Wow! Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai Dilantunkan di Istana Negara, Ini Maknanya

- Jurnalis

Rabu, 17 Agustus 2022 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wow! Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai Dilantunkan di Istana Negara, Ini Maknanya
Foto Ist/BPMI Setpres

Jakarta – Lagu daerah Provinsi Lampung dengan berjudul ‘Sang Bumi Ruwa Jurai’ masuk daftar lagu daerah nasional yang dibawakan dan dilantunkan bersama beberapa lagu daerah provinsi lainnya dalam rangkaian upacara peringatan HUT RI yang ke-77 di Istana Negara yang berlangsung pada hari Rabu (17/8/2022) pagi.

Kemudian di nyanyikan dengan begitu apik oleh kelompok paduan suara dari Orkestra Gita Bahana Nusantara di hadapan langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, pejabat tinggi negara, para Menteri-menteri, dan beserta tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.

Bahkan, dengan terpilihnya lagu ‘Sang Bumi Ruwa Jurai’ menjadi kebanggaan tersendiri untuk masyarakat Provinsi Lampung. Sontak saja, lagu tersebut langsung dibanjiri di dunia maya dan Medsos, karena tidak asing lagi ditelinga masyarakat Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sang Bumi Ruwa Jurai” adalah lagu daerah Provinsi Lampung yang cukup populer di khalayak umum. Judul lagu ini diambil dari julukan Provinsi Lampung, “Sai Bumi Ruwa Jurai” yang berarti “Satu Bumi Dua Macam”.

Baca Juga :  BUMN Berkomitmen Wujudkan Infrastruktur Hijau dan Ketahanan Rantai Pasok

Sesuai dengan judulnya, lirik lagu ‘Sang Bumi Ruwa Jurai’ (Satu Bumi Dua Macam) ini menggambarkan daerah Provinsi Lampung yang terdiri dari dua kelompok masyarakat, yaitu yang tinggal di pesisir (saibatin) dan yang hidup di pedalaman (pepadun), dan juga merupakan semboyan dari Provinsi Lampung yang dimaknai dengan semangat persatuan serta saling menghormati.

Sementara itu, lagu ‘Sang Bumi Ruwa Jurai’ juga menceritakan betapa melimpahnya sumber daya alam seperti kopi, lada dan cengkeh yang menandakan adanya kemakmuran di tanah Provinsi Lampung.

Bagi yang penasaran, berikut ini lirik beserta terjemahannya lagu “Sang Bumi Ruwa Jurai”, lagu daerah Lampung yang diciptakan oleh Syaiful Anwar.

Lirik Lagu Sang Bumi Ruwa Jurai

Jak ujung Danau Ghanau 

(Dari ujung Danau Ranau)

Teliyu mit Wai Kanan 

(Melewati Way Kanan)

Sampai pantai Lawok Jawo 

(Sampai pantai Laut Jawa)

Baca Juga :  Cuaca Panas Ekstrem Hingga November 2025

Pesisigh ghik pepadun 

(Pesisir dan pepadun)

Jadi sai dilom lambang 

(Bersatu di dalam rumah)

Lampung sai kayo ghayo 

(Lampung yang kaya raya)

Lampung sai 

(Lampung satu)

Sang bumi ghua jughai 

(Satu bumi dua macam 2x)

Ki gham haga bughasa 

(Jika kamu ingin merasakan)

Hujauni pemandangan 

(Hijaunya pemandangan)

Huma lada di pematang 

(Kebun lada di pematang)

Apilagi cengkehni 

(Apalagi cengkehnya)

Telambun beghuntaian 

(Banyak beruntaian)

Tandani kemakmughan 

(Tandakan kemakmuran)

Lampung sai, 

(Lampung satu)

Sang bumi ghua jughai 

(Satu bumi dua macam 2x)

Canggat bagha bulagu 

(Penghormatan pemuka adat [Pepadun])

Sembah jama Sai batin 

(Penghormatan pemuka adat [Sebatin])

Sina gawi adat sikam 

(Itulah aturan adat kami)

Manjau ghik sebambangan 

(Berkunjung dan larian)

Taghi ghakot ghik Melinting 

(Tari ragat melinting)

Cihgini ulun Lampung 

(Tandanya orang Lampung)

Lampung sai, 

(Lampung satu)

Sang bumi ghua jughai 

(Satu bumi dua macam 2x).

(Za/SR)

Berita Terkait

KNPI Jasinga Mulai Menyiapkan Regenerasi Kepemimpinan Pemuda melalui Program Kaderisasi
Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI
Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman
Malam Puncak HUT RI ke-81 RT 019 Meriah, Warga Griya Artha Rancabango Larut dalam Kebersamaan
Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni : Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:20 WIB

KNPI Jasinga Mulai Menyiapkan Regenerasi Kepemimpinan Pemuda melalui Program Kaderisasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Posko Kesehatan Polri Layani Ratusan Warga Terdampak Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:33 WIB