Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTWarga Curiga Distamhut Ganti Plang Secara Mendadak di Lahan Taman yang Diduga DisalahgunakanKomentar: 0
Alih Fungsi Lahan Diduga Ilegal

Warga Curiga Distamhut Ganti Plang Secara Mendadak di Lahan Taman yang Diduga Disalahgunakan

Suara Realitas, 17 September 2025, 10:44 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
POTRET: (kanan) papan terbaru dan (kiri) plang kepemilikan milik Pemprov DKI Jakarta c.q Dinas Pertamanan dan Hutan Kota yang sudah usang maupun berkarat sehingga menimbulkan kecurigaan warga. (Foto: suararealitas.co)

JAKARTA, suararealitas.co – Kabar beredar di tengah masyarakat setelah munculnya pemberitaan media siber suararealitas.co mengenai lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) yang diduga dijadikan area komersil berupa tempat pemancingan ikan.

Tak berselang lama, pihak dinas tiba-tiba melakukan pemasangan plang baru di lokasi tersebut.

Alih-alih meredam isu, langkah mendadak itu justru menimbulkan kecurigaan warga.

Sontak, tokoh masyarakat, H. Syahroni pun mempertanyakan alasan penggantian papan plang yang dilakukan secara terburu-buru.

“Kok tiba-tiba plang papannya diganti? Lah yang lama kan masih manteng, walaupun sudah tua dimakan waktu. Kalau memang tahu kondisinya, kenapa tidak dari dulu diganti,” ujar Syahroni dengan nada tinggi, kepada suararealitas.co, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Widya Ketua Panitia Tim Lima, Akui Adanya Biaya Pendaftaran Calon Ketua RW

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Ruang dan Pembangunan, Ardan Solihin. Ia menilai, Dinas Tamhut seharusnya mengambil langkah lebih serius dalam penataan lahan tersebut, bukan hanya sekadar mengganti papan nama.

“Sudah seharusnya Dinas Tamhut membeli lahan warga untuk akses jalan menuju taman. Jangan hanya mengandalkan jalan kecil gang sempit yang ada sekarang,” tegas Ardan.

Menurutnya, kondisi akses menuju taman yang terbengkalai selama ini tidak layak, apalagi untuk dilalui kendaraan roda empat.

Hal tersebut berpotensi menimbulkan polemik dengan warga sekitar sekaligus menghambat fungsi taman sebagai ruang publik.

Baca Juga :  SP2HP Keluar! Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Jurnalis oleh Security FIF Tangcity

“Kalau aksesnya sulit, masyarakat akan malas datang. Padahal anggaran pembangunan sudah digelontorkan. Sayang kalau taman dibiarkan terbengkalai hanya karena masalah akses jalan,” imbuhnya.

Ardan berharap Pemkot Jakarta Utara segera berkoordinasi lintas dinas untuk mengkaji pembebasan lahan sekaligus melakukan dialog dengan pemilik tanah.

Dengan adanya akses jalan baru, taman tersebut diharapkan bisa kembali hidup dan bermanfaat bagi warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Tamhut belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan penggantian plang secara mendadak maupun rencana ke depan soal pemanfaatan lahan taman tersebut.*(Kipray)

Lihat Megapolitan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Megapolitan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain