Mafia BBM Subsidi Pertalite di Pelabuhanratu Terbongkar, Modus Pakai Jerigen dan Surat Nelayan untuk Dijual ke Warung Eceran

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETAHUAN: (kiri) mobil pick up berwarna hitam kedapatan membawa jerigen berisikan BBM subsidi jenis pertalite dan (kanan) modus operandi melalui surat nelayan dalam melancarkan aksi para mafia tersebut. (Foto: suararealitas.co)

KETAHUAN: (kiri) mobil pick up berwarna hitam kedapatan membawa jerigen berisikan BBM subsidi jenis pertalite dan (kanan) modus operandi melalui surat nelayan dalam melancarkan aksi para mafia tersebut. (Foto: suararealitas.co)

KABUPATEN SUKABUMI, suararealitas.co – Praktik penyelewengan mafia BBM bersubsidi jenis pertalite oleh SPBU dengan pihak pembeli terbongkar di Kabupaten Sukabumi.

Terminal bahan bakar ini kepergok melayani pengisian pada unit pick up berwarna hitam dengan nomor polisi F 8754 UU.

Mobil tersebut kepergok melakukan pengisian bbm pertalite ke jerigen berukuran 35 liter dan berkapasitas 1.750 liter, berlangsung di SPBU 34.433.04 Jalan Alun-alun Pelabuhanratu, Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran dilokasi, seorang kepala dusun (Kadus) menyebut bahwa kendaraan tersebut milik Wihanda alias Apep.

Sementara itu, sang pemilik Wihanda mengatakan bahwa dirinya mengambil BBM jenis pertalite tersebut kerap menggunakan surat yang sudah terdaftar sebagai nelayan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Hibahkan KDO Damkar kepada 14 Daerah Penerima

Namun terdapat kejanggalan didalam surat itu, dalam pengakuannya, ternyata BBM tersebut di perjualbelikan ke warung-warung yang menjual bensin eceran.

Kendati demikian, perwakilan Aliansi Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) mengaku, bahwa pihaknya merasa tidak dihormati maupun dihiraukan oleh oknum Polres Sukabumi lantaran timnya melaporkan atas kegiatan praktik ilegal di SPBU 34.433.04 tersebut.

Selain itu, dia juga menilai Polres Sukabumi diduga tutup mata atas praktik penyelewengan BBM subsidi jenis pertalite di wilayah hukumnya.

“Pada saat melapor, kami dari Aliansi didampingi media merasa kecewa dengan perlakuan pihak Polres Sukabumi karena seharusnya bersinergi dalam membantu penemuan bukan untuk mempersulit kami,” keluhnya.

“Atas perlakukan tidak mengenakan oleh oknum Polres Sukabumu, kami pun menelpon Polda Jabar agar laporan kami ini dapat di tangangi. Selang berapa menit kemudian, barulah kami di tanggapi oleh pihak berwenang dan datang ke lokasi untuk membawa tersangka ke Polres agar menjalani proses hukum,” sambungnya.

Baca Juga :  Parah! Pengacara Ardian Effendi Alami Pengeroyokan di Cengkareng, Satu Pelaku Mengaku Security

Setelah laporan tersebut sudah di buat, seharusnya menurut dia, terduga tersangka di tahan di ruang tahanan, namun sebaliknya di biarkan duduk santai di ruang tamu.

“Kami meminta kepada Bapak Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan agar meninjau dan memantau kembali aktivitas pengisian bahan bakar di seluruh SPBU yang ada di Jawa Barat, dimana BBM subsidi jenis pertalite dijadikan lahan bisnis pribadi,” pungkasnya.*(Eva)

Berita Terkait

PASTI Indonesia Soroti Dugaan Diskriminasi dan Kekerasan Psikis Anak di Sorong
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar Jaringan Internasional Narkotika Etomidate Berkedok Liquid Vape, Selamatkan 30 Ribu Jiwa
Masyarakat: Sosok Boy Jadi Perusak Generasi Bangsa Gara-gara Pil Koplo Dijual Bebas di Bandung Barat, Tuntut Tindakan Tegas!
Bisnis Berbahaya Oplosan Gas Subsidi: Sindikat LPG 3 Kg Raup Untung Fantastis, Ribuan Tabung Disita
RDP Polemik Tanah di Proyek Alam Sutera, Pihak Pengembang Tidak Tunjukkan Legalitas Kepemilikan Tanah
MAPPI Dorong Perlindungan Hukum Profesi Penilai, Tegaskan Opini Nilai Bukan Keputusan
Kuasa Hukum Kurijanto ‎Akan Tuntut PT KAI dan PT KCI
Kerugian Negara Akibat Korupsi Riza Chalid dkk Sebesar Rp 1142,47 Triliun Per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:19 WIB

PASTI Indonesia Soroti Dugaan Diskriminasi dan Kekerasan Psikis Anak di Sorong

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:33 WIB

Masyarakat: Sosok Boy Jadi Perusak Generasi Bangsa Gara-gara Pil Koplo Dijual Bebas di Bandung Barat, Tuntut Tindakan Tegas!

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:35 WIB

Bisnis Berbahaya Oplosan Gas Subsidi: Sindikat LPG 3 Kg Raup Untung Fantastis, Ribuan Tabung Disita

Kamis, 5 Februari 2026 - 23:33 WIB

RDP Polemik Tanah di Proyek Alam Sutera, Pihak Pengembang Tidak Tunjukkan Legalitas Kepemilikan Tanah

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:29 WIB

MAPPI Dorong Perlindungan Hukum Profesi Penilai, Tegaskan Opini Nilai Bukan Keputusan

Berita Terbaru

Nasional

KKP Mulai Pembangunan Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu

Rabu, 11 Feb 2026 - 13:59 WIB