Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSinergi KKP dan Kemenhub Kawal Penangkapan Ikan TerukurKomentar: 0

Sinergi KKP dan Kemenhub Kawal Penangkapan Ikan Terukur

Suara Realitas, 11 Agustus 2023, 16:10 WIB · 3 menit bacaBaca di App
Huruf
Sinergi KKP dan Kemenhub
KKP bersama Kemenhub bersinergi kawal program prioritas penangkapan ikan terukur. (Foto: Istimewa)


JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Perhubungan bersinergi dalam mengawal program prioritas penangkapan ikan terukur yang menjadi upaya pemerintah untuk mewujudkan ekonomi biru. 

Sinergi tersebut diwujudkan salah satunya melalui pengukuhan 27 Syahbandar di Pelabuhan Perikanan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Ballroom KKP pada Jumat (11/8/2023).

Menteri Trenggono meminta agar Syahbandar di pelabuhan perikanan siap mengawal 24 jam pelaksanaan program penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan PNBP pasca produksi. 

Hal ini sejalan dengan perannya yang sangat strategis baik sebelum kapal berlayar maupun berlabuh untuk mendaratkan ikan. Syahbandar juga berperan dalam mengontrol dan melakukan pendampingan yang intensif kepada para pelaku usaha.

KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap mencatat jumlah pelabuhan perikanan yang menjadi pelabuhan pangkalan PNBP pascaproduksi sebanyak 171 lokasi dari total 686 lokasi. 

Baca Juga :  Skandal Rp3 Miliar! Dugaan Penipuan Syarif Bastaman Terbongkar

Namun, total SDM syahbandar di pelabuhan perikanan yang ada termasuk yang dikukuhkan hari ini berjumlah 178 orang, dirasa belum memadai.

“Kementerian Kelautan dan Perikanan terus berkonsolidasi internal, dan dengan dukungan dari Kementerian Perhubungan, diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama jumlah syahbandar di pelabuhan perikanan dapat ditingkatkan secara signifikan,” ungkap Menteri Trenggono pada pengukuhan Syahbandar, di pelabuhan perikanan tersebut.

Menteri Trenggono juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Perhubungan beserta jajaran, sehingga pengukuhan Syahbandar di pelabuhan perikanan pada hari ini dapat terlaksana dengan baik. 

Penambahan jumlah Syahbandar ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan program prioritas sektor kelautan dan perikanan yang mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru. 

“Saya berpesan kepada para syahbandar yang baru saja dilantik, selalu pegang teguh integritas dan berikan dedikasi terbaik untuk mendukung program prioritas penarikan PNBP SDA perikanan pasca produksi dan penangkapan ikan terukur,” ungkap Menteri Trenggono dalam kegiatan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sinergi antara KKP dan Kementerian Perhubungan harus terus berlanjut dan ditingkatkan. 

Baca Juga :  Kasus Penembakan Di Cengkareng , Khotibi Achyar, Anggota DPRD DKI Komisi A Angkat Bicara

Dia berharap agar syahbandar di pelabuhan perikanan dapat menjaga integritas dalam bekerja dan mengutamakan pelayanan publik untuk keselamatan pelayaran. Selain bertanggung jawab dalam mengeluarkan persetujuan berlayar bagi kapal perikanan dan pengangkut ikan, Syahbandar juga berperan penting dalam mencegah dan menanggulangi praktek Ilegal Unreported and Unregulated (IUU) Fishing.

“Saya menyambut baik dikukuhkannya para syahbandar di pelabuhan perikanan pada hari ini. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara KKP dan Kementerian Perhubungan dapat berjalan dengan baik untuk menjalankan visi dan misi Presiden RI Joko Widodo di sektor kemaritiman,” ujarnya.

Transformasi tata kelola perikanan membutuhkan dukungan seluruh stakeholders terkait, termasuk dari Syahbandar di pelabuhan perikanan untuk mewujudkan keberhasilan program prioritas KKP, diantaranya penangkapan ikan terukur dan pelaksanaan penarikan PNBP SDA perikanan pasca produksi. 

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain