Penandatanganan MoU Patih Indo Permai dan Qanot Sharq Uzbekistan, Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Kedua Negara

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menyaksikkan penandatangan MoU antara Patih Indo Permai dengan Qanot Sharq Uzbekistan. (Foto: Istimewa).

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menyaksikkan penandatangan MoU antara Patih Indo Permai dengan Qanot Sharq Uzbekistan. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Duta Besar Uzbekistan Oybek Eshonov menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Patih Indo Permai yang berafiliasi dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia/Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dengan Qanot Sharq Uzbekistan yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (26/4/2025).

Qanot Sharq merupakan charter flight perjalanan, dengan adanya kerja sama ini, terbang dari Jakarta, Uzbekistan, Jeddah Uzbekistan, dan kembali ke Jakarta dibawah naungan Sofintravel Uzbekistan. Mulai beroperasi terbangnya Oktober 2025 mendatang.

Menurut Rusmiati, acara ini menjadi momen penting dalam mempererat kerja sama tingkat global antara Indonesia dan Uzbekistan, khususnya dalam bidang pariwisata.

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar mengapresiasi atas inisiatif Patih Indo Travel dalam memperkuat jejaring wisata halal dan religi antara kedua negara.

“Kami melihat Uzbekistan sebagai salah satu destinasi utama wisata religi yang kaya akan sejarah Islam. Ini selaras dengan upaya kami dalam mengembangkan wisata religi berbasis edukasi dan budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar Oybek Shakhavdinov menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri perjalanan di Indonesia dan Uzbekistan untuk memfasilitasi kunjungan wisatawan Muslim.

Ia juga menyampaikan komitmen negaranya dalam menyambut wisatawan Indonesia dengan layanan dan fasilitas yang ramah Muslim.

Baca Juga :  Polres Kepulauan Seribu Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pencegahan Pelanggaran di 2026

Acara ini juga turut dihadiri oleh para pelaku industri pariwisata, pemimpin ormas Islam, serta perwakilan biro perjalanan dari kedua negara.

Adapun, Ketua Umum DPP ASITA Rusmiati owner dari Patih Indo Permai mengundang Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat Tundra Meliala beserta jajaran pengurus.

Usai acara, Pengurus AMKI Pusat juga berkesempatan berdiskusi dan penjajakan kerja sama dengan Ketua Umum DPP ASITA Rusmiati.

Tundra Meliala didampingi Sekjen AMKI Dadang Rachmat, Bendahara Umum Umi Sjarifah, Penasihat Berman Nainggolan, dan pengurus lainnya.

Berita Terkait

Burung Gagak Memenuhi Langit Israel, Antara Persepsi Sain dan Mitologi
Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Ribuan Penumpang di Bali Terdampak: Imigrasi Berlakukan ITKT dan Bebas Denda Overstay
JANGAN Terlalu Percaya pada BOARD Of PEACE ala TRUMP
Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman
PBB Tegaskan Status Greendland Tetap Bagian Denmark
Malaysia Kecam Keras Tindakan Israel ke Markas UNRWA
Perkuat Kesiapan Operasional RDF Plant Rorotan, DLH DKI Luncurkan Ratusan Truk Compactor Tertutup
Indonesia Resmi Terpilih Sebagai Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2026–2027

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:51 WIB

Burung Gagak Memenuhi Langit Israel, Antara Persepsi Sain dan Mitologi

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:26 WIB

Penutupan Jalur Udara Timur Tengah, Ribuan Penumpang di Bali Terdampak: Imigrasi Berlakukan ITKT dan Bebas Denda Overstay

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:48 WIB

JANGAN Terlalu Percaya pada BOARD Of PEACE ala TRUMP

Senin, 16 Februari 2026 - 11:00 WIB

Aceng Syamsul Hadie: Perjanjian Nuklir Rusia Amerika Resmi Berakhir adalah Alarm Keras bagi Peradaban Akhir Zaman

Kamis, 22 Januari 2026 - 03:32 WIB

PBB Tegaskan Status Greendland Tetap Bagian Denmark

Berita Terbaru

Berita Aktual

Tambang Batu Bara di Pesisir Selatan Diduga Langgar Aturan Minerba

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:18 WIB