Visi Peri-Kemanusiaan Dan Peri-Keadilan, Harus Dijalankan Dalam Membangun Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 19 Maret 2021 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh.  : Robby Jurnalis (20 Maret 2021)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suararealitas.com, Tangerang – Ada lima ayat dalam nilai-nilai Pancasila salah satunya visi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab yang merupakan warisan dari para pendiri bangsa yang patut dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ayat Kedua, Visi Kemanusiaan yang adil dan beradab, Bangsa Indonesia terlahir sebagai bangsa religius, yakni bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Kemanusiaan yang adil dan beradab, bangsa yang senantiasa menempatkan kemanusiaan dan keadilan dalam tempat yang mulia.

“Indonesia negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Peri-Kemanusian dan Peri-Keadilan.

Baca Juga :  PSSI Nyalakan Bara Harapan Baru Sepak Bola Indonesia Pasca Kepemimpinan Erick Thohir

Jika ada kebijakan yang berusaha memarginalkan atau bahkan melupakan dan menghilangkan peran Peri-Kemanusian dan Peri-Keadilan dalam proses pembangunan di negeri ini, maka itu adalah tindakan yang mengkhianati Visi Pancasila yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. 

“Oleh karena itu, jika benar peta jalan pendidikan dan kebijakan nasional tidak memasukan peran kemanusiaan dan keadilan dalam visi pendidikan nasional dan kebijakan nasional maka kebijakan tersebut harus dikoreksi karena tidak sesuai dengan visi nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila,”

Visi Kemanusiaan yang adil dan beradab, bukti nyata kepemimpinan bangsa yang harus dimulai dengan semangat dalam sebuah kepemimpinan. Ir Soekarno, Dr Hatta, M Natsir, Haji Agus Salim, Panglima Besar Jenderal Sudirman, KH Wahid Hasyim ( Gus Dur ), Megawati Soekarno Putri, dan para pendiri bangsa dan pemimpin lainnya menyadari bahwa amanah kepemimpinan tidak hanya bersifat duniawi tetapi juga harus ukhrowi.

Baca Juga :  Oase Di Tengah Pandemi MARK Menutup Tahun Buku 2020 Dengan Capaian Gemilang, Laba Bersih Naik 64%

“Kepemimpinan tidak hanya membangun kemajuan fisik berdimensi material tetapi juga membangun jiwa berdimensi transendental. Hal itu tercermin dalam bingkai Pancasila yaitu ayat kedua Kemanusiaan yang adil dan beradab'”.****RI

Berita Terkait

Persaudaraan Mimikri Ucapkan Selamat atas Jabatan Baru Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE sebagai Kasat Lidkrim Puspom TNI
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 888, Perkuat Pertahanan Negara
Dandim 1710/Mimika Pimpin Upacara 17-an, Tekankan Kewaspadaan dan Sampaikan Amanat Kasad
Elemen PANDI Desak KPK Dan Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Ahok Dalam Dugaan Korupsi Minyak Mentah
Ancol Rayakan Ramadhan dengan Program Gratis Masuk Ancol, Ramadhan Happy Journey dan Promo Puasa.
Menjelang Awal Ramadhan 1447H, Danrem 052/Wkr Berikan Bingkisan Kepada Prajurit dan PNS, Serta Menerangkan 5 Program Unggulan
Satgas Kuala TNI-Jhonlin Bergerak Cepat, Atasi Sedimentasi Muara Kuala Penaga
Polsek Kelapa Gading Gelar Apel KRYD, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:31 WIB

Persaudaraan Mimikri Ucapkan Selamat atas Jabatan Baru Kol. CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real, SE sebagai Kasat Lidkrim Puspom TNI

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:55 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 888, Perkuat Pertahanan Negara

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:08 WIB

Elemen PANDI Desak KPK Dan Kejagung Usut Dugaan Keterlibatan Ahok Dalam Dugaan Korupsi Minyak Mentah

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:19 WIB

Ancol Rayakan Ramadhan dengan Program Gratis Masuk Ancol, Ramadhan Happy Journey dan Promo Puasa.

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:51 WIB

Menjelang Awal Ramadhan 1447H, Danrem 052/Wkr Berikan Bingkisan Kepada Prajurit dan PNS, Serta Menerangkan 5 Program Unggulan

Berita Terbaru