpa meninggalkan aset apapun,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Kota Tangerang dikenal sebagai salah satu daerah dengan predikat “Langit Biru”, simbol kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

‎Namun di balik citra itu, muncul sorotan tajam terhadap alokasi dana besar untuk Festival Cisadane 2025.

‎Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 61244407, Pemerintah Kota Tangerang menganggarkan Rp 647.782.000 dari APBD Perubahan 2025 untuk penyelenggaraan festival tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dana itu terbagi dalam 24 pos Mata Anggaran Kegiatan (MAK) mulai dari penyewaan panggung rigging, videotron, hingga genset berkapasitas besar.

Koordinator Poros Tangerang Solid (PORTAS), Hilman Santosa, menilai anggaran itu kontradiktif dengan semangat efisiensi dan keberlanjutan yang digaungkan Pemkot Tangerang.

Baca Juga :  Barikade Gusdur Dukung Penuh Langkah Presiden Lakukan Reshuffle Kabinet

“Kota ini bangga dengan predikat langit biru, tapi cara mengelola anggarannya masih gelap. Hampir setiap tahun uang rakyat habis untuk sewa perlengkapan tanpa meninggalkan aset apapun,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

‎Hilman menyebut, fragmentasi anggaran ke dalam 24 pos MAK membuka potensi tumpang tindih dan menyulitkan pengawasan publik.

‎Ia menilai kompleksitas semacam itu bisa menjadi celah bagi praktik-praktik pengadaan yang tidak efisien. “Semakin banyak pos, semakin sulit diawasi. Pola ini bisa menutupi aliran dana sebenarnya,” kata Hilman.

‎PORTAS juga menyoroti absennya komitmen lingkungan dalam kegiatan tersebut.

Dalam dokumen pengadaan, kolom Sistem Pengadaan Berkelanjutan (SPP) ditandai “Tidak”, menandakan tidak ada rencana mitigasi dampak lingkungan dari kegiatan berskala besar di sekitar Sungai Cisadane.

Baca Juga :  Ombudsman RI Beri Catatan Pengawasan Pelayanan Publik Bidang Kemaritiman Investasi 2024 dan Proyeksi 2025

‎“Kota yang menyandang predikat Langit Biru justru tidak memperhatikan keberlanjutan dalam festivalnya sendiri. Emisi genset, sampah, dan limbah acara dibiarkan tanpa pengelolaan yang jelas,” ujar Hilman.

Menurut Hilman, festival yang digadang sebagai ajang pelestarian budaya justru terkesan sebagai ajang seremonial yang lebih mengutamakan kemeriahan daripada manfaat jangka panjang.

‎“Festival ini selalu disebut pesta rakyat, tapi yang berpesta justru para pejabat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan PORTAS atas penggunaan anggaran Festival Cisadane 2025.

Berita Terkait

Skandal Rp3 Miliar! Dugaan Penipuan Syarif Bastaman Terbongkar
Genteng Bocor, Kayu Lapuk: SDN Babakan 01 Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi
Polres Priok, Gelar Apel Satpam Pelabuhan, Tekankan Kesiapsiagaan dan Etika, Jelang May Day
Satgas Swasembada Berhasil Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Tanaman Siap Panen Diamankan
Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Halal Bihalal dengan Buruh, Kapolri Komitmen Perkuat Soliditas dengan Buruh, Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
KLARIFIKASI LAYANAN FARMASI DI IHC RS PEALBUHAN TJ Priok JAKARTA

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:29 WIB

Skandal Rp3 Miliar! Dugaan Penipuan Syarif Bastaman Terbongkar

Rabu, 15 April 2026 - 15:29 WIB

Genteng Bocor, Kayu Lapuk: SDN Babakan 01 Menanti Uluran Tangan Pemerintah

Rabu, 15 April 2026 - 12:35 WIB

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIB

Polres Priok, Gelar Apel Satpam Pelabuhan, Tekankan Kesiapsiagaan dan Etika, Jelang May Day

Selasa, 14 April 2026 - 19:22 WIB

Satgas Swasembada Berhasil Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Tanaman Siap Panen Diamankan

Berita Terbaru

Berita Aktual

Skandal Rp3 Miliar! Dugaan Penipuan Syarif Bastaman Terbongkar

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:29 WIB

Megapolitan

Gubernur Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Rabu, 15 Apr 2026 - 19:10 WIB