Kapolres Kepulauan Seribu Bertindak Cepat Tangani Kontainer Jatuh di Laut

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET: Polres Kepulauan Seribu saat bertindak cepat menangani kontainer jatuh di laut. (Foto: Istimewa)

POTRET: Polres Kepulauan Seribu saat bertindak cepat menangani kontainer jatuh di laut. (Foto: Istimewa)

KEPULAUAN SERIBU, suararealitas.co – Kapal kargo KM Alexindo 8 (GT. 2556) milik PT Alexindo Yakin Prima mengalami kecelakaan laut (laka laut) di sekitar 3 mil selatan perairan Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Selatan, Provinsi DKI Jakarta, pada Senin (22/09/2025) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Sunda Kelapa menuju Pelabuhan Batu Ampar, Batam, ini diketahui mengangkut 86 unit kontainer berisi muatan umum seperti makanan ringan, semen, minuman kemasan, air mineral, minyak goreng, serta barang lainnya.

Berdasarkan informasi dari pihak perusahaan, sebanyak 35 unit kontainer yang berada di deck kapal dilaporkan terjatuh ke laut akibat kapal mengalami kemiringan.

KM Alexindo 8 diawaki 15 kru, antara lain Nahkoda Andy Setiyo Prasongko, S.Pd., Mualim I Yanto Carwianto, Mualim II Tania Rasita, serta awak kapal lainnya. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah cepat begitu menerima laporan.

“Polres Kepulauan Seribu bersama instansi terkait telah melakukan pengecekan lokasi kejadian, pengamanan perairan, serta membantu proses evakuasi kontainer yang terjatuh ke laut. Kami juga berkoordinasi dengan KSOP Sunda Kelapa dan pihak perusahaan pemilik kapal untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur, termasuk pencegahan pencemaran lingkungan,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Pemkab Tangerang Diduga Gagal Jadi Tauladan Pajak

Kapolres menegaskan pihaknya akan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut dengan memanggil nahkoda, mualim I, serta perwakilan perusahaan untuk dimintai keterangan.

“Kami pastikan proses ini berjalan transparan demi keselamatan pelayaran dan kelestarian lingkungan laut,” tambahnya.

Sementara itu, situasi perairan sekitar Pulau Bidadari hingga kini tetap terkendali. Upaya evakuasi kontainer masih berlangsung dengan melibatkan unsur terkait, termasuk pemilik kapal.

Polres Kepulauan Seribu juga mengimbau masyarakat maupun nelayan sekitar agar tidak mendekat ke lokasi kecelakaan demi keselamatan dan kelancaran proses evakuasi.*(Kipray)

Berita Terkait

Iin Mutmainnah Tantang Stigma “Gotham City”: Forkopimko dan Warga Bersatu Jaga Jakarta Barat Tetap Aman
Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan
Milad ke 28 Tahun, DPP Barisan Muda PAN, Bagikan 2.800 Paket Makan Siang Gratis
Di Tengah Cek Karhutla Kalimantan Selatan, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan
Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap
Kemendagri Dorong Pemda Lampung Integrasikan SPM Sosial dalam Perencanaan Daerah
HUT RI ke-81 di Grogol Petamburan Meriah, Jajaran Kecamatan hingga UKPD Ikuti Beragam Lomba
Cosplay Prabowo Meriahkan Lomba HUT ke-81 RI di Kecamatan Grogol Petamburan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Iin Mutmainnah Tantang Stigma “Gotham City”: Forkopimko dan Warga Bersatu Jaga Jakarta Barat Tetap Aman

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Milad ke 28 Tahun, DPP Barisan Muda PAN, Bagikan 2.800 Paket Makan Siang Gratis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Di Tengah Cek Karhutla Kalimantan Selatan, Menhut Raja Antoni Gelar Rapat Mendadak Penguatan Penanganan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:44 WIB

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap

Berita Terbaru